Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Saksi Kasus e-KTP Lapor ke LPSK, ini Penyebabnya

Riaupunya.com -- Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menerima pengaduan dari seorang yang akan dipanggil KPK sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi e-KTP. Saksi itu mengaku diintimidasi.

"Kemarin sekitar dua minggu yang lalu itu ada orang datang ke LPSK itu awalnya tidak membahas kasus e-KTP-nya tetapi dampaknya. Dia takut mengalami pemberhentian dari perusahaan tempat dia bekerja, lalu dia sampaikan bahwa akan menjadi saksi bersama dengan 3 temannya dan dipastikan akan hadir dalam menjadi saksi. Dia juga menunjukan surat kesaksian pemanggilan oleh KPK," kata Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Lili Pintauli Siregar, kepada detikcom di Kantornya, Jl Raya Bogor, Ciracas, Jaktim, Rabu 29 Maret 2017.

Menanggapi aduan itu, komisioner LPSK mencoba mendorong dan menanyakan lebih dalam. Menurut Lili, para saksi mendapat intimidasi dalam bentuk ancaman dari kelangsungan tempat dirinya bekerja. Mereka khawatir namanya akan terseret dalam kasus tersebut.

"Lalu dia bilang, saya takut menyebutkan pimpinan saya karena saya pegawai bawah level kontrak. Kedua karena saya melaksanakan atas perintah atasan saya. Kalau saya sebut nanti bagaimana saya dan masa depan saya. Nah jadi seperti itu bentuk intimidasinya," ungkap Lili.

"Terkait dengan saksi yang kemarin mencoba untuk berkonsultasi, sampai saat ini belum terespons dengan baik. Telepon kami tidak diangkat, melalui orang terdekatnya pun belum ada jawabannya, apakah kami mau diterima dahulu karena perlindungan itu sifatnya sukarela, tapi kami coba jemput bola tapi belum direspons sampai saat ini," imbuhnya.

LPSK menyatakan siap bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melindungi para saksi dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. Para saksi tidak perlu merasa terancam untuk memberikan keterangan sesuai dengan apa yang diketahuinya. "Kami juga sudah kordinasi dengan KPK untuk kasus e-KTP ini. Jadi kami siap memberikan pendampingan bagi para saksi," kata Lili.


Sumber: detik.com

Berita terkini

Demokrat: SBY Tak Intervensi, Antasari Jangan Lempar Fitnah

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Polda Bali Tetapkan Penyebar Video Munarman Sebagai Tersangka

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Dampingi Mahasiswi Swiss Korban Pemerkosaan di Bali

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Bengkalis Laporkan Kasus TTD Palsu Kepolisi

Senin, 13 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gempa Bumi 5,2 SR Goncang Sumbawa

Senin, 13 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Seorang Bayi Perempuan Ditemukan di Jalintim Inhu

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

TNI AU Benarkan Anggotanya Terlibat Pemukulan di Ujunggenteng

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB
Soal Aksi 112

Kapolda Metro: Aman dan Damai, Suatu Kebanggaan

Sabtu, 11 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gambar Palu Arit di Sekitar Masjid, Begini Ceritanya

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kasus Pembakar 2 Unit Kapal, Kasi pidum Lupa Nama Terdakwa

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Banjir Sampang Meluas, Genangan Air Kian Tinggi

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial

Kabar Dari Sekupang

Kabar Dari Sekupang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:13:24 WIB