Jumat, 01 Agustus 2025 - 09:59:19 WIB

Kembali Menguat, Wacana Pemekaran Kota Duri Jadi Daerah Otonomi Baru Terus Menuai Dukungan

Anggota DPRD Bengkalis Sanusi

BENGKALIS (Riaupunya.com) — Wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Duri kembali menguat dan mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk para wakil rakyat asal Riau. Anggota DPRD Riau dari Daerah Pemilihan Bengkalis, Dumai, dan Meranti, Misliadi, secara tegas menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut. Menurutnya, pemekaran akan membawa dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita yakin sekali, dengan pemekaran akan banyak membuka lapangan pekerjaan dan membuat pembangunan semakin merata,” ujar Misliadi saat menghadiri Sidang Paripurna Hari Jadi ke-513 Bengkalis, Rabu 30 Juli 2025, di Gedung DPRD Bengkalis.

Misliadi mengungkapkan bahwa usulan pembentukan DOB Kota Duri sebenarnya bukan hal baru. Beberapa tahun lalu, usulan tersebut sudah pernah diajukan, bahkan telah melalui paripurna DPRD serta mendapat rekomendasi dari kepala daerah. Usulan itu pun sudah dikirimkan ke DPR RI dan pemerintah pusat, tinggal menunggu keputusan dari pusat.

“Seluruh masyarakat, baik dari daerah induk maupun daerah baru, umumnya mendukung pemekaran ini karena tidak berdampak negatif terhadap kabupaten induk. Yang penting, daerah baru harus benar-benar siap agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat, terutama dalam aspek ekonomi,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Bengkalis Sanusi juga menyampaikan pandangan senada. Ia menilai, rencana pemekaran tersebut sah-sah saja selama sesuai dengan peraturan dan mendapat dukungan kuat dari masyarakat.

“Ini memang wacana lama yang kembali muncul. Bagi kami, kalau memang ini keinginan masyarakat dan memenuhi syarat sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, maka tidak menjadi masalah. Tapi tentu ini butuh proses panjang dan pertimbangan matang,” kata Sanusi.

Sanusi menambahkan, hingga saat ini belum ada pembicaraan resmi dengan DPRD Bengkalis terkait rencana pemekaran Kota Duri. Namun, di masa lalu pernah ada tim dari DPR RI yang menyusun naskah akademik pembentukan DOB Kota Duri dan melakukan pertemuan dengan DPRD serta pemerintah daerah.

“Naskah akademik sudah pernah dirumuskan oleh tim dari Baleg DPR RI. Hanya saja, pembahasannya terjadi di akhir masa jabatan DPR sebelumnya, dan belum sempat ditindaklanjuti lebih jauh,” ungkapnya.

Kini, isu tersebut kembali mengemuka melalui hak inisiatif DPD. Bahkan, beberapa anggota DPD RI asal Riau disebut telah menyatakan bahwa usulan tersebut membutuhkan proses panjang yang tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat.

Sanusi juga menyoroti pentingnya mengetahui keinginan masyarakat secara riil. Ia menyarankan perlunya survei untuk mengetahui sejauh mana dukungan terhadap pembentukan DOB Kota Duri, meskipun menurutnya, mayoritas masyarakat Duri menyambut positif rencana tersebut.

“Usulan dari masyarakat memang penting, tapi tidak menjadi satu-satunya penentu. Ada banyak tahapan dan pertimbangan lain yang harus dipenuhi. Yang jelas, perjuangan mewujudkan DOB ini harus murni karena semangat perubahan dan kebutuhan nyata masyarakat,” pungkasnya. (AP)

Berita terkini

DPD RI Maksimalkan Kinerja di Masa Sidang yang Singkat

Kamis, 14 Februari 2019 - 16:45:24 WIB

Ibek: Rindu SBY, Menangkan Demokrat

Kamis, 14 Februari 2019 - 17:00:00 WIB

Ketua Hanura Siak Siap Ditunjuk Jadi Wabup

Rabu, 13 Februari 2019 - 15:45:21 WIB

Hadapi Debat Kedua, BPN: Prabowo tak Ada Persiapan Khusus

Rabu, 13 Februari 2019 - 08:42:31 WIB

KPU Pekanbaru Sosialisasi Pemilu di SMA Annur

Rabu, 06 Februari 2019 - 13:05:12 WIB

Rektor Tegaskan Posisi UIR di Pemilu 2019 Netral

Sabtu, 26 Januari 2019 - 11:45:05 WIB

Bertajuk Gus Iwan, Ma'ruf Ingin Wujudkan Santripreneur

Minggu, 20 Januari 2019 - 09:10:21 WIB

Prabowo Sapa Relawan di London

Minggu, 20 Januari 2019 - 08:15:45 WIB

Ini Sikap Ika Unri Terhadap Pilpres 2019

Selasa, 15 Januari 2019 - 14:50:02 WIB

Garda Pemuda NasDem Riau Siap Hadapi Pemilu Mendatang

Selasa, 15 Januari 2019 - 13:25:09 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+