Jumat, 19 Agustus 2022 - 06:55:19 WIB

Perintah Menghitung Dzikir dengan Ruas Jari, ini Hikmahnya

RiauPunya.com -- Dalam sebuah riwayat disebutkan, perbandingan orang yang berdzikir dengan orang yang tidak berdzikir seperti orang yang hidup dengan orang yang mati. Kebutuhan manusia terhadap dzikir tak ubahnya kebutuhan ikan terhadap air. Karen itulah Dzikir adalah ibadah yang utama.

Disebutkan secara hasan dalam Sunan Abu Dawud dan Sunan at-Tirmidzi, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memberitahukan kepada seorang shahabiyah yang ikut hijrah ke Madinah agar menghitung dzikir dengan menggunakan ruas jari tangan.

Apakah hikmah di balik perintah ini?

Anna an-nabiyya amara hunna an-yura’iina bi at-takbiiri wa at-taqdiisi wa at-tahliili, wa an-ya’qidna bil anaamili, fa innahunna mas-uulaatun mustanthiqaatun.

Nabi memerintahkan kaum wanita agar selalu membiasakan amalan dengan membaca takbir, taqdis, dan tahlil. Semua itu agar dihitung dengan ruas jari-jari tangannya. Karena di Hari Kiamat kelak, ruas-ruas jari tangan tersebut akan dimintai keterangan dan dituntut untuk berbicara.

Ra-aitu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ya’qidu at-tasbih. Wa fi riwayatin: biyamiinihi.

“Aku,” kata ‘Abdullah bin ‘Umar, “telah melihat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menghitung-hitung bacaan tasbihnya.” Di dalam riwayat dari jalur lain juga disebutkan, “(Rasulullah menghitung bacaan dzikir) dengan jari tangan kanannya.”

Inilah hikmah agungnya. Apalagi terkait penggunaan biji tasbih, para ulama’ berbeda pendapat. Sebagian membolehkannya, sebagian lainnya tidak menganjurkan bahkan menganggapnya sebagai amalan bid’ah.

Sedangkan menggunakan ruas jari tangan, maka amalan ini langsung direkomendasikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melalui riwayat dari ‘Abdullah bin ‘Umar yang termaktub dalam tiga kitab Sunan yang utama dalam Islam.

Kelak, jari-jemari itulah yang akan bersaksi di hadapan Allah Ta’ala di Hari Kiamat. Bahwa ruas jari-jari tersebut digunakan untuk berdzikir menyebut-nyebut nama Allah Ta’ala.

Subhanallah… Alhamdulillah… Allahu akbar. Wallahu a’lam. (eramuslim)

Berita terkini

HNW : Terorisme Bertentangan dengan Ajaran Islam

Minggu, 27 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

DPR Minta Kemenag Cabut Rilis 200 Mubaligh

Jumat, 25 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor UIR Safari Ramadhan ke Mushalla Mujahidin Dakagu

Minggu, 20 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Lima Pola Pikir Yang Harus Dihindari

Rabu, 16 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Bagian VI

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Rabu, 16 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Bagian V

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Selasa, 15 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Bagian IV

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Senin, 14 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Oleh: Dina Prananingrum, ST

Jejak Perempuan Era Rasulullah

Minggu, 13 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Bagian III

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Minggu, 13 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Bagian II

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Sabtu, 12 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Jumat, 11 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Anak Pendiri UIR Meninggal Dunia

Jumat, 06 April 2018 - 00:00:00 WIB

Zulaikhah Wardan Hadiri Isra Miraj di Desa Nusantara Jaya

Senin, 26 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

Jemaah Umroh Diminta Jangan Kebanyakan Selfi

Jumat, 16 Februari 2018 - 00:00:00 WIB

Ansor dan Banser Jemput Rombongan PWNU Riau

Kamis, 11 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+