Jumat, 10 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Disebut Terima Dana Proyek e-KTP, ini Penjelasan Ganjar

Ganjar Pranowo

Riaupunya.com -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menegaskan tidak pernah menerima aliran dana terkait proyek pengadaan e-KTP pada 2011-2012. Dalam dakwaan dua terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP yakni Sugiarto dan Irman disebut Ganjar menerima USD 520 ribu saat masih menjadi anggota Komisi II DPR dari PDIP.

"Oh enggak, saya enggak menerima. Masih sama seperti yang kemarin. Belum berubah saya. Belum berubah," ungkap Ganjar Pranowo usai melakukan kunjungan kerjanya dari Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat 10 Maret 2017.

Menurut Ganjar, jika ada salah satu saksi persidangan kasus e-KTP menyatakan dalam dakwaan dirinya menerima uang di Ruang Mustokoweni, Kompleks DPR Senayan, Jakarta, baginya itu adalah pengakuan spekulatif dan ada skenario dalam pengakuanya. Ganjar pun menantang kepada para saksi-saksi dipersidangan terkait apakah dirinya menerima secara langsung atau tidak uang proyek e-KTP.

"Siapa? Oh iya, mungkin lho. Menyerahkanya ke Ruangan Mustokoweni. Tapi menyerahkan ke saya nggak? Ada cerita nggak di situ? Nah saya tunggu ceritanya itu," kata politikus PDIP ini.

Ganjar mengaku menerima beberapa informasi terkait tudingan dirinya menerima suap proyek e-KTP, bahwa ada spekulasi yang beredar terkait tudingan itu. Sampai hari ini, dirinya kembali lagi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima uang suap tersebut.

"Jadi kira-kira gini lho spekulasinya, Ganjar menerima kan gitu to, sejumlah itu. Nah, hari ini statement saya, saya tidak pernah menerima, " bebernya.

Ganjar kembali menjelaskan, jika skenario dan spekulasi yang kedua adalah dirinya mendapatkan jatah uang suap. Namun, dirinya menegaskan sampai hari ini merasa tidak mau menerima.

"Yang kedua, spekulasinya adalah Ganjar dapat jatah. Tapi tidak mau menerima," ungkapnya.

Lalu, skenario yang ketiga atau terakhir, dirinya mungkin mendapatkan jatah suap dari proyek e-KTP namun jatah tersebut tidak sampai dia terima secara langsung dan ada orang lain yang menerimanya.

"Skenario yang ketiga atau spekulasi yang ketiga adalah Ganjar mungkin sudah dijatah. Yo toh, terus dipegang orang lain. Nggak nyampe ke Ganjar. Gitu saja spekulasinya," ujarnya.

Ganjar mengaku sama sekali tidak mengetahui apakah dirinya sengaja dicatut namanya oleh orang lain dalam proyek e-KTP atau tidak. Namun, Ganjar yakin jika ada terdakwa yang mengaku dirinya menerima maka akan ada cerita yang lebih jelas mengungkapkan bagaimana proses penerimaan suap yang ditujukan kepada dirinya dengan lebih gamblang dan jelas terkait proyek e-KTP.

"Ya nggak tahu lah, dicatut apa enggak. Tapi kalau kemudian ada orang yang bercerita seperti itu akan ada orang yang bisa menjelaskan lebih baik begitu," ujarnya.

Ganjar menyatakan jika dirinya sudah dipanggil sebagai saksi dalam pemeriksaan oleh KPK. Jika dirinya diminta untuk memberikan keterangan di persidangan maka dirinya akan menjelaskan sejelas-jelasnya terkait tudingan tersebut dan tidak akan ditutup-tutupi.

"Oh aku wes (sudah) dipanggil sebagai saksi kok. Yo (Ya) tergantung mereka. Kalau memang saya harus menjelaskan, kita jelaskan. Nggak ada yang kita tutup-tutupi," pungkasnya.


Sumber: Merdeka.com

Berita terkini

Kasus E-KTP, Novanto Minta Kader Golkar Tetap Solid

Kamis, 09 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KPK Resmi Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Suparman

Rabu, 08 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KPK akan Periksa Dua Politisi PKB

Rabu, 08 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Jalam Amblas di Kuok Sudah Bisa Dilalui

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ditolak Hakim, Kakak Angkat Ahok Urung jadi Saksi

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Hamili Anak Tiri, Residivis Rampok Ditangkap Polres Inhil

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

700 Rumah Warga Sijunjung Sumbar Terendam Banjir

Jumat, 03 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi dan TNI Berjaga di Halaman Masjid Istiqlal

Jumat, 03 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Operasi Simpatik, Polisi Tak Boleh Pungli dan Arogan

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ajukan PK, OC Kaligis Sodorkan 27 Novum

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Korban Banjir Mojokerto Kesulitan Makanan

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bus Bawa Rombongan Guru Terjun ke Jurang, Enam Orang Tewas

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bendung Katulampa Kembali Siaga III, ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Kisah Pengungkapan Kasus Sabu dalam Kacang Kulit

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Diamuk Si Jago Merah, Rumah Nahar Rata Dengan Tanah

Rabu, 22 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sore ini, 19 Pekerja China Ilegal Dideportasi dari Pekanbaru

Rabu, 22 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden Jokowi Sebut Bangsa Indonesia Masih Bersatu

Rabu, 22 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kawannya Diburu, Polres Rohul Tangkap Seorang Tersangka Narkoba

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Jalur Rel Terendam, Sejumlah Perjalanan KRL Sempat Terganggu

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+