Senin, 18 Maret 2024 - 19:45:36 WIB

Bupati Siak Keluarkan SK Penetapan Status Siaga Karhutla

SIAK -- Mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Kafhutla) perlu dilakukan sejak dini, dan harus terjalin kolaborasi dan sinergi yang baik antara berbagai pihak terkait.

Ini di sampaikan oleh Bupati Siak Alfedri ketika memimpin apel gelar pasukan siaga darurat penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Siak. Apel berlangsung di Lapangan Kantor bupati Siak, Kelurahan Mempura, Kabupaten Siak, Riau Senin 18 Maret 2024 pagi.

Apel tersebut di ikuti Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, pimpinan organisasi kemasyarakatan, pramuka, Damkar Perusahan, BPBD yang ada di kabupaten Siak.

Bupati Siak menyampaikan apel ini merupakan bentuk kesiapsiagaan penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pihak untuk menyambut musim kemarau yang bedasarkan hasil prediksi BMKG akan lebih panas.

Selaras dengan strategi upaya tersebut, Bupati Siak telah mengeluarkan SK penetapan status siaga, surat bupati untuk camat, kepala desa dan perusahaan untuk Langkah-langkah pencegahan karhutla.

“Berdasarkan pengamatan BMKG kemarau atau musim panas tahun ini akan lebih lama dan potensi kebakaran karhutla sudah di depan mata," sebutnya.

Lanjutnya, SATGAS untuk menanggulangi dan mencegah bencana karhutla sudah dibentuk, upaya-upaya seperti patroli terpadu, sosialisasi edukasi penyediaan sarana juga sudah di siapkan.

Pada tahun 2023 Kab. Siak berhasil mendapatkan penghargaan dari Kementrian Lingkungan hidup karena telah berhasil menekan angka karhutla menjadi 46 hektar. Dengan demikian, Bupati siak mengharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam mencegah karhutla di Kabupaten Siak.

“Bersama-sama melestarikan lingkungan dalam mencegah karhutla menuju Kabupaten Siak bebas karhutla.” Imbau Alfedri.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwandi, S.I.K., M.Si dan Dandim 0322/Siak Letkol Arh Riyanto Budi Nugroho, M. Han yang menyampaikan misi dalam menekan dan menanggulangi karhutla dalam menyelamatkan Kab. Siak dari bencana tersebut.

Asep Sujarwandi mengatakan “Status Siaga 1 untuk kecamatan, kabupaten, kelurahan dan kampung, kita sudah mengkoordinasi posko untuk setiap desa, kampung sampai ke kabupaten,”

Ia juga menjelaskan pada bulan Maret ini, terlapor ada 8 titik hotspot di Kabupaten Siak dan 1 titik fire spot di Sungai Apit.

“Masyarakat dihimbau agar tidak membakar laha, evaluasi pada tahun 2023 didapati bahwa 99 persen. Kebakaran hutan disebabkan karna ulah manusia” tambah Arh Riyanto Budi Nugroho.(jas)

Berita terkini

Babinsa dan Patroli Pengecekan Protokol Kesehatan 

Senin, 30 November 2020 - 10:56:31 WIB

Cegah DBD, Babinsa Sukaramai Gelar Gotong Royong Massal 

Minggu, 29 November 2020 - 12:47:21 WIB

Jaringan 4G di Indonesia Disebut Belum Sampai 90 Persen 

Jumat, 27 November 2020 - 10:18:43 WIB

Komsos, Babinsa Kelurahan Sukaramai Minta Warga Waspadai DBD

Jumat, 27 November 2020 - 10:15:10 WIB

70 Daerah Ajukan Utang Rp 56,75 T ke Sri Mulyani 

Jumat, 27 November 2020 - 07:46:10 WIB

Ini 5 Fatwa MUI Hasil Munas X, Termasuk Soal Vaksin 

Jumat, 27 November 2020 - 07:44:07 WIB

Ma'aruf Amin Jabat Ketua Wantim MUI 

Jumat, 27 November 2020 - 07:42:26 WIB

Daftar Lengkap Pengurus MUI Periode 2020-2025

Jumat, 27 November 2020 - 07:39:08 WIB

Enam Tim Sudah Rebut Tiket 16 Besar Liga Champions 

Kamis, 26 November 2020 - 07:08:37 WIB

Kodim 0301 Pekanbaru Terima Kunjungan Wasev Sterad 

Selasa, 24 November 2020 - 13:07:33 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial

Oleh: Abdul Wahid

Oleh: Abdul Wahid

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:12:20 WIB