Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:44:38 WIB

Prevalensi Stunting Bengkalis Turun, Hambali : Pentingnya Gotong Royong

BENGKALIS (Riaupunya.com) – Prevalensi stunting di Kabupaten Bengkalis berhasil turun signifikan dari 17,9 persen pada tahun 2023 menjadi 12,5 persen di tahun 2024. Meski demikian, penanganan stunting disebut masih memerlukan komitmen kuat dan sinergi dari semua pihak.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bengkalis, Ersan Saputra, melalui Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bengkalis, H. Hambali, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting di Ruang Rapat Bappeda Bengkalis, Selasa 12 Agustus 2025.

Tanpa komitmen, kemauan, dan kerjasama dari semua pihak, pengurangan stunting tidak akan berjalan dengan baik," kata Hambali saat membacakan laporan Ketua TPPS.

Ia mengajak semua elemen, termasuk masyarakat, sektor swasta, organisasi non-pemerintah, dunia usaha, dunia kerja, dan perguruan tinggi, untuk bekerja sama dalam program ini.

Hambali juga menekankan pentingnya evaluasi dan perencanaan yang baik untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh Bupati Bengkalis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Kita ingin melihat capaian-capaian kinerja yang telah dilakukan, kemudian menyusun upaya-upaya yang harus dilakukan sampai akhir tahun 2025,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar program di lapangan dijalankan dengan tepat anggaran, tepat sasaran, dan fokus pada desa atau kelurahan yang masih memiliki kasus stunting. “Jangan sampai ada kasus stunting baru. Kita harus mencegah lahirnya anak stunting baru dan menangani anak stunting yang sudah ada,” ajaknya.

Rapat koordinasi ini dibuka Bupati Bengkalis, diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri, dan diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama menuju Bengkalis bebas stunting.(inf)

Berita terkini

Bupati Kasmarni Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau

Rabu, 19 Maret 2025 - 21:55:03 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+