Sabtu, 23 Agustus 2025 - 16:30:20 WIB

Semua Calon Lahir Dari PWI, Pernyataan Hendry Upaya Pecah Belah Jelang Kongres

JAKARTA (Riaupunya.com) -- Jelang Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), pernyataan Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun tentang dugaan intervensi pemerintah menuai reaksi keras. Sejumlah pengurus daerah menilai pernyataan tersebut berlebihan, tidak berdasar, bahkan bisa merusak wibawa organisasi.

"Pemerintah tidak pernah cawe-cawe dalam kongres PWI. Pemakaian gedung BPPTIK hanyalah dukungan fasilitas, bukan arahan politik. Justru kalau ada pihak yang terus menggiring isu intervensi, itu bisa dianggap sebagai upaya mendeligitimasi kongres," tegas Ketua PWI Provinsi Kepulauan Riau Saibansah Dardani, Sabtu 23 Agustus 2025.

Sebelumnya, Hendry menegaskan adanya pihak yang mencoba menggiring opini seolah calon tertentu merupakan 'wakil resmi' pemerintah. Ia bahkan mengaku mendapat laporan adanya ancaman konsekuensi bila calon tersebut tidak didukung. "Kalau ada oknum memberi dukungan pribadi, itu bukan sikap pemerintah," kata Hendry.

Namun, tudingan Hendry soal adanya "calon titipan pemerintah" justru dinilai hanya menciptakan kegaduhan menjelang pemilihan. "Kalau ada individu yang mengaku didukung pemerintah, itu manuver pribadi. Tidak pantas Ketua Umum PWI ikut-ikutan menyebarkan kabar tanpa bukti. Sebagai wartawan senior, beliau mestinya lebih hati-hati dalam bicara," tambahnya.

Sejumlah pengurus daerah bahkan menuding pernyataan Hendry kontraproduktif. Ketua PWI Papua Barat, Bustam, mengingatkan jangan sampai Ketua Umum dan tokoh senior yang seharusnya jadi perekat, malah jadi sumber perpecahan. Menurut Bustam, yang juga ahli pers Dewan Pers, independensi PWI dijaga dengan kerja nyata, bukan dengan melempar isu intervensi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

"Kita mesti positive thinking, bukan malah berpikiran picik. PWI kisruh berkepanjangan dan terbukti beliau gagal berkontribusi menyelesaikannya. Karena itu, kita sambutlah sikap pemerintah mewakili negara, yang peduli terhadap persoalan yang membelit PWI dengan memfasilitasi demi terselenggaranya Kongres Persatuan PWI di Cikarang nanti," ujar Bustam.

Kongres PWI akan digelar 29-30 Agustus 2025 di BPPTIK, Bekasi, dengan agenda memilih Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan. Para utusan dari 38 provinsi dan cabang khusus Solo diharapkan bisa fokus pada regenerasi kepemimpinan, bukan terjebak dalam isu-isu liar yang hanya melemahkan solidaritas organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia itu.**

Berita terkini

Pemprov Riau Raih Prestasi Tertinggi Pengelola Media Center

Selasa, 28 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Suparman Disambut Ribuan Masyarakat di Islamic Center Rohul

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Incar Investasi, Rombongan Raja Salman akan Gerilya ke Daerah

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Disperindag Sebut Peminat Daging Sapi di Pekanbaru Masih Tinggi

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemko Pekanbaru Targetkan Tanam 15 Hektare Cabai Keriting

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gara-gara hal ini, Anggota DPRD Dumai Gaduh

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tutup Tanwir Muhammadiyah, Ini yang Disampaikan JK

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubernur Riau Ajak Masyarakat Tanam Cabe di Pekarangan Rumah

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Sakai Tutup Akses ke Water Park Hutahaean Group di Duri

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

DBD Capai 99 Kasus, DPRD Salahkan Pemko Pekanbaru

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tengku Azwendi : Masyarakat Minta Pembangunan Jalan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BRK Dipercaya Pemkab Lingga Kelola PBB-P2

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Traffic Light Bundaran Jaya Mukti tak Berfungsi

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sejumlah Desa Monopoli Biaya Pemasangan Kwh Lisdes

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden Jokowi Serahkan Urusan Freeport ke Jonan

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Fitur Anyar WhatsApp: Pajang Status Foto Atau Video

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+