Kamis, 09 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Irwan Launching Penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2017

Riaupunya.com -- Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si melakukan Launching dan Penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2017 sekaligus penandatanganan komitmen bersama Se-Kabupaten Kepulauan Meranti, kegiatan dalam rangka meningkatkan penerimaan daerah melalui Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) itu dipusatkan di Aula Afifa Sport Selatpanjang, Kamis 9 Maret 2017.


Ikut juga hadir dalam acara itu selain Bupati, Ketua DPRD Meranti, Plt. Sekdakab. Meranti Julian Norwis SE MM, Kajari Selatpanjang, Kapolres Meranti AKBP. Barliansyah, Dandim, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah Drs. Bambang Supriyanto, Kepala Badan/Dinas, Camat dan Kades Se-Kabupaten Kepulauan Meranti.


Sesuai dengan tema "Pajak Menyatukan Hati, Membangun Meranti" Bupati Irwan menekankan pentingnya pajak bagi pembangunan daerah, apalagi ditengah krisis ekonomi Nasional yang turut berdampak pada berkurangnya APBD Meranti Tahun 2017 ini.


Sebelumnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Meranti mencapai 1.6 Triliun Rupiah, namun akibat jatuhnya harga minyak dunia dan harga komoditas pertanian menyebabkan penerimaan DBH Migas berkurang sehingga APBD Meranti turun menjadi 1.2 Triliun Rupiah. "Jika melihat kondisi saat ini kemungkinan akan mengalami penurunan lagi," jelas Bupati.


Agar pembangunan di Kabupaten Meranti tetap berjalan sesuai dengan harapan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan. Salah satu pendorongnya adalah mendongkrak penerimaan PAD, salah satunya melalui Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2).


Dijelaskan Bupati hingga saat ini partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajibannya membayar Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) masih sangat kecil, dari data yang diperolehnya untuk tahun 2016 dari 47 Ribu Surat Peberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) yang disebar kepada wajib pajak hanya mampu menghasilkan 1.4 Miliar Rupiah saja.


Padahal jumlah pajak yang harus dibayarkan pemilik tanah pertahun untuk satu rumah tangga menurut Bupati tidaklah mahal, yakni hanya 30 ribu rupiah/tahun. Dana inilah nantinya yang menjadi salah satu pendorong pembangunan infrastruktur publik sebaik-baiknya.


"Membangun seluruh Selatpanjang dan Desa-Desa membutuhkan biaya yang tidak sedikit, apalagi dengan kondisi alam Meranti yang jauh lebih berat dibanding Kabupaten lainnya," jelas Bupati.


Dicontohkan Bupati, untuk membeli rokok saja masyarakat rela merogoh kocek 30-40 ribu/perhari (2 bungkus), lantas kenapa membayar PBB-P2 yang hanya 30 ribu/tahun begitu sulit. "Membayar pajak itukan untuk membangun Infrastruktur daerah, untuk kenyamanan kita semua mengapa begitu pelit," ucap Bupati.


Untuk itu Bupati berharap peran aktif Camat, Lurah dan Kades untuk menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar semua sadar arti pentingnya pajak bagi pembangunan daerah. "Saya melihat potensi ini potensi PBB-P2 ini masih sangat besar, saya harap peran Camat, Lurah, Kades untuk memperluas sosialisasi kepada masyarakat," Harap Bupati.


Janjikan Umroh

Dalam rangka memotivasi Bupati juga berjanji akan memberikan reward kepada Camat, Lurah dan Kades yang berhasil meningkatkan penerimaan PBB-P2 diwilayahnya masing-masing, yakni Umroh Gratis untuk 3 orang/Kecamatan. Adapun yang berhak meraih Umroh gratis ini harus memenuhi kriteria sebagai berikut. 1. Untuk Lurah realisasi capaian tertinggi dibanding kelurahan lainnya.


2. Kades yang berhasil meningkatkan persentase penerimaan PBB-P2 dari penerimaan sebelumnya. 3. Untuk Camat yang paling tinggi capaian ketiganya.


"Jadi bagi Kades yang saat ini penerimaan PBB P-2 nya masih rendah, berpeluang besar memperoleh Umroh karena tak sulit meningkatkan persentase penerimaanya," ucap Bupati.


Pada kesempatan itu Bupati juga menyinggung oknum masyarakat yang acap kali tidak jujur dalam mengakui harga sebenar Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)-nya, dicontohkan saat transaksi tanah atau roko yang berada di jalan protokol Imam Bonjol yang harga permeter tanahnya bisa mencapai 1 juta/meter.


"Harga yang dilaporkan hanya 300-500 Juta, padahal kita tahu harga penjualan busa mencapai 1-2 Miliar," ungkap Bupati seraya berharap masyarakat dapat lebih jujur.


Bupati juga meminta instansi terkait dalam hal ini Badan Pengelola Pajak dan Restibusi Daerah, untuk mencari dan memanfaatkan semaksimal mungkin sektor-sektor penerimaan yang selama ini tertidur. "Kedepan saya minta sektor-sektor penerimaan yang selama ini tertidur dapat dimaksimalkan," pinta Bupati.


Akhir kata Bupati juga menghimbau pejabat terkait jangan lagi melakukan pungli dan mempersulit investor dalam mengurus perizinan, Bupati meminta pengusaha harus dilayani dengan sebaik-baiknya agar nantinya dapat memberikan kontribusi pada pendatan asli daerah (PAD).


"Pejabat jangan sampai mempersulit pengusaha, jangan lagi lakukan Pungli, jadikan pengusaha seperti Ayam yang bertelur Emas, telurnya diambil ayam dipelihara sebaik-baiknya agar terus bisa menghasilkan telur," ujar Bupati mengibaratkan.(rls/humas)

Berita terkini

Gubri Buka Musrembang Kabupaten Rohul Tahun 2018

Rabu, 08 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Meranti Buka Rakor Pendistribusian Raskin 2017

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Jokowi: Saat Ini Samudera Hindia Jadi Poros Kunci Dunia

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Irwan Komit Beri Kemudahan Pada Investor

Selasa, 28 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pencanangan Pembangunan Zona WBK dan WBBM Kota Dumai

Selasa, 28 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

ASN dan Honorer Berperan Penting Majukan Pembangunan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Raker dengan Mendagri, Komisi II DPR Akan Tanya Status Ahok

Rabu, 22 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Rohil Buka Musrenbang Kecamatan Rantau Kopar

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Kukuhkan dan Mantapkan Satgas PTSL di Provinsi Riau

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Edwar Sanger cek Ulang Usulan Nama-Nama Pansel

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemkab Inhil Anggarkan 2 Miliar Rupiah Untuk Perbaikan Jalan

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Instruksikan OPD Pakai Absen Elektronik

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BKD Riau Bentuk Manajemen Kepegawaian Profesional

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bengkalis Bertekad Pertahankan Opini WTP

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ray Rangkuti : Jokowi dan Prabowo Sehati

Sabtu, 11 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2018 Mendatang Pemprov Riau Terapkan Single Salary Bagi ASN

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bengkalis Resmi Miliki Tiga Kecamatan Baru

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kejar APBN, Gubri ke Bappenas

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dua Hal ini yang dibahas Jusuf Kalla Bersama Komisi IX DPR

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Seleksi PTP Pekanbaru Belum Jelas

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

9 Jabatan Eselon IIB Pemko Dumai Akan Dilelang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+