Kamis, 18 Juni 2026 - 21:55:34 WIB

Tiga Pelaku Diciduk, Polsek Pinggir Bongkar Sarang Sabu di Kebun Sawit Kandis

BENGKALIS-- Usaha penanggulangan obat terlarang semakin ditingkatkan oleh pihak Polsek Pinggir. Pada kesempatan kali ini, tiga orang lelaki berhasil ditangkap dalam proses pengungkapan kasus perdagangan obat terlarang jenis sabu yang terjadi di sebuah gubuk di area perkebunan sawit di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, pada Rabu 17 Juni 2026.

Penangkapan ini merupakan pengembangan dari kasus penyalahgunaan narkotika yang sebelumnya berhasil diungkap oleh Tim Opsnal Polsek Pinggir di kawasan Semunai.

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, menyampaikan bahwa melalui penyelidikan yang lebih mendalam, petugas berhasil menentukan lokasi yang dicurigai sebagai tempat kegiatan perdagangan narkoba.

“Tim Opsnal langsung menuju tempat tersebut dan berhasil menangkap tiga orang tersangka berinisial YAS (25), LM (29), dan AA (35) di sebuah gubuk yang berada di wilayah perkebunan sawit Kecamatan Kandis,” jelas Kapolres pada hari Kamis, tanggal 18 Juni 2026.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan beberapa barang bukti yang diduga terkait dengan aktivitas perdagangan narkotika. Di antaranya terdapat dua paket sedang dan empat paket kecil sabu dengan total berat kotor sekitar 4,22 gram.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga menyita uang tunai seharga Rp2.750.000 yang diduga berasal dari transaksi narkoba, satu unit timbangan digital, dua kantong plastik transparan, dua alat hisap sabu (bong), serta lima ponsel yang dicurigai digunakan dalam kegiatan peredaran barang terlarang tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, ketiga tersangka mengakui kepemilikan barang bukti yang ditemukan petugas. Hasil tes urine juga menunjukkan ketiganya positif mengandung metamfetamin.

“Saat ini para tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Pinggir untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” jelas.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Penindakan akan terus dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan atau peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

“Kami berharap dukungan masyarakat dalam memerangi narkoba. Informasi sekecil apa pun sangat membantu kepolisian untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika,” tegasnya. (AP)

Berita terkini

Awal Tahun, Inapektorat Terima 4 Pemohonan Cerai

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Guru Les Ditemukan tak Bernyawa di Kamar Kos Depok

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Satu Unit Rumah di Jalan Dahlia Pekanbaru Terbakar

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Prabowo Ingin Penyadapan SBY Digulirkan di DPR

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Selidiki Pembuat dan Penyebar Hoax KTP Ganda

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bom Pipa di Kuningan Mengandung Unsur Belerang dan Potasium

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Diduga Terima Suap 400 Juta Rupiah, Jaksa Kejagung Ditangkap

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Selidiki Pelemparan Molotov di Pos FPI Pasar Rebo

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rumah Dibobol Maling, Warga Sungai Akar Rugi Puluhan Juta

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

DPRD Kecewa Sistem Drainase di Kota Pekanbaru Masih Buruk

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Gadis Selatpanjang Dilaporkan Hilang

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+