Sabtu, 25 Juni 2022 - 10:39:20 WIB

Terkait Rombel

PW Muhammadiyah Riau Apresiasi Langkah Gubri dalam PPDB di SMA dan SMK Negeri

Gubri Syamsuar saat launching PPDB SMA/SMK Negeri beberapa waktu lalu

RiauPunya.com (Pekanbaru) -- Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Riau memberikan apresiasi langkah Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi yang menegaskan langsung dihadapan puluhan Kepala SMA/SMK Negeri di Riau saat peluncuran aplikasi PPDB beberapa hari lalu, agar tidak main-main dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2022, terkhusus larangan penambahan rombel/kelas.

Apresiasi itu disampaikan Ketua Majelis Dikdasmen PW Muhammadiyah Riau, Dr Indra Hasan MT di Pekanbaru pada Sabtu (25/6/2022). Ia mengatakan, bahwa Muhammadiyah sangat mengapresiasi tanggapnya Gubri Syamsuar terhadap kondisi beberapa sekolah swasta dalam 2 tahun terakhir yang mengalami kekurangan siswa dikarenakan kebijakan SMA / SMK negeri gratis.

Dikatakan Indra Hasan, karena itu masyarakat, bahkan orang kayapun lebih memilih SMA/SMK Negeri, akibatnya banyak SMA/SMK negeri yang menambah siswa atau rombel diluar jalur pendaftaran resmi PPDB.

"Alhamdulillah pak Gubri sudah merespon sebagian aspirasi yang pernah kami sampaikan diakhir tahun 2021 lalu melalui rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPRD Riau," ujarnya.

Dosen Umri itu juga berharap aspirasi lainnya juga direalisasikan Gubri, antara lain, meningkatkan bantuan Bosda sekolah swasta yang saat ini hanya Rp. 400.000/sisw. Menurutnya jumlah ini sangat jauh selisihnya dengan sekolah negeri yang mencapai 1.500.000-1,700.000/siswa. Ia berharap kedepan dana Bosda dapat disamakan besarannya antara negeri dan swasta.

"Ini tentu sangat tidak adil karena para orang tua siswa swasta dan negeri sama-sama membayar pajak ke daerah yang nilainya tidak dibedakan, semoga kedepanya BOSDA ini dapat disamakan besaranya, seperti dana BOS yang tidak membedakan negeri dan swasta,” jelas Indra Hasan lagi.

Sementara, Wakil Ketua Dikdasmen PW Muhammadiyah Riau Dr. Enidarwaty Bey mengajak masyarakat dan para penyelenggara sekolah swasta lainya agar sama-sama mengawal pernyataan tegas pak gubri sehingga benar-benar terbukti dan dipatuhi oleh SMA/SMK Negeri dalam pelaksanaan PPDB tahun 2022 ini.

“Mari kita mengawasi dan melaporkan kepada instansi terkait, jika ditemukan ada SMA/SMK Negeri yang menambah rombel/kelas karena sudah melanggar aturan PPDB” tegas mantan Kepala SMA SERA tersebut. (rls)

Berita terkini

Lulus Sertifikasi Dosen, 11 Dosen Unilak Terima Sertifikat

Jumat, 28 September 2018 - 00:00:00 WIB

Besok, Unilak Gelar Seminar Keuangan dan Perbankan

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

FAI UIR Pelopori Islamic Entrepreneurship and Business Centre

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor Unilak Terima Kunjungan KPPU Indonesia

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

Fakultas Teknik UIR Yudisium 191 Sarjana

Senin, 24 September 2018 - 00:00:00 WIB

Gugus Depan Pramuka UIR Terbentuk

Minggu, 23 September 2018 - 00:00:00 WIB

Naik Drastis, UIR Berada di Posisi 123 Peringkat Nasional

Sabtu, 22 September 2018 - 00:00:00 WIB

UKMI Al Fatah Unilak Gelar Talk Show Bagi Generasi Muda

Jumat, 21 September 2018 - 00:00:00 WIB

Mahasiswa Unri Bedah Buku Anak Sersan Jai Panglima

Jumat, 21 September 2018 - 00:00:00 WIB

Bersama Unisula dan University Qatar, UIR Teken MoU

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB

Ombudsman RI : Mahasiswa Jangan Takut Melapor Mal administrasi

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor UIN Suska : Jadikan Buku Teman Sejati

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB
LLDIKTI EA 2018

217 Peserta Bersaing Rebut 101 Juta Rupiah

Rabu, 19 September 2018 - 00:00:00 WIB

Kinerja BLU Dorong Value for Money Sumber Daya Pembangunan

Rabu, 19 September 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+