Sabtu, 04 Januari 2020 - 16:55:11 WIB

Di Taiwan

Dosen Fekon Unilak Raih Gelar PhD Tercepat

Riaupunya.com -- Dosen Fakultas Ekonomi, Universitas Lancang Kuning (Unilak) Muhammad Rasyid Abdillah S.E., M.M. yang melanjutkan studi Strata Tiga (S-3) pada PhD in Management Department, College of Management, Da-Yeh University, Taiwan dalam kosentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Perilaku Organisasi berhasil meraih gelar Doktor filsafat pada bidang manajemen (PhD), Rabu 31 Desember 2019 lalu.

Hebatnya lagi di usia 33 tahun gelar doktor yang ia raih menjadi yang tercepat diantara mahasiswa seangkatan yang berjumlah 17 orang dari berbagai negara. Ia memulai kuliah Oktober 2017 dan menyelesaikan sidang doktor 31 Desember 2019.

Rasyid begitu biasa di sapa, anak dari Nasril dan Rosneliyenti ini menyelesaikan pendidikan doktor selama 2 tahun 3 bulan melalui skema beasiswa dari Da-Yeh University International Student Scholarship, dimana proses seleksi beasiswa ini sangat ketat dan diikuti dari berbagai negara.

Dihubungi saat berada di Taiwan, Jumat 3 Januari 2020, ia menyebutkan bersyukur dapat gelar PhD, menjadi yang tercepat, serta mendapatkan nilai A+ (sangat memuaskan) pada saat ujian Disertasi. Di Taiwan sangat jarang mahasiswa yang menempuh pendidikan doktor bisa menyelesaikan studinya dibawah 3 tahun.

Pada penelitian disertasi, Rasyid memilih judul "pengaruh kepemimpinan altruistis terhadap perilaku penyembunyian pengetahuan diantara karyawan (sebuah mekanisme mediasi ganda).

"Kepemimpinan altrusitis merupakan "sebuah perilaku dari para pemimpin yang tidak mementingkan diri sendiri dan memperhatikan kesejahteraan bawahan dengan menempatkan kepentingan bawahan di atas kepentingan mereka sendiri."

"Disertasi saya membahas mengenai mekanisme pencegahan perilaku kontraproduktif seperti penyembunyian pengetahuan. Hasil penelitian saya menyimpulkan bahwa perilaku altruistis dari pemimpin dapat mencegah atau meminimalisir karyawan untuk melakukan perilaku kontraproduktif seperti penyembunyian pengetahuan,"sebut Rasyid.

Dibimbing oleh Prof. Weishen Wu, pada saat ujian sidang doktor, Rasyid diuji oleh lima penguji, dimana dua penguji berasal dari Da-Yeh University yaitu Prof. Ching-Torng Lin dan Prof. Yi-Fen Huang. Sementara itu, tiga penguji lainnya berasal dari eksternal yaitu Prof. An-Tien Hsieh dan Prof. Hsiao-Yen Mao dari Chinese Culture University, Taiwan serta Prof. Chien-Wen Chen dari Feng Chia University, Taiwan.

Di Da-Yeh University, Rasyid merupakan mahasiswa yang berprestasi, Pada bulan Juni 2019 lalu ia mendapatkan penghargaan “The Phi Tau Phi Scholastic Honor Society of the Republic of China.”

"Saya ingin mengucapan terima kasih terkhusus buat keluarga terutama orang tua yang selalu mendukung dan mendoakan saya, Istri dan anak-anak yang selalu mendukung dan menemani saya selama menempuh pendidikan PhD di Taiwan. Selanjutnya terima kasih kepada pihak Universitas Lancang Kuning, khususnya Pimpinan Universitas dan Fakultas yang selalu memberikan dukungan dalam studi saya. Terakhir, kepada seluruh pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu yang telah membantu saya dalam mengumpulkan data penelitian" Ujar Rasyid.

Sementara Rektor Unilak Dr.Junaidi.SS.M.Hum yang dikonfirmasi, Sabtu 4 Januari 2020 mengucapkan selamat kepada Rashid yang meraih gelar doktor. Tentunya ini membuktikan bahwa kualitas dosen Unilak teruji di universitas luar negeri, dengan bertambahnya jumlah dosen bergelar doktor tentu dapat menambah dan meningkatkan kualitas Unilak untuk menjadi Universitas unggul.

"Selaku pribadi dan Rektor, saya memberikan apresiasi kepada Rashid karena mampu meraih gelar doktor dan menjadi yang tercepat di angkatannya, nama Unilak tercatat dalam sejarah pendidikan di Taiwan khususnya di Da-Yeh University bahwa ada dosen Universitas Lancang Kuning meraih gelar tercepat. Saya terus mendorong dan mendukung dosen lainnya untuk dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi," pungkasnya. (rls)

Berita terkini

Di Akhir 2019, Rektor Apresiasi Prestasi Mahasiswa UIR

Selasa, 31 Desember 2019 - 15:55:04 WIB

Mantap, Fisipol UIR Direkomendasikan Raih ISO 9001:2015

Jumat, 27 Desember 2019 - 23:45:17 WIB

Asisten I Setdaprov Riau Buka Musda BEM Se Riau

Senin, 23 Desember 2019 - 13:45:09 WIB

Unilak Sepakat Kerjasama Dengan ITS

Rabu, 18 Desember 2019 - 18:40:07 WIB

Doktor Fahmi Terpilih jadi Dekan Fakultas Hukum Unilak

Senin, 16 Desember 2019 - 17:25:24 WIB
Ajak Warga Cintai Indonesia

Ribuan Mahasiswa Umri Berparade

Minggu, 15 Desember 2019 - 13:05:15 WIB
Dengan Musyawarah Mufakat

Senat Unilak Pilih Para Wakil Rektor

Rabu, 11 Desember 2019 - 18:15:12 WIB

Unilak dan IDI Riau Buka Kerjasama Bidang Pendidikan

Selasa, 26 November 2019 - 22:15:01 WIB

UIR-Kemenlu RI Teken MoU

Selasa, 26 November 2019 - 23:35:05 WIB

Di KMI Batam, Unilak Tampilkan Tujuh Produk Wirausaha Mahasiswa

Minggu, 24 November 2019 - 12:25:23 WIB

Ahmad Muliadi isi Kuliah Umum di Magister Ilmu Hukum Unilak

Sabtu, 23 November 2019 - 09:40:29 WIB

450 Peserta Semarakkan Bulan Bahasa FKIP UIR

Kamis, 21 November 2019 - 21:00:29 WIB

UIR Raih Rangking ke-72 Penelitian Kemenristek Dikti

Kamis, 21 November 2019 - 10:45:33 WIB

Unilak Hadiri Workshop Hasil Energy Outlook 2019

Rabu, 20 November 2019 - 13:10:49 WIB

Salurkan Beasiswa BI 2019, ini Pesan Wakil Rektor III Unilak

Rabu, 20 November 2019 - 12:15:52 WIB
Akreditasi International

Dua Inspektor ASIC Visitasi 18 Prodi UIR

Selasa, 19 November 2019 - 22:05:45 WIB

Tim Dosen Fekon Unilak Bantu BUMDes di Bunut

Sabtu, 16 November 2019 - 20:04:11 WIB

Tim Peneliti Dosen Unilak Ciptakan Electronic Nose

Jumat, 15 November 2019 - 07:55:06 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial

Religi