Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Besi Berasal dari Luar Angkasa Dijelaskan dalam Alquran dan Sains

Riaupunya.com -- Penemuan astronomi modern berhasil mengungkap bahwa logam besi yang ada di Bumi ternyata berasal dari benda-benda luar angkasa. Temuan modern ini mengungkap logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan di dalam inti bintang-bintang raksasa.

Dalam buku 'Alquran vs Sains Modern menurut Dr Zakir Naik' karya Ramadhani dkk disebutkan bahwa besi tidak dihasilkan dari sistem tata surya. Besi hanya dapat dihasilkan dari bintang-bintang yang berukuran lebih besar dari matahari yang suhunya mencapai ratusan juta derajat.

Bintang memiliki batas kemampuan dalam menanggung jumlah besi yang dihasilkan. Saat jumlahnya melebihi batas tertentu, maka bintang tersebut akan meledak. Peristiwa meledaknya bintang dikenal dengan istilah 'supernova'.

Ledakan tersebut mengakibatkan meteor-meteor yang mengandung besi berhamburan ke seluruh penjuru alam semesta. Kemudian, meteor yang mengandung besi itu tertarik oleh gaya gravitasi benda-benda angkasa lain, termasuk Bumi.

Peristiwa ini menjelaskan bahwa besi turun ke Bumi melalui meteor-meteor yang jatuh akibat ledakan bintang besar di luar angkasa. Hal ini sesuai dengan yang disebutkan dalam kitab suci Alquran.

"Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa," Surah Al Hadid Ayat 25.

Dalam ayat tersebut kata 'anzalnaa' dalam bahasa Arab berati 'kami turunkan'. Penggunaan kata ini untuk besi dapat diartikan 'kami ciptakan' yang bermakna diturunkan dan dianggap merupakan kata kiasan untuk menjelaskan manfaat besi bagi manusia.

Namun jika menggunakan makna harfiah dari kata ini, yaitu 'secara fisik diturunkan dari langit', maka manusia bisa menyadari bahwa ayat Alquran tersebut mengungkap keajaiban ilmiah yang luar biasa.


Sumber: okezone.com

Berita terkini

Alquran dan Sains Jelaskan Hujan sebagai Sumber Kehidupan

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Khasiat Air Zamzam dalam Pandangan Sains

Senin, 13 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Salawat Badar Menggema di Aksi 112

Sabtu, 11 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Keajaiban Tulang Sulbi Disebutkan Dalam Alquran dan Sains

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

502 JCH Rohul Jalani Pemeriksaan Kesehatan Awal di RSUD

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kemampuan Burung Terbang Dalam Pandangan Alquran dan Sains

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Alquran dan Sains Jelaskan Siklus Air dan Hujan di Bumi

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB
Evaluasi Program

IPHI Kota Dumai Gelar Rapat Rutin Perdana

Minggu, 29 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+