Rabu, 20 Januari 2021 - 08:05:55 WIB

Eks FPI Tepis  Mahfud Soal Rekening Terorisme: Tuduhan Dusta dan Keji   

RIAUPUNYA----Eks Wakil Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar membantah pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menduga terdapat aliran dana untuk kegiatan terorisme dari FPI berdasarkan laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Tuduhan dusta dan keji kepada sesama anak bangsa," kata Aziz, Selasa (19/1).

Aziz mengklaim pelbagai rekening milik FPI yang sudah diblokir PPATK tak memiliki keterkaitan dengan aksi-aksi terorisme.

Ia menegaskan rekening tersebut difungsikan untuk menerima dan menyalurkan pelbagai dana bantuan sosial dari masyarakat bagi pihak yang membutuhkan.

"Selama ini untuk bantuan bencana, untuk bantuan kemanusiaan, untuk anak anak yatim dan dhuafa, untuk pondok pesantren dan lainnya," kata Aziz.

Sebelumnya Menko Polhukam Mahfud MD mensinyalir ada dugaan aliran dana untuk kegiatan terorisme di rekening milik FPI yang diblokir oleh PPATK. Ia mengklaim sudah berkomunikasi dengan PPATK terkait adanya info tersebut.

Hal itu ia sampaikan saat menjadi bintang tamu dalam perbincangan di kanal Youtube Deddy Corbuzier berjudul, 'FPI Habis Sudah, Bongkar Gerak Maut Mahfud MD'.

"Kalau dikaitkan dengan terorisme kan bahaya. Dan PPATK mensinyalir ada yang itu. Saya sudah telepon-teleponan, tolong jangan sampai ada melanggar HAM. Kalau orang-orang sumbang biasa kan gapapa. Namanya orang nyumbang ga dilarang. Kalau ada kaitannya kriminil kita ungkap," kata Mahfud.

Mahfud mengakui rekening milik FPI tengah dibekukan dan dilacak transaksinya oleh pihak PPATK. Hal itu sebagai bentuk pengawasan usai organisasi tersebut dilarang oleh pemerintah.

"Saya dengar ada orang yang dag dig dug juga orang yang merasa kirim ke rekening itu," ucap Mahfud.

Eks Sekretaris Umum FPI Munarman sempat mengkritik tindakan PPATK yang terus menerus melakukan pemblokiran terhadap rekening milik FPI dan afiliasinya. ia menilai cara-cara pemblokiran rekening secara sepihak oleh PPATK potensial meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan nasional.

Pemerintah Indonesia secara resmi melarang segala bentuk kegiatan yang dilakukan oleh organisasi FPI. Keputusan itu termaktub dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani enam kepala Kementerian dan Lembaga.

Berita terkini

Babinsa Sukaramai Apel Gabungan di Pos Ramayana

Senin, 04 Januari 2021 - 09:48:47 WIB

Serda Khairuddin Gelar Berkibar di Kecamatan Sumahilang

Senin, 14 Desember 2020 - 10:42:26 WIB

Ekonomi China,  Eropa dan AS Diproyeksi Pulih Tahun Ini

Jumat, 11 Desember 2020 - 05:40:56 WIB

Babinsa Berikan Pendamping ke Warga Penerima BST 

Minggu, 06 Desember 2020 - 13:25:20 WIB

BPOM: Izin Pakai Darurat Vaksin Tak Mesti Uji Klinis di RI 

Jumat, 27 November 2020 - 10:29:05 WIB

RI Dorong Peningkatan Dagang dan Investasi dengan Ethiopia 

Jumat, 27 November 2020 - 10:28:00 WIB

5 Olahraga yang Memperkuat Pernafasan 

Jumat, 20 November 2020 - 08:09:13 WIB

Tangkap Penyuap Nurhadi, KPK Janji Ciduk Buronan Lainnya 

Jumat, 30 Oktober 2020 - 06:11:57 WIB

Pengusaha soal Upah Minimum 2021: Demi Keberlangsungan Usaha

Selasa, 27 Oktober 2020 - 09:45:28 WIB

Babinsa Kota Tinggi Gelar Protokol Kesehatan di MP 

Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:27:42 WIB

Trump Arang Fauci, Sebut Orang AS Bosan Corona

Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:16:32 WIB

Makin Ketat, Pengemudi di Inggris Tak Boleh Pegang Ponsel 

Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:14:49 WIB

Babinsa Gelar Komsos dan Cek Peralatan Prokes

Rabu, 07 Oktober 2020 - 10:50:22 WIB

Pemilu 2019, KPU Pekanbaru Mulai Merakit Kota Suara

Senin, 18 Februari 2019 - 13:50:56 WIB

Jika Jadi Gubri, LE akan Cabut Pergub Tentang BBM

Rabu, 24 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Ini Seruan KAHMI Untuk Pilgub DKI Rabu Lusa

Senin, 17 April 2017 - 00:00:00 WIB

Fahri Ngotot Ajukan Hak Angket Kasus e-KTP, ini Kata KPK

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ketika Kotak Kosong Jadi Pemenang di Pilkada Serentak 2017

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KPUD DKI Terus Bersiap Diri Jelang Putaran Kedua Pilgub

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kasus Gizi Buruk di Pelalawan Cendrung Meningkat

Rabu, 25 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Panpem Wagubri Belum Terbentuk, Ini Alasan DPRD Riau

Rabu, 25 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+