Selasa, 04 Juni 2024 - 18:45:46 WIB

Izin Kementerian Sudah Terbit

Prodi S1 Pendidikan Kedokteran dan Profesi Dokter Umri Siap Menerima Mahasiswa Baru 

PEKANBARI -- Seiring dengan telah keluarnya izin Program Studi (Prodi) Kedokteran Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Dokter di Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI. Tahun ini juga dua Prodi tersebut akan menerima mahasiswa baru.

Surat Keputusan (SK) bernomor: 318/E/O/2024 tertanggal 28 Mei 2024 itu ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Abdul Haris atas nama Menteri. Surat ini menandakan bertambahnya jumlah perguruan tinggi yang membuka Prodi Kedokteran di Provinsi Riau.

Keluarnya izin menteri itu disambut gembira oleh civitas akademika dan keluarga besar UMRI. Rektor Umri, Dr H Saidul Amin MA Selasa pagi 4 Juni 2024mengucapkan rasa syukur karena apa yang diperjuangkan selama ini membuahkan hasil yang baik. Apalagi, membuka prodi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter yang kemudian ditempatkan pada Fakultas Kedokteran dianggapnya sebuah keniscayaan.

“Tentu dengan terbitnya SK ini, kita sangat bersyukur dan kita sambut dengan sukacita. Selanjutnya dalam tempo sesingkat-singkatnya kita lakukan persiapan untuk penerimaan mahasiswa baru” jelasnya.

Saidul Amin menegaskan bahwa
Riau, tambahnya, masih membutuhkan Fakultas Kedokteran. Karena, dengan jumlah penduduk sekitar 7,8 juta jiwa, dokter di Riau hanya 4.700 orang. Padahal, rasio yang ditetapkan World Health Organization (WHO) menetapkan bahwa seharusnya jumlah dokter di suatu wilayah paling tidak 1:1.000 orang.

Berkaca pada rasio WHO tersebut, Saidul Amin merinci alasan pendirian Fakultas Kedokteran dengan Peogram Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter di dalamnya. Ia menyebut ada 3 alasan mendasar yaitu; pertama ia menilai Riau masih memerlukan sekitar 3.000 orang dokter lagi.

Kedua, kondisi ini merupakan marwah Provinsi Riau. Sebab, Sumatera Utara saja yang jumlah penduduknya 2X dari penduduk Riau memiliki 12 perguruan tinggi yang membuka Fakultas Kedokteran. Sementara Riau sebelumnya hanya ada 2 perguruan tinggi saja.

Ketiga, ini adalah Amanah PP Muhammadiyah. Sebab menurut PP Muhammadiyah Perguruan Tinggi yang paripurna adalah ketika sudah dapat menyelenggarakan program kedokteran. Sehingga duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi

“Dengan keluarnya izin Mendikbudristek ini, kami yakin Umri bisa terlibat aktif dalam upaya pemenuhan kebutuhan dokter di Riau. Hal ini juga sejalan dengan semangat dan tanggungjawab Umri berbuat demi pembangunan di bidang kesehatan” ujar Saidul lagi.

Sementara itu Kepala Humas dan Keprotokolan Umri M Anwar Siregar mengatakan bahwa penerimaan mahasiswa baru segera dilakukan dan untuk syarat dan ketentuan pendaftaran mahasiswa baru Prodi ini dapat diakses melalui link http://www.daftar.umri.ac.id.

Berita terkini

Tutup Tahun 2021, Unilak Raih Puluhan Prestasi

Kamis, 30 Desember 2021 - 14:50:28 WIB

Dalam Implementasi MBKM, UIR Ranking 4 Nasional PTS Terbaik

Selasa, 28 Desember 2021 - 11:20:25 WIB

FIA Unilak Jalin Kerjasama Dengan Unand dan UNP

Minggu, 12 Desember 2021 - 05:05:42 WIB

Doktor Sypsan Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Unri

Senin, 13 Desember 2021 - 18:35:50 WIB

Langkah Cepat Unri Persiapkan Agenda Akreditasi

Senin, 13 Desember 2021 - 16:30:33 WIB

Wisudawan Umri Diminta Jangan Pernah Berhenti Menuntut Ilmu

Sabtu, 27 November 2021 - 14:05:09 WIB

Pascasarjana Unilak Gelar Pelatihan Pengelolaan Jurnal Ilmiah

Kamis, 04 November 2021 - 19:55:16 WIB

Lantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Unilak, ini Pesan Rektor

Selasa, 02 November 2021 - 15:10:54 WIB

Dosen FIA Unilak Ikuti Konferensi Perubahan Iklim Dunia

Senin, 01 November 2021 - 13:55:23 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+