Sabtu, 02 Desember 2023 - 15:15:13 WIB

Kuliah Kebangsaan di Umri, Muhaimin: Negara Kita Kaya, Tapi Belum Termanfaatkan Dengan Baik

PEKANBARU, Riaupunya.com -- Indonesia adalah negara kaya raya, ada Gas, batubara, minyak, besi, nikel dan sebagainya, tapi kenapa kekayaan sebesar itu tidak banyak manfaatnya bagi negeri.

Pertanyaan itu terlontar dari Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar saat mengisi kuliah Kebangsaan di kampus Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Sabtu 2 Desember 2023.

"Tantangan memang tidak ringan, perlu ada perubahan dalam pengelolaan kekayaaan negara. Yaitu, harus berkiblat pada kemajuan masyarakat. Caranya yaitu perubahan. Harus punya kepemimpinan yang sungguh-sungguh, sistem yang dibenahi dan perubahan cara kerja yang lebih baik," tegas Ketua Umum PKB ini.

Dikatakan, hari ini, angkatan muda total di atas 50 persen. Sekarang Indonesia mayoritas diisi kalangan muda. Energi dan kekuatan ini tidak bisa didiamkan, karena kekuatan ini puncaknya ada di 2030. Maka, potensi besar anak muda ini harus dijadikan ujung tombak segala perubahan.

"Contohnya kita ingin ke depan banyak anak muda jadi pengusaha yang tangguh. Energi ini harus difasilitasi. Jika usahanya skala kecil menengah, maka harus diberi akses permodalan cepat dan mudah.Kalau di bawah Rp 10 juta, jangan dibebankan dengan bunga," ujar Muhaimin dihadapan ribuan Mahasiswa dan civitas akademika Umri yang menghadiri kegiatan tersebut.

Politisi yang akrab disapa Gus Imin itu, juga menyorot pentingnya memberi pelayanan yang baik pada pelaku usaha muda. Dengan semangat itu, manajemen yang baik perlu diwujudkan.

"Memberi jalan keluar cepat adalah kewajiban kita. Pemerintah dan negara harus turun tangan membuka jalan yang cepat dan mudah diakses kaum muda sesuai kapasitasnya," tegasnya lagi.

Kepada mahasiswa, Muhaimin mendorong mempunyai nilai akademik yang tinggi. Kemudian, harus mempersiapkan diri menjadi pemimpin. Kalau generasi muda siap, kebijakan pemerintah lurus dan adil serta membela masyarakat kecil, maka kemajuan bisa dicapai.

Negara ini, menurut Muhaimin harus berbenah. Tidak boleh ada lagi korupsi, warga negara Indonesia harus mempunyai warga yang makmur. Dengan begitu, maka Indonesia bisa dengan aktif membantu negara lain yang membutuhkan. Contohnya pada Palestina.

"Kita dapat sama-sama melihat bagaimana Muhammadiyah telah memberikan contoh dalam memberi perhatiannya pada Palestina, dengan termasuk jadi organisasi yang pertama menyalurkan bantuan miliaran rupiah untuk membantu masyarakat Palestina," imbuhnya.

Sementara, Wakil Rektor III UMRI, Dr Jufrizal Syahri mengucapkan selamat datang kepada Muhaimin. Ia juga memaparkan secara singkat kondisi kampus UMRI. Salah satunya yaitu, aktivitas UMRI membangun gedung Tajwid Center dengan berbasis wakaf. "Kami mengajak Gus Imin juga ikut berwakaf di gedung tajwid center itu," kata dia.

Jufrizal menambahnya, Indonesia akan menghadapi bonus demografi yang harus disikapi. Karena itu, diharapkan Muhaimin bisa menyampaikan strategi menghadapi bonus demografi itu.

"Kita diberi keberkahan bahwa anak muda jumlahnya lebih 65 persen dari total penduduk Indonesia," ungkapnya. (NR)

Berita terkini

Universitas Teuku Umar -Universitas Lancang Kuning Teken MoU

Selasa, 23 Agustus 2022 - 23:40:54 WIB

Ketua Yayasan dan Rektor Unilak Lantik Pejabat Struktural

Senin, 15 Agustus 2022 - 15:10:57 WIB

Unilak Jalin Kerjasama Dengan UNM, ini Bidangnya

Sabtu, 16 Juli 2022 - 10:21:59 WIB

Genap 40 Tahun, Unilak Tuan Rumah Event Nasional

Kamis, 09 Juni 2022 - 17:50:41 WIB

427 Mahasiswa UMRI akan Diwisuda Sabtu

Kamis, 09 Juni 2022 - 13:10:01 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+