Kamis, 04 Juni 2026 - 15:35:12 WIB

Gelar Apel Siaga Karhutla 2026, Pemkab Bengkalis Perkuat Barisan Hadapi Ancaman Musim Kemarau

Gelar Apel Siaga Karhutla 2026, Pemkab Bengkalis Perkuat Barisan

BENGKALIS -- Menghadapi kemungkinan meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat musim panas tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis berkolaborasi dengan TNI, Polri, dan sejumlah lembaga terkait mengadakan Apel Kesiapsiagaan dalam penanganan bencana Karhutla pada Kamis, 4 Juni 2026.

Acara yang diadakan di halaman Kantor Bupati Bengkalis ini menjadi tanda bahwa semua pihak siap dan berkomitmen untuk menghadapi ancaman Karhutla yang selalu menjadi masalah serius di Provinsi Riau, terutama di Kabupaten Bengkalis yang memiliki banyak lahan gambut.

Kegiatan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, Dr. Ersan Syaputra TH, yang datang mewakili Bupati Bengkalis. Juga hadir Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kasdim 0303/Bengkalis, serta perwakilan dari Forkopimda, BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan, perusahaan-perusahaan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP hingga unsur perusahaan turut mengikuti apel siaga tersebut.

Dalam amanatnya, Ersan menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan bukan sekadar rutinitas tahunan atau kegiatan seremonial semata, melainkan langkah nyata dalam memastikan kesiapan seluruh unsur menghadapi potensi Karhutla yang diprediksi meningkat saat puncak musim kemarau.

"Berdasarkan informasi BMKG, wilayah Riau termasuk Kabupaten Bengkalis saat ini memasuki masa transisi menuju musim kemarau. Suhu maksimum diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus hingga September 2026. Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama agar kita tidak lengah," ujarnya.

Ia meminta seluruh pihak, mulai dari Satgas Karhutla, TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, dunia usaha, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan hingga masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat koordinasi.
Menurutnya, kesiapan personel harus dibarengi dengan kesiapan sarana dan prasarana sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila ditemukan titik api.

Selain itu, Ersan juga menekankan pentingnya langkah pencegahan dan mitigasi dengan memanfaatkan teknologi serta sistem informasi guna mendukung deteksi dini terhadap potensi kebakaran.

"Upaya pencegahan harus menjadi prioritas. Jangan sampai kita hanya bergerak setelah kebakaran terjadi," tegasnya.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan serta pengecekan peralatan dan kendaraan operasional yang akan digunakan dalam penanggulangan Karhutla.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menegaskan kesiapan Polres Bengkalis untuk terus bersinergi bersama seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla.

"Dengan apel kesiapsiagaan ini, seluruh unsur yang terlibat diharapkan semakin solid dan siap bergerak cepat dalam mencegah serta menanggulangi Karhutla, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat tetap terjaga," kata Fahrian.

Melalui apel siaga tersebut, seluruh pihak kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi demi mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau 2026. (Inf)

Berita terkini

Bupati Kasmarni Hadiri HUT Korem 031/WB Ke-64

Rabu, 19 April 2023 - 02:00:04 WIB

Wabup Husni : Kita Harus Berintraksi dengan Al- Quran

Sabtu, 08 April 2023 - 10:00:38 WIB

Bupati Kasmarni Ikuti Musrenbang Rencana RKPD 2024

Rabu, 05 April 2023 - 15:45:32 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+