Minggu, 16 Juli 2017 - 00:00:00 WIB

Kasus Pemukulan dan Pelecehan Wartawan Bengkalis, Kades Pangkalan Jambi Diperiksa Polisi

Kepala desa Pangkalan Jambi saat diperiksa diruang penyidik Polsek Bukit Batu, Sabtu (15/7/2017)

Riaupunya.com - Kepala Desa (Kades) Pangkalan Jambi Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis Muhamad Karim, Sabtu (15/07/2017) diperiksa penyidik Polsek Bukit Batu, Muhamad Karim diperiksa untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus pemukulan dan aksi ludah terhadap wartawan Metro Riau oleh Kades yang terjadi beberapa waktu yang lalu dikantor Desa Pangkalan Jambi.


Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Bukit Batu Kompol Hendrik ketika dikonfirmasi membenarkan atas hal tersebut, Kades Pangkalan Jambi Muhamad Karim diperiksa sebagai saksi untuk dimintai keterangan terkait laporan pemukulan terhadap wartawan Metro Riau. "Memang benar, tadi Kades Pangkalan Jambi sudah diperiksa untuk diminai keterangan oleh penyidik," kata Kapolsek


Dikatakannya lagi selain Muhamad Karim, sejumlah saksi juga telah diperiksa diantaranya, pelapor,Sekdes, Bendahara dan satu orang dari warga desa pangkalan jambi yang saat kejadian berada di Tempat Perkara Kejadian (TKP).


"Sudah lima saksi kita panggil dan diperiksa, hal ini dilakukan untuk melengkapi berita acara pemeriksaan, selain itu juga visum terhadap pelapor sudah kita ambil dari Puskesmas Bukit Batu," jelas Kapolsek.



Diberitakan sebelumnya Kepala Desa Pangkalan Jambi Kecamatan Bukit Batu resmi dilaporkan wartawan Metro Riau Alfisnardo ke Polsek Bukit Batu, terkait pelecehan profesi oleh Kades dan pemukulan yang terjadi di kantor desa, Rabu (5/7/2017) pagi tadi.


"Memang benar, saya sudah membuat laporan ke Polsek Bukit Batu dengan nomor : LP/13/VII /2017/Riau/Res/ Bks/Sek Bukit Batu, terkait pelecehan yang di lakukan kades pangkalan Jambi Muhamad Karim dan pemukulan yang dilakukan oleh seorang warga bernama yanto, " ujar Alfisnardo.



Dikatakannya bahwa laporan ini dibuat karena Kades dinilai arogan dan mengeluarkan kata-kata kasar yang seharusnya tidak terjadi, apa lagi disaksikan perangkat desa saat itu.


"Seharusnya seorang Kades memiliki etika dan bukan main ludah dan berkata kotor yang disaksikan perangkat desa dan saya juga menyayangkan terjadinya pemukulan ini, " kata Alfisnardo. (Sony)

Berita terkini

Dua Bank Di Tembilahan di Lempari Bom Molotov

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Selundupkan Sabu 60 Kg, 3 WN Taiwan dan 1 WNI Divonis Mati

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tiga Rumah Digerus Longsor Akibat Luapan Sungai Citarum

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Lombok yang Dideportasi dari Jepang Tidak Terkait ISIS

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bukit Duri, Banjirmu Dulu dan Kini..

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dugaan Kriminalisasi, DPR Usulkan TPF

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BNPB: Korban Banjir Jakarta Hari Ini Capai 7.788 Jiwa

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Demokrat: SBY Tak Intervensi, Antasari Jangan Lempar Fitnah

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Polda Bali Tetapkan Penyebar Video Munarman Sebagai Tersangka

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Dampingi Mahasiswi Swiss Korban Pemerkosaan di Bali

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Bengkalis Laporkan Kasus TTD Palsu Kepolisi

Senin, 13 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gempa Bumi 5,2 SR Goncang Sumbawa

Senin, 13 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Seorang Bayi Perempuan Ditemukan di Jalintim Inhu

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+