Kamis, 30 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Menderita Kanker Tiroid, Bocah 9 Tahun Asal Bengkalis ini Butuh Bantuan

Chelsi Agustina (9) terlihat kondisi sangat memperhatinkan terbaring di RS Arifin Ahmad Pekanbaru, Rabu 29 Maret 2017.

Riaupunya.com -- Chelsi Agustina, bocah 9 Tahun asal kabupaten Bengkalis tetap tegar meski fisiknya tidak biasa. Pasangan Andri Kurniawan dan Tera Wati divonis menghidap penyakit kanker tenggorokan atau kanker Tiroid.

Semula pihak keluarga tidak mengira penyakit diderita anak pertama nya itu menghidap penyakit yang diwajibkan untuk perawatan insentif. Chelsi Agustina yang masih duduk bangku sekolah dasar (SD) Negeri 42 kelas 4 ini tidak ada keluhan rasa sakit. Sejak bulan Januari pipi bawah telinga sebelah kanan tubuh benjolan (bekak).

Tera Wati yang memiliki dua anak ini mencoba untuk bawa berobat tradisional. Namun benjolan tersebut tak kunjung sembuh. Dan bocah mengalami keluhan sakit pada gusi sebelah kanan.

Hingga akhirnya Tera Wati memutuskan untuk berobat ke Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Bengkalis agar diperiksa penyakit tersebut. Setelah diperiksa pihak dokter, Chelsi Agustina diketahui menghidap penyakit kanker tenggorokan atau kanker Tiroid. Setelah tiga bulan penyakit bocah 9 Tahun ini diderita akhirnya dirujuk di RS Arifin Ahmad Pekanbaru.

Warga Gang Skip RT03/RW01 Kelurahan Rimbas Sekampung , Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis ini dianjurkan dokter untuk melakukan pemeriksaan rutin tanpa langkah operasi. Namun harus dirawat di RS dan dianjurkan untuk membeli obat diluar tanggungan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan.

"Dokter bilang langkah operasi tidak bisa, karena berdampak pada urat saraf yang lain. Sedangkan obat diluar tanggungan BPJS kesehatan. Bahkan obat di anjurkan dokter tidak ada dijual di Indonesia. Untuk mendapatkan obat itu harga nya Rp 3,4 juta /perbulan," ungkap Tera Wati saat ditemui sejumlah wartawan, Rabu 29 Maret 2017 malam dikediamannya.

Saat ini bocah wanita berkulit kuning langsat ini harus menjalankan Dikemotrapi selama 8 bulan lamanya di RS Arifin Ahmad Pekanbaru, Riau. (rls)

Berita terkini

Siak Optimis Raih Adipura tahun ini

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kasus DBD di Pekanbaru tak Terkendali, Ini Saran DPRD

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemuda Muhammadiyah Dorong Fatwa Haram untuk Pekerja Buzzer

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua MPR Sarankan Korban Berita Hoax Melapor

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Harris Resmikan Dua Proyek Dermaga di Kuala Kampar

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Ruang Koruptor Melepas Rindu dengan Keluarga

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dikabarkan Mundur dari Freeport, Ini Jawaban Chappy Hakim

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Resmikan Jaringan Irigasi, Ketua MPR Harap Petani Makmur

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Riau Perkuat Ekonomi di Wilayah Perbatasan

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Satpol PP Pekanbaru Turunkan 79 Benner "Kadaluarsa"

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rekrut Naker tak Melapor, Disnakertrans Dumai Panggil PT. ESM

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Waspada! Bendung Katulampa Siaga II

Rabu, 15 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sukseskan Gerakan 1000 Pohon, UR Gandeng Empat Mitra

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dishub Akui Pelayanan TMP Belum Maksimal

Senin, 13 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+