Kamis, 05 November 2020 - 08:25:52 WIB

Luar Biasa, Di Masa Pandemi Dosen Unilak Bantu Kelompok Tani Siak Hulu

Riaupunya.com -- Wabah corona yang telah terjadi lebih dari 8 bulan memiliki dampak besar bagi perekonomian warga. Untuk membantu warga mendapatkan penghasilan tambahan dan tetap produktif di masa pandemi ini,Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dosen Universitas Lancang Kuning melakukan pemberdayaan bagi kelompok tani Setia Tani desa Baru kecamatan Siak Hulu kabupaten Kampar.

Tim dosen yang terlibat yaitu, Sri Utani Lestari, SP., MSi, Dra. neng Susi, MP dan Ir. Muryanto, MM. Pemberdayaan petani sayur dilakukan melalui Integrasi Azolla-Ikan dengan budi daya ikan di dalam ember. " Azolla ini menjadi sumber pakan ikan, '' ujar Sri Utami.

Pelaksanaan pemberdayaan telah berlangsung sejak Maret hingga Oktober dengan terus melakukan pendampingan untuk melihat perkembangan pemahaman para kelompok tani.

Sri Utami yang dihubungi Kamis, 5 Nopember 2020 mengatakan peserta adalah petani sayur yang kesehariannya bertani, namun penghasilan dari sayur ini tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari, karena dilihat saat ke lokasi petani memiliki lahan yang luas maka kita integrasikan konsep Azolla-Ikan dengan Budi daya ikan di dalam ember.

Di jelaskan Sri Utami bahwa, dengan menerapkan konsep tadi maka penghasilan petani dapat meningkat.

Di awal pemberdayaan para petani belum mempunyai ketrampilan tentang budikdamber. Untuk itu melalui kegiatan PKM merupakan bentuk kontribusi akademisi Unilak untuk meningkatkan peran dalam Tri Dharma perguruan tinggi yang mana membantu masyarakat dalam memecahkan masalah salah satunya peningkatan keterampilan kelompok tani sayur.

"Budikdamber merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat konsumtif sehari-hari menjadi tingkat produktif yang dapat dilakukan masyarakat dirumah," Ujar Sri Utami yang sering melakukan pembinaan kelompok tani.

Sri Utami menambah 7 bulan melakukan pendampingan kelompok tani sangat mengharapkan perlunya pembinaan yang berkelanjutan mengenai budidaya ikan ini karena pakan yang terlalu tinggi meskipun mendapatkan alternatif pakan dari azolla tetapi harga jual ikan yang fluktuatif cenderung tidak memberikan keuntungan bagi petani untuk itu diperlukan inovasi baru tentang pengolahan ikan menjadi produk yang mempunyai nilai jual lebih tinggi dibandingkan bila ikan dijual segar. (rls)

Berita terkini

UNISSA Brunei Gandeng UIR Buka Fakultas Pertanian

Rabu, 14 Oktober 2020 - 12:52:59 WIB

KLHK Serahkan Dua Unit Motor Sampah Plus ke Unilak

Jumat, 11 September 2020 - 17:50:37 WIB

Ratusan Pohon Trembesi di Tanam, Kampus Unilak Semakin Teduh

Jumat, 28 Agustus 2020 - 17:15:34 WIB

Tim UIR Lolos Kompetisi Debat Nasional Bahasa Inggris

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 06:10:06 WIB

Semarak Indonesia Merdeka, Gratis Pendaftaran di Unilak

Kamis, 13 Agustus 2020 - 23:05:31 WIB

Dimasa Pandemi, Faperta Unilak Suskes Panen Jagung

Jumat, 14 Agustus 2020 - 15:05:49 WIB
Dari Baznas Pusat

Delapan Mahasiswa UIR Terima Beasiswa Cendekia

Selasa, 11 Agustus 2020 - 23:00:53 WIB

Unilak MOU dengan Kemenkumham Riau

Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:50:42 WIB

Rektor Unilak dan Jajaran Silaturrahmi ke Kantor Kemenkumham

Selasa, 11 Agustus 2020 - 10:45:24 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial

Babinsa Lakukan Pendataan Warga PKL di Wilayah Teritorial

Babinsa Lakukan Pendataan Warga PKL di Wilayah Teritorial

Rabu, 22 September 2021 - 11:23:30 WIB
Rekening BJB Tandamata My First, Budayakan Anak Gemar Menabung

Rekening BJB Tandamata My First, Budayakan Anak Gemar Menabung

Selasa, 21 September 2021 - 16:45:41 WIB