Jumat, 26 Januari 2024 - 18:30:18 WIB

Bupati Rokan Hilir Hadiri Acara Silaturahmi Guru Madrasah se-Rohil

ROKANHILIR, Riaupunya.com -- Bupati Rokan Hilir, Afrizal Sintong, S.IP. M.Si menghadiri acara Silaturahmi Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) se-Kabupaten Rokan Hilir dan penyerahan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan. Suasana keakraban sangat terasa dengan hangat dan penuh semangat seolah membentuk ikatan kebersamaan yang kuat di antara peserta yang hadir.

Keramahan Bupati saat memberikan kata sambutan dan apresiasinya kepada seluruh guru madrasah menjadi penghargaan sendiri bagi tenaga pendidik yang hadir diruang pertemuan hotel pada hari Jumat 26 Januari 2024 di Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

" Saya sangat prihatin dengan kondisi guru madrasah saat ini. Banyak dari mereka menghadapi kesulitan ekonomi dengan rata-rata gaji di bawah UMK," kata Bupati seraya mengungkapkan bahwa selama ini para guru madrasah bekerja dengan ikhlas.

Kendala yang dihadapi para guru Madrasah, lanjutnya, sangat sulitnya mendapatkan bantuan PKH dan BLT. Disisi lain, jika ingin memungut biaya pendidikan sebesar 10 ribu rupiah perbulan pun sering menuai keberatan dari para orang tua wali.

Kondisi ini membuat banyak sekolah, termasuk madrasah, berisiko tutup. Dirinya menyebutkan, ada sekitar 150 guru madrasah berencana pindah. Dalam menyelesaikan permasalahan ini, Bupati berharap Kementerian Agama dapat menerima mereka sebagai guru P3K dan mempertimbangkan penegerian madrasah.

Bupati mengakui peran dari instansi vertikal, terutama Kementerian Agama, dalam mendukung kegiatan MTQ sangat membantu. Terutama menghadapi even MTQ yang akan diselenggarakan pada bulan April di Dumai. Ia menyatakan tekad untuk meraih juara umum karena tahun kemarin hanya mendapat rangking 3 pada event MTQ di Inhu.

Menyinggung tentang dinamika yang bisa mempengaruhi kebijakan, seperti alokasi anggaran untuk guru madrasah, dirinya menyebutkan peluang untuk mensejahterakan guru madrasah sangat terbuka. Karena meningkatnya Dana Bagi Hasil dari Pusat.

" Peningkatan APBD ini membuka peluang kita untuk memperbaiki kesejahteraan guru Madrasah," cetus Bupati.

Menutup pidatonya, dirinya berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Rokan Hilir yang berjumlah 800 ribu jiwa. Dirinya mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjawab tantangan yang dihadapi oleh para guru madrasah di kabupaten Rokan Hilir.

Sementara itu, ketua Umum PP PGM Indonesia, Ir H Yaya Ropandi, MSi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan perhatian pemerintah terhadap guru madrasah. Ia mengungkapkan bahwa rata-rata gaji guru madrasah selama ini hanya mencapai 1 juta rupiah.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada bupati sebagai bentuk pengakuan terhadap dedikasi mereka dengan memberikan insentif kepada guru Madrasah. Yaya mencontohkan di Jawa Barat dizaman Gubernur Aher, bantuan untuk guru madrasah diperoleh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


Pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap guru madrasah diakui sebagai langkah positif atas kelanjutan kepemimpinan Bupati dalam meloloskan anggaran. Dalam perspektif keagamaan, guru madrasah diarahkan untuk mencari ridho Allah sebagai tujuan utama mereka.

Sebagai seorang yang pernah menjabat sebagai sekretaris di Jawa Barat, Yaya Ropandi merinci pengalaman di sana, di mana mereka diberikan 1000 lokal baru untuk madrasah pada masa tertentu.

Yaya juga menyoroti tanggung jawab pemerintah terkait biaya BPJS Ketenagakerjaan, yang dibebankan kepada APBD Propinsi Jawa Barat. Selain itu, PGM juga sudah memberikan penghargaan kepada dua gubernur dan 25 bupati serta walikota se-Indonesia yang telah memberikan perhatian khusus terhadap guru madrasah.


Dalam acara tersebut, Bupati menerima reward yang dikeluarkan PD PGM Rohil yang ditanda tangani oleh ketua Purwoto S.Pd dan Sekretaris Faizal Zuhri, S.Pd atas dedikasi memberikan insentif guru madrasah Kabupaten Rokan Hilir.

Dalam acara tersebut, turut hadir sekda, asisten 1 dan 3, staf ahli, kepala OPD, Dinkes, BPSDM, Camat, Datuk penghulu, Pujakesuma,ketua TP PKK, serta guru madrasah se Rokan Hilir. (rls/rus)

Berita terkini

Pengabdian Harus Dirasakan dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Selasa, 09 April 2019 - 16:45:32 WIB

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNN Riau Gandeng UIR

Selasa, 09 April 2019 - 10:30:10 WIB

Prof Zailuddin Ariffin: UiTM di Hatiku UIR di Jiwaku

Senin, 08 April 2019 - 15:20:29 WIB

FIB Unilak Yudisium 104 Mahasiswa

Sabtu, 06 April 2019 - 19:10:03 WIB

Mantan Ketua Komisi Yudisial RI isi Kuliah Umum di Unilak

Sabtu, 06 April 2019 - 11:55:04 WIB

Gubernur Syamsuar Lantik DPD IMM Riau

Jumat, 05 April 2019 - 18:00:57 WIB

Rektor Unri: Tugas dan Fungsi SPI Harus Diperkuat

Kamis, 04 April 2019 - 21:50:41 WIB

87 Persen lebih Pejabat di PTN Telah Melaporkan LHKPN

Kamis, 04 April 2019 - 19:10:44 WIB

Pascasarjana Unilak Yudisium 78 Wisudawan

Kamis, 04 April 2019 - 15:45:36 WIB

Unilak Ajukan Hutan Pendidikan ke Kementerian LHK

Selasa, 02 April 2019 - 20:40:46 WIB

Minat Jadi Advokat, Fakultas Hukum UIR Buka PKPA

Rabu, 03 April 2019 - 00:40:44 WIB

Sambil Ngopi di Cafe, Kini Bisa Daftar Kuliah di Unilak

Selasa, 02 April 2019 - 08:50:57 WIB

Mahasiswa KKN Unri Diberi Pembekalan

Senin, 01 April 2019 - 13:41:58 WIB

Pascasarjana Unilak dan Unisba Gelar Focus Grup Discusion

Jumat, 29 Maret 2019 - 17:59:25 WIB

Fakultas Hukum Unilak Kembali Raih Akreditasi A

Jumat, 29 Maret 2019 - 11:35:54 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+