Besok, 136 Lulusan Sekolah Pascasarjana Unilak akan di Yudisium
RiauPunya.com -- Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak), Pekanbaru direncanakan akan menggelar Yudisium XV, yang terdiri dari periode XV Magister Manajemen dan periode XIII Magister Ilmu Hukum, Rabu besok, 19 Oktober 2022 di Hotel Pangeran Pekanbaru.
Yudisium merupakan proses pengumuman kelulusan yang telah dilalui oleh mahasiswa di perguruan tinggi untuk mendapatkan gelar magister setelah memenuhi berbagai syarat yang telah ditentukan.
"Insyalllah kita akan mengadakan yudisium dengan total peserta berjumlah 136 orang, dengan rincian dari Magister Manajemen sebanyak 46 orang, dan Magister Ilmu Hukum 90 orang. Untuk tema yang kita angkat yaitu 'Alumni Dan Sekolah Pascasarjana Unilak Bersinergi Mewujudkan Unilak Unggul 2030',"ujar Dekan Sekolah Pascasarjana Unilak, Dr Adolf Bastian, MPd saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 17 Oktober 2022.
“Ini adalah yudisium pertama setelah Pascasarjana berubah menjadi Sekolah Pascsarjana Unilak," sambung Adolf.
Dijelaskan juga oleh Adolf, tema yudisium yang di pilih adalah sejalan dengan visi Unilak Unggul 2030, dengan tagline, trustied, qualified dan inspiring. Sehingga kedepan pasca ini betul-betul berkualitas dan bermartabat.
"Harapan kami dari para lulusan Sekolah Pascasarjana terus belajar, pembelajaran sepanjang hayat. Ilmu pengetahuan berkembang, tantangan kedepan berkembang, tentu alumni diharapkan meningkatkan kompetensi. Mereka yang di yudisium besok ini secara akademik telah menyelesaikan studinya, proses terukur, telah menyelesaikan tesis. Tentunya setelah tamat dapat dapat terus meningkat kompetensinya," ujar mantan Rektor Universitas Pasir Pengarain ini.
Dia juga menginformasikan tentang beberapa program Sekolah Pascasarjana. Dikatakannya, saat ini pascasarjana sedang menyiapkan pembukaan program S3 baik doktor bidang manajemen dan dan hukum.
"Tapi pada saat ini dengan kolaborasi Sekolah Pascasarjana sebenarnya sudah bisa membuka program S3 Manajemen dan Hukum yang bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Malang," pungkasnya. (rls)






























































