Jumat, 03 April 2026 - 20:35:40 WIB

Ingatkan Ancaman “El Nino Super”, Ahli Lingkungan sebut Karhutla Bengkalis Berpotensi Memburuk

BENGKALIS – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis diprediksi semakin serius. Guru Besar IPB University bidang perlindungan hutan, Bambang Hero Suharjo, mengingatkan potensi kemunculan fenomena El Nino ekstrem atau yang disebutnya sebagai “El Nino Super”.

Peringatan itu disampaikan saat ia turun langsung meninjau kondisi karhutla di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, bersama Kapolda Riau, Herry Heryawan didampingi Kapolres Bengkalis AKBP Fabrian Saleh Siregar, Jumat 3 April 2026.

Menurut Bambang, kondisi yang terjadi saat ini merupakan bagian dari prediksi ilmiah terkait dampak perubahan iklim global yang telah lama disampaikan para ahli. Ia mengungkapkan, peningkatan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang diperkirakan mencapai 2,7 derajat Celsius menjadi sinyal kuat munculnya El Nino kategori ekstrem.

“Ini bukan lagi sekadar prediksi, tapi sudah mulai menjadi kenyataan. Dampaknya bisa menyerupai kejadian Kebakaran Hutan Indonesia 1997–1998 yang meluas hingga jutaan hektare,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fenomena El Nino akan membuat kondisi lahan semakin kering dan sangat rentan terbakar. Jika tidak diantisipasi sejak dini, api dapat dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan.
Dalam peninjauan tersebut, Bambang juga menyoroti penurunan tinggi muka air di kanal dan parit yang mulai mendekati batas kritis indikator awal meningkatnya potensi kebakaran.

Tak hanya ancaman api, ia juga mengingatkan bahaya asap karhutla yang kerap dianggap sepele. Menurutnya, asap kebakaran mengandung berbagai gas beracun, termasuk hidrogen sianida, yang berisiko menyebabkan gangguan kesehatan serius bahkan kematian.

“Jangan hanya melihat asap sebagai gangguan biasa. Di dalamnya terdapat banyak zat berbahaya yang berdampak jangka panjang,” tegasnya.

Bambang menekankan pentingnya langkah cepat dan kolaboratif dari semua pihak. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menunggu hingga kondisi memburuk sebelum bertindak.

“Tindakan paling penting adalah deteksi dini dan respon cepat. Begitu ada indikasi kebakaran, segera laporkan. Ini tanggung jawab bersama,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Riau Herry Heryawan menegaskan komitmen jajaran kepolisian dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla. Langkah tersebut dilakukan melalui patroli intensif hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.

Kegiatan peninjauan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi dalam beberapa bulan ke depan, seiring meningkatnya risiko karhutla di wilayah Riau, khususnya Bengkalis. (AP)

Berita terkini

Menggunakan Air Mineral, Peserta 313 Diduga Diracun OTK

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Rute dan Titik Aksi Bela Islam 313

Kamis, 30 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Otak Peretas Situs Jual-Beli Tiket Online Ditangkap

Kamis, 30 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ribuan Pekerja LS Pertamina Dumai Demo

Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Saksi Kasus e-KTP Lapor ke LPSK, ini Penyebabnya

Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Jakarta Selatan Rasakan Fenomena Hujan Es

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Perkembangan Kasus Berkas Pilkada Hilang di MK

Senin, 27 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Jenguk Ridho Rhoma, Debby : Ini Ujian

Minggu, 26 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ridho Rhoma Ditangkap Polisi, ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dua Warga Malaysia Dituntut Hukuman Mati, ini Kasusnya

Jumat, 24 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ribuan Polisi Siaga Disejumlah Titik di Bogor

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kades dan Bendahara Desa Tanjung Punak Bengkalis Ditahan

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Periksa CCTV MK, Ada Apa?

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Tersebab hal ini, Ketua PPS Dibui 3 Tahun

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Demo di KPK, ini Tuntutan Aktivis Lingkungan

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+