Senin, 19 Desember 2022 - 06:38:22 WIB

Yang Lalu Biar Berlalu

Ilustrasi

RiauPunya.com -- mengingat dan mengenang masa lalu, kemudian bersedih atas nestapa dan kegagalan di dalamnya merupakan tindakan bodoh dan gila. Itu, sama artinya dengan membunuh semangat, memupuskan tekad dan mengubur masa depan yang belum terjadi.

Bagi orang yang berpikir, berkas-berkas masa lalu akan dilipat dan tak perna dilihat kembali. Cukup ditutup rapat-rapat, lalu disimpan dalam 'ruang' penglupaan, diikat dengan tali yang kuat dalam 'penjara' pengacuhan selamanya. Atau, diletakkan di dalam ruang gelap yang tak tertembus cahaya. Yang demikian, karena lalu telah berlalu dan habis.

kesedihan tak akan mampu mengembalikannya lagi, keresahan tak akan sanggup memperbaikinya kembali, kegundahan tidak mampu merubahnya menjadi terang, dan kegalauan tidak akan dapat menghidupkannya kembali, karena ia memang sudah tidak ada.

Jangan pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau dibawah payung gelap masa silam. Selamatkan diri Anda dari bayangan masa lalu!. Apakan Anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu, matahari ketempat terbit, seoraok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata ke dalam kelopak mata? Ingatlah, keterikatakatan Anda dengan masa lalu, keresahan Anda atas apa yang telah terjadi padanya, keterbakaran emosi jiwa Anda oleh api panasnya, dan kedekatan jiwa Anda pada pintunya, adalah kondisi yang sangat naif, ironis, memprihatinkan, dan sekaligus menakutkan.

Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat, dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga. Dalam al-Quran, setiap kali usai menerangkan kondisi suatu kaum dan apa saja yang telah mereka lakukan, Allah selalu mengatkan, "Itu adalah umat yang lalu." Begitulah, ketika suatu perkara habis, maka selesai pula urusannya. Dan tak ada gunanya mengurai kembali bangkai zaman dan memutar kembali roda sejarah.

Orang yang berusaha kembali ke masa lalu, adalah tak ubahnya orang yang menumbuk tepung, atau orang yang menggerjaji serbuk kayu.

Syahdan, nenek moyang kita dahulu selalu mengingatkan orang yang meratapi masa lalunya demikian: "Janganlah engkau mengeluarkan mayat-mayat iotu dari kuburnya." Dan konon, kata orang yang mengerti bahasa binatang, sekawanan binatang sering bertanya kepada seekor keledai begini,"Mengapa engkau tidak menarik gerobak?"

"Aku benci khayalan," jawab keledai.

Adalah bencana besar, manakal kita rela mengabaikan masa depan dan justrus hanya disibukkan oleh masa lalu. Itu, sama halnya dengan kita mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lapuk. Padahal, betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu, niscaya mereka tidak akan pernah mampu. Sebab, yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya.

Orang yang berpikiran jernih tidak akan pernah melihat dan sedikitpun menoleh ke belakang. pasalnya, angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan, setiap kafilah akan berjalan ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan. Maka itu, janganlah pernah melawan suna kehidupan!

Sumber: Buku La Tahzan ' jangan bersedih ! ', karya fenomenal DR 'Aidh al-Qarni

Berita terkini

Lima Pola Pikir Yang Harus Dihindari

Rabu, 16 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Bagian VI

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Rabu, 16 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Bagian V

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Selasa, 15 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Bagian IV

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Senin, 14 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Oleh: Dina Prananingrum, ST

Jejak Perempuan Era Rasulullah

Minggu, 13 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Bagian III

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Minggu, 13 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Bagian II

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Sabtu, 12 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Jumat, 11 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Anak Pendiri UIR Meninggal Dunia

Jumat, 06 April 2018 - 00:00:00 WIB

Zulaikhah Wardan Hadiri Isra Miraj di Desa Nusantara Jaya

Senin, 26 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

Jemaah Umroh Diminta Jangan Kebanyakan Selfi

Jumat, 16 Februari 2018 - 00:00:00 WIB

Ansor dan Banser Jemput Rombongan PWNU Riau

Kamis, 11 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

DPD RI Usulkan Kuota Haji Tahun 2018 Ditambah

Selasa, 17 Oktober 2017 - 00:00:00 WIB

Pers Diminta Terus Menyuarakan Tentang Pentingnya Kerukunan

Senin, 11 September 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+