Wali Kota Paisal Tegaskan SPMB 2026 Bersih dari Titipan, Seluruh Proses Dipantau Secara Online
DUMAI – Wali Kota Dumai, Paisal, menegaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 harus berlangsung secara transparan, objektif, dan bebas dari praktik titipan maupun intervensi pihak mana pun.
Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri dan menyaksikan Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB 2026/2027 di Gedung Sri Bunga Tanjung, Rabu 17 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Dumai bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan proses penerimaan peserta didik yang bersih, berintegritas, dan berkeadilan. Melalui komitmen bersama tersebut, pelaksanaan SPMB diharapkan berjalan objektif, akuntabel, serta bebas dari segala bentuk diskriminasi.
Paisal menegaskan, seluruh tahapan penerimaan tahun ini telah menggunakan sistem berbasis online yang memungkinkan proses seleksi dipantau secara langsung sehingga peluang terjadinya penyimpangan dapat diminimalkan.
"SPMB tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Seluruh proses sudah menggunakan sistem online dan dipantau secara langsung. Karena itu, panitia harus teliti, jujur, dan profesional. Tidak ada lagi penerimaan melalui komunikasi pribadi atau telepon karena semuanya sudah berbasis sistem," tegasnya.
Menurutnya, digitalisasi sistem penerimaan merupakan langkah penting untuk menciptakan layanan pendidikan yang lebih terbuka dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik.
Ia juga mengingatkan seluruh panitia dan pihak sekolah agar menjalankan proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku tanpa menerima tekanan atau intervensi dari pihak mana pun.
Sementara itu, jadwal dan mekanisme pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 akan diumumkan melalui kanal media sosial resmi masing-masing sekolah agar mudah diakses masyarakat.
Dengan adanya komitmen bersama ini, Pemerintah Kota Dumai berharap pelaksanaan SPMB 2026/2027 dapat berlangsung lancar, transparan, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan peserta didik di Kota Dumai. (Adv)













































