Mastama Umri Berakhir
Riaupunya.com - Masa Taaruf Mahasiswa (Mastama) dan Program Pengenalan Akademik 2017 Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) berakhir sudah, Ahad 10 September 2017. Berakhirnya kegiatan yang berlangsung selama 4 hari itu ditandai dengan diserahkannya mahasiswa baru ke masing-masing Fakultas.
Selain diserahkan ke masing-masing Fakultas, para mahasiswa juga diperbolehkan menggunakan atribut universitas seperti jaket almamater dan topi.
Dalam sambutannya, Pembantu Rektor III, Baidarus MM MAg meminta mahasiswa baru menjunjung tinggi nilai-nilai keIslaman, taat dan taqwa dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan semua mahasiswa baru patuh menaati janji yang sudah diikrarkan itu.
Ditambahkan dia, sebagai mahasiswa Umri, maka harus bisa menjaga nama besar universitas dan Muhammadiyah di dalam maupun di luar kampus. Karena apapun yang dilakukan bakal memberi pengaruh pada Umri.
“Selalulah berperilaku dan bertutur kata sesuai agama kita. Selalulah berbuat baik. Karena dengan demikian secara tidak langsung mahasiswa memproklamirkan seorang mahasiswa Umri,” kata dia.
Dijelaskan dia, Mastama sudah selesai. Pekan depan kegiatan akademik sudah akan dimulai di fakultas masing-masing. Artinya proses perkuliahan yang sebenarnya bakal diikuti. Untuk itu, mahasiswa diminta mempersiapkan diri untuk tetap disiplin menjalani maaa perkuliahan.
Baidarus juga menekankan pada mahasiswa agar disiplin dalam menempuh waktu pendidikan. Diharapkan, mahasiswa 2017 ini bisa lulus di tahun 2021. Tetapi selama kuliah, harus tetap aktif dalam kegiatan kampus, terpacu untuk berkreatifitas serta berprestasi. Karena hal itulah yang menjadi modal untuk menjalani masa depan.
“Berkaryalah. Gunakan semua fasilitas di kampus ini untuk mengembangkan kecerdasan emosional dan intelektual anda,” kata dia.
Dia juga menyarankan agar mahasiswa aktif berdiskusi dengan dosen-dosen. Termasuk dosen pembimbing akademik untuk mengarahkan langkah terbaik dalam menjalankan perkuliahan.
Pimpinan dan para dosen Umri adalah pelayan yang akan membantu mahasiswa dalam menjalani perkuliahan. “Karena itu jangan sungkan berinteraksi dengan dosen dan karyawan,” tuturnya.
Mastama ini berakhir dengan atraksi refling dari mahasiswa pecinta alam (Mapala) serta aksi berbaris mahasiswa baru membentuk formasi yang membentuk tulisan “Umri”. (lan)



















































