PGRI Riau Percepat Transformasi Digital, BIMTEK KTA Digital Digelar di Pekanbaru
PEKANBARU -- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Provinsi Riau terus menunjukkan dedikasinya untuk menghadapi tantangan zaman melalui percepatan transformasi digital pada organisasi. Hal ini terwujud melalui kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) untuk Kartu Tanda Anggota (KTA) Digital yang dilaksanakan pada Sabtu dan Ahad, 11–12 April 2026, di Evo Hotel Pekanbaru.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan PGRI dari 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau, dengan setiap daerah mengirimkan dua peserta. Kehadiran para wakil ini menjadi komponen penting dalam upaya meratakan pelaksanaan sistem keanggotaan digital di seluruh daerah Riau.
Ketua Pelaksana acara, Mayzen Yunefri, M.Pd, mengungkapkan bahwa BIMTEK ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengurus daerah dalam mengelola KTA Digital secara efisien dan terintegrasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap daerah memiliki pemahaman yang seragam serta kesiapan teknis dalam menerapkan KTA Digital,” katanya.
Acara tersebut dibuka resmi oleh Ketua PGRI Provinsi Riau, Prof. Dr. Adolf Bastian, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa digitalisasi adalah langkah strategis yang tidak dapat dihindari oleh organisasi profesi di era kontemporer. Ia menyatakan bahwa penggunaan KTA Digital akan mempermudah pengelolaan data anggota dan memperbaiki kualitas layanan organisasi.
“PGRI harus mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi. Digitalisasi ini bukan hanya tentang sistem, tetapi juga mengenai bagaimana kita meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada anggota,” tegasnya.
Sebagai narasumber utama, hadir perwakilan dari Pengurus Besar PGRI, Dudi Wahyudi, M.Pd, yang memberikan pemaparan teknis terkait penggunaan dan pengelolaan sistem KTA Digital. Materi yang disampaikan mencakup proses registrasi, validasi data, hingga pemanfaatan fitur digital yang mendukung aktivitas organisasi.
Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, terutama saat sesi praktik langsung penggunaan sistem. Diskusi interaktif antara peserta dan narasumber menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat pemahaman teknis di lapangan.
Kegiatan BIMTEK ini ditutup oleh Ketua PGRI Provinsi Riau, Prof. Dr. Adolf Bastian, M.Pd. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh peserta untuk segera mengimplementasikan hasil BIMTEK di daerah masing-masing serta menjaga konsistensi dalam menjalankan program digitalisasi organisasi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PGRI Provinsi Riau optimistis bahwa implementasi KTA Digital dapat berjalan secara maksimal dan merata di seluruh kabupaten/kota, sebagai bagian dari upaya mewujudkan organisasi yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. (yok)







































