Sabtu, 31 Desember 2022 - 19:15:03 WIB

Kegiatan DAK Fisik Bidang SMK Disdik Riau Tuntas 100 Persen

RiauPunya.com-- Dari sisi pelaksanaan, akhir tahun 2022 program Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik di Bidang SMK Dinas Pendidikan sudah hampir 100 persen. Artinya, tinggal pembersihan sedikit.Di akhir 2022, semua program sudah tuntas.

Penegasan itu disampaikanKepala Bidang SMK Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Dr Yusri Rasul, kemarin di Pekanbaru.

Dijelaskannya, pelaksanaan DAK Fisik 2022 khususnya dari Direktorat SMK dipakai tipe 1. Jadi berbagai risiko dan kemungkinan masalah telah dikaji lebih awal. Sebelum dilaksanakan, sudah digelar rapat dengan penerima DAK fisik.

Secara teknis, program DAK sudah berjalan baik. Meskipun dalam perjalanannya memang ada kendala. Mulai dari tempat dan cuaca. Tapi dengan kolaborasi pengawasan yang dilakukan secara berkala, kegiatan terlaksana dengan baik dan maksimal. Makanya dengan pola swakelola ini hasilnya sangat memuaskan.

"Dari sisi perencanaan oke, pelaksanaan juga oke. Artinya ini sesuai dengan keinginan pemerintah pusat sebagai pemberi dan pemerintah provinsi sebagai penerima," ujar Yusri.

Sementara, kepada sekolah penerima DAK fisik 2022, sebagai konsekuensinya dengan adanya bantuan ini diharapkan warga sekolah maupun masyarakat sekitar bisa memeliharanya dengan baik. Sehingga nilai manfaatnya bisa lebih tinggi. Apalagi, ini demi kepentingan dan upaya pemberdayaan masyarakat.

"Ini merupakan harapan yang prospektif di tahun mendatang," kata Yusri.

Diterangkan Yusri, jumlah dana DAK tahun 2022 bidang SMK sebesar Rp 83,1 miliar. Dana ini diperuntukan pengadaan alat praktik, pengadaan TIK, pengadaan Media pendidikan, pembangunan RPS, pembangunan RKB, pembangunan Labor, pembangunan perpustakaan, pembangunan UKS, pembangunan ruang OSIS, pembangunan ruang BK.

Sedangkan, untuk tahun 2023 DAK fisik sudah ada gambaran jumlahnya Rp 77 miliar. Memang berkurang dibanding tahun 2022. Tapi hal itu disebabkan sudah mulai terpenuhinya kebutuhan fisik di pendidikan SMK.

Terkait berapa rincian dan bentuk programnya Yusri belum memaparkan secara gamblang. Tapi, menurut dia, SMK saat ini sudah sangat menggeliat dan terlihat arahnya. Khususnya dalam rangka

Waktu Rakor yang dilaksanakan pada 18 dan 19 Desember lalu sudah disampaikan kepada Direktorat SMK apa yang telah dilakukan oleh Pemprov Riau dalam upaya pengembangan pendidikan SMK. Salah satunya dengan terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Vokasi yang merupakan satu-satunya di Indonesia. (lan)

Berita terkini

UNBK di Pekanbaru, ini Harapan Legislator Pekanbaru

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Mau Jadi Guru Profesional, Penuhi Empat Kompetensi ini

Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Pentingnya Penanggulangan Resiko Bencana

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kekurangan tak Menghambat ABK Ukir Prestasi

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sambangi Disdik Riau, ini yang Dilakukan Tim KPK RI

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Waw, Riau Ternyata Kelebihan 2.500 Guru

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dukung UNBK, Intel Indonesia Gelar Seminar di Pekanbaru

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Gerakan Literasi PKPLK Tingkat SD se Provinsi Riau Dimulai

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Alokasi Dana untuk Dunia Pendidikan Tak Maksimal

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Curhat Guru Bantu Riau ke Gubri

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Di Jogyakarta Kini Terdapat 106 Perguruan Tinggi

Jumat, 10 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial