Hadirkan CEO Founders LIVE, Unilak Ingin Lahirkan Wirausaha Muda dari Kalangan Mahasiswa
RiauPunya.com (Pekanbaru) -- Potensi besar ada pada diri Mahasiswa Indonesia yang jumlahnya puluhan juta untuk menjadi entrepreneur atau pengusaha, menyadari hal itu P2K2 Universitas Lancang Kuning (Unilak) mengadakan seminar internasional dengan mengundang CEO Founders Live Nick Huges, Selasa 19 Juli 2022.
Founders Live merupakan star up yang lahir di Amerika. Nick yang jauh-jauh terbang dari Amerika datang ke Indonesia dan memberikan ilmu dan skil di kampus Unilak, disambut hangat dan ramah oleh Rektor Unilak Dr Junaidi dan sejumlah mahasiswa.
Saat tiba di Aula Pustaka Unilak kemudian ia dipasang tanjak oleh Dr Junaidi, seminar diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas dan sebagai moderator yaitu, Sheilla Priscilla Founder Met Up Co Working space Pekanbaru.
Diawal sambutanya Dr Junaidi mengucapkan selamat datang di kampus Unilak.Unilak adalah kampus berbudaya Melayu dan kampus swasta. Kami berharap Nick dapat memberikan skil, pengetahauan dan pengalaman mendirikan Founders Live kepada mahasiswa kami.
"Pada hari ini kita mengundang CEO Founders Live sebuat start up dan langsung pembicara Nick Hucghes berpengalaman dan keahlianya akan memberikan manfaat kepada kita, saat ini di Unilak telah berdiri Prodi Bisnis Digital. Prodi ini lahir karena perkembangan teknologi dan bisinis yang berbasis digital dan pertumbuhannya cepat,"pungkas Dr Junaidi.
Sementara itu Nick Hugches dalam pemaparannya selama dua jam memaparkan pengalaman dan tips didepan mahasiswa Unilak bagaimana Founder Live bisa tumbuh di 30 negara. Founders Live adalah sebuah komunitas dan ekosistem global yang dikhususkan bagi enterpreneur muda muda yang baru menjalankan usaha.
"Awalnya dulu kita mulai satu kota, dan sekarang ada di 100 kota dan 30 negara," ujarnya.
Disebutkannya Founders Live tidak hanya berbasis digital namun, di tiap kota di negara-negara kami konsisten mengadakan coaching clinic tentang ide bisnis, ide baru yang mampu berkompetisi.
Dalam paparannya ia juga memberikan tip kepada mahasiswa Unilak bagaiman mengembangkan bisnis, diantaranya yaitu inovasi, jejaring/network, komunitas, sumber informasi, SDM, dan eksposur/pengembangan.
"Contoh inovasi adalah minuman air botol kemasan, munculnya botol minuman kemasan, adalah bagian inovasi meski di sisi lain botol plastik ini tidak ramah lingkungan, namun intinya itu adalah inovasi ujarnya Nick.
Selama pemaparan sejumlah mahasiswa Unilak turut serta melakukan tanya jawab, beberapa pertanyaan muncul terkait bagaimana cara menjual produk di Founder Lives dan bagaimana mengembangkan bisnis baru namun terkendala biaya.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan MoU antara Unilak dengan Founder Lives berkaitan dengan upaya kedua belah pihak dalam melahirkan usahawan muda dari lingkungan kampus. (rls)































































