Jumat, 14 Maret 2025 - 14:40:12 WIB

Simak Enam Tips Berkendara Aman dan Nyaman di Bulan Ramadhan

KAMPAR, Riaupunya.com -- Aktivitas berkendara selama bulan Ramadhan tentunya mengalami perbedaan signifikan dibandingkan dengan hari-hari biasa.

Selama bulan Ramadhan, kita akan menyaksikan pergeseran dinamika lalu lintas, ditandai dengan keberadaan warung-warung penjual takjil yang muncul secara mendadak di tepi jalan, peningkatan kepadatan arus lalu lintas pada jam-jam tertentu, khususnya di sekitar lokasi pasar Ramadhan, serta maraknya kegiatan pembagian takjil gratis oleh berbagai komunitas atau lembaga di sepanjang jalan.

PT. Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau berkomitmen menjadi pelopor keselamatan berkendara, salah satunya memberikan tips dan trik bagaimana berkendara yang aman.

Melalui instruktur safety riding PT. CDN, Rama Dhandyano, memberikan tips aman bagi pengendara yang berpuasa :

1. Cukupkan istirahat anda saat berkendara

Karena jam tidur berubah dari hari biasanya, atur ulang waktu tidur anda. Tidurlah lebih awal atau tambahlah jam tidur di waktu yang lain. Beristirahatlah setelah satu atau dua jam perjalanan, namun apabila rasa kantuk menyerang atau konsentrasi menurun bersegeralah istirahat. Kurang tidur akan berpotensi mengakibatkan mudah Lelah, ragu mengambil Keputusan dan kesalahan dalam mengoperasikan kendaraan.

2. Rencanakan Perjalanan

Situasi lalu lintas tentunya akan mengalami banyak perubahan. Dengan merencanakan perjalanan, kita dapat menghemat waktu dan energi karena bisa terhindar dari kemacetan dan emosi yang tidak terkontrol.

3. Atur asupan makanan

Karena jam makan berubah dari hari-hari biasa, tambahkan asupan bernutrisi tinggi seperti mengkonsumsi sayur, buah, vitamin dan memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka guna mencegah dehidrasi tubuh saat berkendara.

4. Lakukan pemanasan sebelum berkendara.

Perubahan jam tidur dan jam makan berpotensi mempengaruhi kondisi fisik kita juga, sehingga pengendara perlu melakukan pemanasan. Selain meningkatkan respon saat berkendara, pemanasan dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi kesiapan fisik untuk berkendara.

5. Berkendaralah dengan penuh konsentrasi dan pikiran positif.

Hindarilah kegiatan lain yang menghabiskan energi seperti : berkendara sambil menggunakan handphone, menggendong tas berat atau melakukan Gerakan gerakan yang menguras energi. Apabila berkendara konsentrasi terganggu, lebih baik istirahat terlebih dahulu baru melanjutkan perjalanan.

Selain fisik yang perlu kita jaga, kondisi non fisik juga harus kita jaga, seperti halnya emosi. Berpikir positif akan menyadarkan kita bahwa emosi berlebihan memberikan dampak negatif saat berkendara.

6. Tingkatkan Prediksi Bahaya.

Perubahan perilaku pengguna jalan seperti pengendara yang tergesa-gesa menjelang waktu berbuka, pengendara yang menepi tiba-tiba saat waktu untuk membeli takjil, dan munculnya pedagang yang menawarkan jajanan berbuka puasa di tepi jalan merupakan kondisi lalu lintas yang harus kita waspadai dengan melakukan prediksi bahaya berkendara.

Jagalah jarak yang aman dengan pengendara di depan sejauh 3-4 detik, kurangi kecepatan di area yg padat pengguna jalan, lakukan 4T saat di persimpangan sebagai upaya yang dapat kita lakukan saat berada di daerah yang lebih ramai.

Selain 6 tips berkendara, Pengendara wajib menggunakan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang dan sepatu sebagai upaya untuk meminimalisir efek negatif kecelakaan.

Lakukan pengecekan kendaraan sebelum berkendara dan patuhi aturan lalu lintas sebagai upaya kita mengurangi potensi kecelakaan di jalan raya. “#Cari_aman saat naik motor, kami mengajak pengendara untuk berkendara mengutamakan keselamatan di bulan suci Ramadan”, tutup Rama.***

Berita terkini

Pemprov Riau Raih Prestasi Tertinggi Pengelola Media Center

Selasa, 28 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Suparman Disambut Ribuan Masyarakat di Islamic Center Rohul

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Incar Investasi, Rombongan Raja Salman akan Gerilya ke Daerah

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Disperindag Sebut Peminat Daging Sapi di Pekanbaru Masih Tinggi

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemko Pekanbaru Targetkan Tanam 15 Hektare Cabai Keriting

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gara-gara hal ini, Anggota DPRD Dumai Gaduh

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tutup Tanwir Muhammadiyah, Ini yang Disampaikan JK

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubernur Riau Ajak Masyarakat Tanam Cabe di Pekarangan Rumah

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Sakai Tutup Akses ke Water Park Hutahaean Group di Duri

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

DBD Capai 99 Kasus, DPRD Salahkan Pemko Pekanbaru

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tengku Azwendi : Masyarakat Minta Pembangunan Jalan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BRK Dipercaya Pemkab Lingga Kelola PBB-P2

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Traffic Light Bundaran Jaya Mukti tak Berfungsi

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sejumlah Desa Monopoli Biaya Pemasangan Kwh Lisdes

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+