Minggu, 19 Februari 2023 - 22:35:09 WIB

Modus Bantuan Pembangunan Masjid dari Bupati dan Wabup

Pejabat Dinsos Gadungan Tipu Pengurus Masjid Hingga 48 Juta Rupiah

Bengkalis, Riaupunya.com -- Aksi penipuan dengan menjual nama pejabat penting di Bengkalis, akhirnya makan korban. Kali ini korbannya, Sekretaris Masjid Jamiatul Ikhlas jalan Bantan Desa Senggoro Bengkalis. Basri.
Basri mengaku telah dihubungi melalui chat WA oleh seseorang yang mengaku pegawai Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, bernama Maulana.

Pelaku mengatakan bahwa dirinya telah mentransfer sejumlah uang ke no rekening Panitia Pembebasan Lahan dan pembangunan masjid Jamiatul Wustha. Uang yang ditransfer itu berasal dari Bupati Bengkalis Kasmarni sebesar Rp 20 juta, dari Wabup Bagus Santoso Rp 18 juta, dari Sekda Bustami HY Rp 45 juta, dan dari Ketua DPRD H Khairul Umam Rp 30 juta.

Namun kemudian si penipu mengaku kalau uang yang ditransfer salah tujuan. Artinya, sebagian uang tersebut mestinya ditransfer ke rekening Panti Asuhan, tidak ke masjid semua.

Melihat dari bukti-bukti transfer yang dikirimkan ke no WA Basri, dirinya percaya kalo benar pelaku taleh mentransfer sejumlah uang ke rekening pembangunan masjid.

"Kebetulan masjid kita memang sedang membutuhkan dana untuk pembangunan. Pengurus bahkan membuat baliho yang kita pasang di depan masjid terkait dana yang kita butuhkan," ungkap Basri saat dihubungi Ahad 19 Februari 2023.

Karena mengaku salah transfer, si penipu meminta Basri untuk mengembalikan uang kelebihan tersebut untuk kemudian mengirimkannya ke no rekening salah satu yayasan/panti asuhan yang disebutkan pelaku.

"Saya sempat katakan ini malam tak mungkin saya transfer, apalagi untuk menarik uang masjid itu harus ketua sama bendahara yang datang ke bank," cerita Basri lagi.

Tapi pelaku mendesak dengan berbagai alasan, bahwa sebagian uang tersebut harus ditransfer ke panti asuhan pada malam itu juga. Karena yakin uang infaq tersebut sudah masuk ke rekening masjid karena ada bukti transfer, maka Basri berniat mengirimkan kelebihan uang tersebut menggunakan uang pribadinya yang ada di salah satu bank.

"Kebetulan uang saya ada si salah satu bank, Rp 48 juta. Maka dengan uang itulah saya transfer yang katanya uang untuk yayasan itu. Masing-masing saya kurangi separo. Tapi katanya uang dari pak Kahirul Umam sebesar Rp 30 juta, tak bisa saya kirimkan separonya, karena uang saya sudah habis," terang Basri.

Pelaku yang mengaku pagawai Dinsos itu kemudian meminta Basri dan pengurus masjid untuk menunggu dirinya di masjid hari Minggu pukul 13.00 wib, dengan membawa stempel masjid untuk keperluan Spj.

Sampai disitu, Basri belum sadar kalau dirinya ditipu, maka siang Ahad 19 Februari 2023 selesai Shalat Zuhur dirinya bersama ketua masjid dan pengurus lainnya menunggu pagawai Dinsos gadungan di masjid, soalnya sampai pukul 15:00 Wib si penipu tidak menunjukkan batang hidungnya," Setelah saya hubungi no WA nya, sudah tidak aktif lagi," ungkap Basri.

Cara Baru
Terpisah Wabup Bengkalis H Bagus Santoso mengaku prihatin atas apa yang menimpa salah seorang pengurus masjid Jamiatul Ikhlas Desa Senggoro tersebut. Menurutnya dalam minggu ini sudah ada dua orang pengurus masjid yang menghubungi dirinya soal bantuan yang diberikan kepada masjid bersangkutan.

"Kejadian ini sudah kesekian kali, dan sering saya ingatkan jangan mudah percaya dan tolong dicroschek sebelum melakukan tindakan apapun. Untuk bantuan rumah ibadah masjid, mushola atau apapun, itu aturannya sudah jelas, tidak mungkin langsung pak sekda atau saya yang transfer," ujar wabup.

Karena kalau mengatasnamakan bupati, dirinya dan sekda gagal, pelaku lalu menggunakan nama pegawai lain yang bertugas mengirimkan dana infaq dari bupati, wabup, sekda juga ketua DPRD.

"Ini cara baru yang digunakan penipu, tapi sekali lagi jangan mudah percaya. Apapun informasi yang diterima mohon disampaikan kepada pengurus yang lain dan dicroschek kebenarannya," himbau Wabup. (nah)

Berita terkini

46 Pelaku Usaha Ajukan Proposal Protokol Kesehatan

Senin, 22 Juni 2020 - 15:30:10 WIB

Media Center dan Pusdalops PB Jadi Pusat Data Covid-19

Selasa, 12 Mei 2020 - 09:50:32 WIB

Unri Terus Cegah Penyebaran Pandemi Covid-19

Senin, 20 April 2020 - 12:45:25 WIB

Relawan Edukasi Corona Unilak Bergerak Ke Masyarakat

Rabu, 01 April 2020 - 16:25:04 WIB

Muhammadiyah Riau Bentuk Satgas Penanggulangan Covid-19

Rabu, 01 April 2020 - 07:55:06 WIB

Cegah Covid-19, FPK Riau Semprot 100 Rumah Ibadah

Senin, 30 Maret 2020 - 14:55:57 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+