Selasa, 05 Mei 2026 - 19:40:16 WIB

Sebanyak 460 Perempuan Bantan Deklarasi GEMPAR, Siap Jadi Garda Terdepan Lawan Narkoba

BENGKALIS -- Sebanyak 460 wanita dari 23 desa di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, telah menyatakan komitmen mereka untuk melawan narkotika melalui deklarasi Garda Perempuan Perbatasan Anti Narkoba (GEMPAR) yang dilaksanakan, Selasa 5 Mei 2026.

Acara yang berlangsung dengan meriah ini dihadiri oleh Bupati Bengkalis yang diwakili oleh Staf Ahli, Johansyah Safri, Wakil Kepala Polres Bengkalis, Kompol Noak Aritonang, Camat Bantan, Aulia Fikri, Kapolsek Bantan, Iptu M. Iskandar, serta perwakilan dari DPRD Bengkalis, Koramil, Ketua TP PKK Kecamatan Bantan, Dian Rachmadhany, kepala desa, dan ratusan peserta dari seluruh desa.

Dian Rachmadhany, selaku Ketua TP PKK Kecamatan Bantan, menyatakan bahwa deklarasi ini merupakan langkah awal untuk memperkuat peranan perempuan dalam melindungi keluarga dari ancaman narkotika.

“Sekitar 460 ibu-ibu dari berbagai desa telah mengumumkan diri mereka. Ini memberikan semangat baru bagi ibu-ibu sebagai garda terdepan dalam pendidikan di keluarga untuk menjaga anak-anak dari pengaruh lingkungan yang buruk,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa setelah deklarasi, PKK bersama pemerintah desa akan melanjutkan dengan beragam kegiatan, termasuk sosialisasi tentang bahaya narkotika dan program “PKK Goes to School”.

“Gerakan ini kita mulai dari rumah. Para ibu harus menjadi garda utama dalam pencegahan penggunaan narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Bantan Aulia Fikri menyebut pembentukan GEMPAR sebagai langkah nyata untuk mengubah stigma negatif terhadap wilayahnya.

“Selama ini Bantan kerap dianggap sebagai jalur masuk narkoba. Melalui GEMPAR, kita ingin menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya perempuan, aktif memerangi narkoba,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini melibatkan sekitar 20 perempuan dari setiap desa sebagai bentuk sinergi antara pemerintah kecamatan dan PKK.

“Kami mengajak seluruh elemen, terutama perempuan, untuk tidak hanya mengawasi, tetapi juga aktif menyosialisasikan bahaya narkoba di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Dalam deklarasi tersebut, para peserta menyatakan lima komitmen utama, yakni menolak narkotika sebagai musuh bersama, mendukung aparat penegak hukum, aktif mengawasi dan melaporkan peredaran narkoba, membina generasi muda yang berprestasi dan religius, serta mengampanyekan hidup sehat tanpa narkoba.

Deklarasi GEMPAR diharapkan menjadi tonggak awal gerakan perempuan di wilayah perbatasan dalam memerangi narkoba, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga dan generasi muda di Kabupaten Bengkalis.(AP)

Berita terkini

Ini Pesan Peltu Andre  Rasyid Saat Kawal Penerima BST

Selasa, 19 Januari 2021 - 12:25:26 WIB

Pakar Hukum Pertanyakan Pemblokiran 92 Rekening FPI 

Selasa, 19 Januari 2021 - 07:57:15 WIB

Pengungsi Gempa Sulbar Akan Dites Rapid Antigen 

Senin, 18 Januari 2021 - 07:57:14 WIB

Rekor Covid-19 di RI Bakal Tekan Laju IHSG 

Senin, 18 Januari 2021 - 09:25:38 WIB

Penyebab Bisnis Hotel dan Restoran DKI ' Berdarah-darah'

Senin, 18 Januari 2021 - 09:20:16 WIB

Niat Monopoli, Perusahaan Semen China Sengaja Jual Rugi 

Senin, 18 Januari 2021 - 09:15:12 WIB

Komsos, Babinsa Imbau Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Senin, 18 Januari 2021 - 09:15:09 WIB

Babinsa Gotong Royong Bersama Warga 

Minggu, 17 Januari 2021 - 10:47:50 WIB

Bos Signal Buka-bukaan Respon Ribut Kasus WhatsApp

Kamis, 14 Januari 2021 - 07:45:40 WIB

Merger dengan Grab, Uber Kena Senda Rp92,51 Miliar 

Kamis, 14 Januari 2021 - 07:35:14 WIB

DPR Minta Kemenkes Transparan Soal Efek Samping Vaksin Covid

Selasa, 12 Januari 2021 - 08:21:55 WIB

KNKT Jelaskan Metode Pencarian Black Box Sriwijaya Air SJ182

Selasa, 12 Januari 2021 - 08:19:56 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+