Selasa, 12 Juni 2018 - 00:00:00 WIB

Empat Alasan Titiek Soeharto Mundur dari Golkar

Riaupunya.com -- Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Siti Hediati Soeharto akhirnya keluar dari Partai berlambang pohon beringin dan pindah ke Partai Berkarya. Bergabungnya Titiek Soeharto yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen dan anggota Komisi IV DPR ke dalam Partai Berkarya, memiliki konsekwensi yakni harus melepaskan keanggotaannya di DPR.

Didampingi oleh Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra Soeharto dan Sekjen Priyo Budi Santoso, Titiek menyampaikan pengunduran dirinya di Museum Memorial Jenderal Besar HM Soeharto, Bantul, Yogyakarta, Senin, 11 Juni 2018

“Partai Golkar telah memiliki begitu banyak politisi handal, sehingga tidak memerlukan kehadiran Titiek Soeharto. Sementara Partai Berkarya berjuang melanjutkan cita-cita Pak Harto untuk mensejahterakan bangsa ini, mencerdaskan bangsa ini, menciptakan kehidupan masyarakat yang adil makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 sudah pasti memerlukannya," katanya.

Mundurnya Titiek yang kini masih menjabat Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen dan Anggota Komisi IV didasari keprihatinannya atas empat hal kondisi bangsa saat ini.

Pertama, kurang lebih 7 juta tenaga kerja menganggur, dan butuh pekerjaan untuk menghidupi keluarga mereka ditengah kondisi ekonomi yang mencekik. Tapi, Indonesia dibanjiri Tenaga Kerja Asing yang tidak lebih pandai dari pada Tenaga Kerja Indonesia.

Kedua, Alam dan tanah yang begitu subur yang Allah karuniakan kepada Indonesia, seolah-olah tidak ada artinya karena tidak dapat diolah dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pangan, sehingga apa-apa masih Import.

Ketiga, kekayaan sumber daya alam melimpah yang Allah karuniakan kepada Indonesia tidak dapat dinikmati oleh rakyat, tidak dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat sebagaimana diamanatkan oleh Undang – Undang.

Keempat, penyelundupan narkoba yang berton-ton jumlahnya, sudah pasti bisa menghancurkan bangsa Indonesia. Sungguh sangat menyedihkan Pemerintah tidak sedikitpun berkomentar tentang hal itu.

"Saya sedih. Saya ingin menjerit untuk protes dan menyuarakan hati nurani rakyat. Tapi saya tidak dapat melakukan hal itu, karena saya sebagai orang Golkar, partai pendukung Pemerintah," kata Titiek Soeharto.

Sebagai partai besar, seharusnya sebagai pendukung dan sahabat yang baik harus bisa memberi masukan mana hal-hal baik dan hal-hal buruk kepada Pemerintah. "Tidak hanya sekadar mengekor dan ABS [Asal Bapak Senang]," katanya,

Sebagai anak biologis Presiden kedua RI, (Alm) Soeharto, Titiek Soeharto mengaku tidak bisa berdiam diri untuk tidak menyuarakan jeritan rakyat. “Saya akan terus memperjuangkan kepentingan rakyat melalui Partai Berkarya, “ katanya.

Kepada partai Golkar, Titiek juga tak lupa menyampaikan terimakasih telah menempa dirinya menjadi salah satu politikus perempuan yang diperhitungkan di republik ini. “Saya mohon pamit kepada seluruh teman-teman DPR atas persahabatan dan kebersamaan selama ini baik di Komisi IV, BKSAP maupun saat-saat Rapat Paripurna, “ katanya. (bam)

Berita terkini

Parpol Koalisi Syamsuar-Edy Bakal Tempuh Jalur Hukum

Senin, 04 Juni 2018 - 00:00:00 WIB

Tiga Hal Diingat Rakyat Sosok Rizal Ramli

Kamis, 31 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Di Tahun Politik, e-KTP Jangan Sampai "Digoreng"

Selasa, 29 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Paripurna DPD RI Sahkan Penambahan Pimpinan

Selasa, 22 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

KPU Sosialisasi Pilgubri di Kampus UIR

Sabtu, 12 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Data Pendukung Balon DPD Riau Masih di Klarifikasi KPU

Kamis, 10 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Dilantik Ketua DPR, Mafirion Gantikan LE di DPR

Selasa, 20 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

400 Personil Polres Dumai Ikuti Simulasi Pengamanan Pilgubri

Senin, 29 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Masa Kampanye Pilgubri, Ini Enam Saran Bawaslu Riau

Senin, 29 Januari 2018 - 00:00:00 WIB
Pilkada Inhil

Empat Partai Dukung Wardan-Syamsuddin Uti

Selasa, 09 Januari 2018 - 00:00:00 WIB
Pilgubri

Firdaus-Rusli Effendi Pasangan Kedua Mendaftar di KPU

Selasa, 09 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Balon Kepala Daerah Diingatkan UntukLaporkan Harta Kekayaan

Selasa, 09 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

ASN dan Kades Bengkalis Diingatkan Untuk Netral di Pilgubri

Selasa, 09 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Berkas Kandidat Cagubri Demokrat Dikirimkan ke DPP

Rabu, 27 September 2017 - 00:00:00 WIB

Dikunjungi Legislator Pusat, ini Harapan Pemkab Meranti

Rabu, 20 September 2017 - 00:00:00 WIB

IDI Provinsi Riau Tahun 2016 Sebesar 71,80

Kamis, 14 September 2017 - 00:00:00 WIB

Pilgubri, Jalur Independen Menyesuaikan DPT

Jumat, 08 September 2017 - 00:00:00 WIB

Setelah Dilantik, Ini Kata Lakuning Ratno

Rabu, 30 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Delapan Pesan Bupati Pada Pelantikan Kades

Rabu, 30 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Julak Aqil Daftar Penjaringan Balonbup Partai Gerindra

Senin, 14 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Harris-Intsiawati Ayus Daftar Penjaringan Pilgubri PPP

Senin, 14 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+