Rabu, 27 September 2017 - 00:00:00 WIB

Listrik Sering Mati

Dewan Diminta Panggil Managemen PLN Bengkalis

ilustrasi

Riaupunya.com -- Pemadaman listrik terus terjadi di sejumlah kecamatan kabupaten Bengkalis. Parahnya, kenerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Bengkalis melakukan pemadaman listrik tiga sekali dalam hari. Untuk mempertanggungjawabkan dampak kerugian serta ketidaknyaman masyarakat, dewan perwakilan daerah kabupaten Bengkalis diminta segera panggil pihak managemen perusahaan milik BUMN tersebut.

Ketua Lembaga Perlindung Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Kabupaten Bengkalis Fadli Sariffudin mengatakan kenerja PLN Bengkalis sangat memprihatinkan dalam beberapa bulan terakhir menyusul terus berlangsungnya pemadaman listrik yang tidak menentu di kecamatan Bengkalis dan Bantan, kabupaten Bengkalis bahkan meminta pihak DPRD Bengkalis melakukan pemanggilan terhadap managemen PLN Bengkalis untuk mengetahui apa yang telah terjadi sebenarnya.

“Listrik mati sehari tiga kali. Bahkan hitungan jam listrik baru dinikmati masyarakat, listrik sudah mati, itu sudah tidak wajar. Yang dirugikan masyarakat sebagai konsumen apalagi pelaku usaha. Kenerja PLN Bengkalis sangat buruk, DPRD Bengkalis harus menyikapi persoalan ini,”ungkap Fadli Sariffudin menanggapi mantan Ketua PWI Bengkalis kepada wartawan, Rabu 27 September 2017.

Padahal. Dikatakanya, pihak PLN Bengkalis telah melakukan pergantian sejumlah mesin baru yang ada di sejumlah kecamatan guna mengoptimalkan kebutuhan listrik di wilayah kabupaten Bengkalis ternyata tidak menjamin.

“Mesin yang diganti belasan unit itu tidak berdampak positif bagi masyarakat Bengkalis. PLN Bengkalis belum siap melayanin kebutuhan masyarakat,”tuding Fadli.

Wakil Ketua DPRD Bengkalis Indra Gunawan mengaku sangat heran pemadaman listrik masih terus terjadi di wilayah kabupaten Bengkalis. PLN Bengkalis sudah mendatangkan mesin baru untuk mengganti mesin yang dinilai sudah tidak layak digunakan. Tetapi pemadaman listrik masih terus dilakukan tanpa adanya pemberitahuan kepada masyarakat Bengkalis.

“Warga jelas komplain karena tagihannya membengkak namun pelayanannya lebih banyak matinya,”tegas Politikus Golkar ini.

Terkait hal itu adanya permintaan pemanggilan terhadap managemen PLN rayon Bengkalis ini guna mempertanggungjawabkan atas kenerja perusahaan BUMN tersebut. “Jika ini terus terjadi, dan banyak warga yang mengadu ke DPRD Bengkalis kita akan berencana melakukan pemanggilan terhadap managemen PLN Bengkalis,”kata pria disapa Eet ini. (Ap)

Berita terkini

Pemprov Riau Raih Prestasi Tertinggi Pengelola Media Center

Selasa, 28 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Suparman Disambut Ribuan Masyarakat di Islamic Center Rohul

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Incar Investasi, Rombongan Raja Salman akan Gerilya ke Daerah

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Disperindag Sebut Peminat Daging Sapi di Pekanbaru Masih Tinggi

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemko Pekanbaru Targetkan Tanam 15 Hektare Cabai Keriting

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gara-gara hal ini, Anggota DPRD Dumai Gaduh

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tutup Tanwir Muhammadiyah, Ini yang Disampaikan JK

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubernur Riau Ajak Masyarakat Tanam Cabe di Pekarangan Rumah

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Sakai Tutup Akses ke Water Park Hutahaean Group di Duri

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

DBD Capai 99 Kasus, DPRD Salahkan Pemko Pekanbaru

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tengku Azwendi : Masyarakat Minta Pembangunan Jalan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BRK Dipercaya Pemkab Lingga Kelola PBB-P2

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Traffic Light Bundaran Jaya Mukti tak Berfungsi

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sejumlah Desa Monopoli Biaya Pemasangan Kwh Lisdes

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden Jokowi Serahkan Urusan Freeport ke Jonan

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Fitur Anyar WhatsApp: Pajang Status Foto Atau Video

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+