Catat Sejarah, Umri akan Mewisuda 1.349 Lulusan
PEKANBARU (RiauPunya.com) -- Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) akan melaksanakan perhelatan besar, yaitu Sidang Senat Terbuka Dalam Rangka Wisuda Sarjana dan Diploma III yang Ke-29 Universitas Muhammadiyah Riau Tahun Akademik 2025/2026, pada Jum’at dan Sabtu, 2-3 Jumadil Awal 1447 H./24-25 Oktober 2025 M. bertempat di Kampus Utama Umri.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Rektor Umri Dr Saidul Amin MA didampingi Dr Jupendri M IKom, selaku Ketua Panitia Pelaksana/Direktur Administrasi Akademik (DAA) dan M Anwar Siregar SH, selaku Kepala Kantor Humas, Protokoler, & Hukum Umri, menjelaskan bahwa jumlah lulusan Umri yang akan diwisuda merupakan yang terbanyak sepanjang berdirinya Umri.
"Pada Angkatan ini, UMRI akan mewisuda sebanyak 1.349 Wisudawan/ti dari 8 Fakultas dan 26 Program Studi serta terdiri atas 550 laki-laki dan 799 perempuan. Ini merupakan catatan sejarah Umri dengan jumlah wisudawan terbanyak semenjak berdiri," jelas Saidul, Selasa 2 1 Oktober 2025.
Sementara, Jupendri menambahkan bahwa dari total wisudawan, jumlah terbanyak berada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan jumlah wisudawan sebanyak 346 wisudawan dari Program Studi S1 Akuntansi, S1 Ekonomi Pembangunan, dan S1 Manajemen.
Untuk Fakultas lainnya adalah, Fakultas Teknik; meluluskan 126 wisudawan, terdiri dari Program Studi D3 Mesin Otomotif, S1 Teknik Mesin, S1 Teknik Industri, dan S1 Teknik Kimia. Fakultas MIPA dan Kesehatan; meluluskan 250 wisudawan, meliputi Program Studi D3 Kebidanan, D3 Keperawatan, S1 Biologi, S1 Fisika, S1 Kimia, S1 Farmasi, dan Program Studi S1 Profesi Kebidanan. Fakultas Ilmu Komputer; meluluskan 136 wisudawan dari Program Studi S1 Teknik Informatika dan S1 Sistem Informasi.
"Fakultas Komunikasi, meluluskan 164 wisudawan dari Program Studi S1 Ilmu Komunikasi dan S1 Hubungan Masyarakat. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan meluluskan 77 wisudawan dari Program Studi S1 Pendidikan Informatika, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Pendidikan IPA, serta S1 Pendidikan Vokasional Teknik Elektro (VTE). Dan Fakultas Ilmu Hukum meluluskan 140 wisudawan dari Program Studi S1 Ilmu Hukum. Fakultas Studi Islam meluluskan 110 wisudawan dari Program Studi S1 Psikologi Islam, S1 Perbankan Syariah, dan S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)," urainya.
Jupendri menambahkan bahwa tema Wisuda ke-29 Umri kali ini yaitu “Sang Pencerah, Berdampak Mengukir Peradaban Semesta”. Hal ini sarat dengan makna dan pesan yang sangat relevan bagi peran mulia para wisudawan dan Alumni Umri.
Makna Sang Pencerah, bukan sekadar gelar atau julukan, melainkan sebuah amanah besar. Sosok pencerah yang dapat menembus gelapnya kebodohan, menyingkap tabir ketidaktahuan, dan membawa sinar ilmu pengetahuan serta nilai-nilai moral yang luhur kepada masyarakat luas.
"Di sinilah tantangan dan tanggung jawab mereka sebagai agen perubahan sejati, yang berinovasi membawa kemajuan, penyebar nilai-nilai kebaikan, inspiratif, dan penggerak transformasi sosial," sebutnya.
Sedangkan pribadi yang Berdampak, diharapkan mereka dapat meraih prestasi akademik dan pengembangan diri, serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan kemajuan umat manusia. Dampak yang dimaksud bukan sekadar perubahan temporer atau terbatas, melainkan perubahan yang luas, mendalam, dan berkelanjutan yang mampu menyentuh berbagai dimensi sosial, ekonomi, budaya, hingga teknologi, sehingga mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.
Selanjutnya, peran penting lainnya adalah Mengukir Peradaban Semesta. Diharapkan para wisudawan dapay berkiprah secara meluas bukan hanya di tingkat lokal atau nasional, tetapi juga di ranah global. Menjadi bagian dari kekuatan positif yang membangun dunia dengan semangat keilmuan, nilai-nilai keislaman, dan kemanusiaan yang universal.
"Ketiga pijakan utama tersebut, harus menjadi landasan kokoh dalam setiap langkah dan keputusan mereka untuk mewujudkan dunia yang lebih adil, damai, dan sejahtera bagi seluruh makhluk. Artinya, tema tersebut membentuk Alumni Umri untuk siap tampil di gelanggang kehidupan yang sesungguhnya, mengambil peran strategis sebagai duta Persyarikatan yang berpartisipasi aktif dalam mencerahkan dan mencerdaskan semesta," tegasnya.
Jupendri juga menyebut bahwa menjelang pelaksanaan wisuda, Umri kembali melaksanakan pembekalan bagi seluruh wisudawan dan hal ini telah menjadi angeda tetap/rutin, yaitu Baitul Arqom Purna Studi yang menitik beratkan penanaman nilai-nilai Al Islam Kemuhammadiyah guna penguatan akidah serta pembekalan wisudawan yang memberikan informasi peluang dan dunia kerja serta studi lanjut.
"Kegiatan ini telah dilaksanakan pada Kamis-Ahad/16-19 Oktober 2025 di Kampus Utama Umri dalam 2 gelombang," pungkasnya. (NR)
































































