Jumat, 10 Juni 2022 - 13:05:46 WIB

Prodi AP FIA Unilak-Prodi AB FSP ISI Jalin Kerjasama

Riaupunya.com (Padang panjang) -- Bertempat di ruang pertemuan Fakultas Seni Pertunjukan Institusi Seni Indonesia Padangpanjang, Jumat 10 Juni 2022, dilaksanakan Memorandum Of Agreement/ Nota Kesepakatan, antara Program Studi Antropologi Budaya dengan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru. Kegiatan dari FIA Unilak Pekanbaru hadir Dekan Alexsander Yandra, sementara dari Prodi Antropologi Budaya FSP dihadiri Ketua dan Sekretaris Prodi.

Aguswan selaku Dosen Pendamping mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka tingkatkan kerjasama Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sebelumnya sudah dilakukan dalam bentuk penelitian masyarakat Sakai di Provinsi Riau.

Hadir Ketua Prodi Antropologi Dan Budaya Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Suharti SKar MSi dan Sekretaris, Endrizal SFil I MA. Suharti sangat menyambut baik kegiatan ini dan siap mendukung berbagai program dan kegiatan yang akan dilakukan.

"Kita akan bantu dosen dan mahasiswa FIA Unilak Pekanbaru untuk kegiatan kerja lapangan, fokus grup diskusi tentang isu dan masalah pembangunan budaya/ kearifan lokal masyarakat Nagari Minang Kabau. Kita juga akan melibatkan dosen dan mahasiswa kita," katanya.

Sementara, Endrizal berharap dengan adanya MoA ini memberikan kontribusi bagi ilmu pengetahuan. Pihaknya, akan berikan informasi yang terbaik dan lainnya dalam kegiatan ini. Sehingga kemajuan ilmu pengetahuan dapat dihasilkan dari dua prodi ini dan berkelanjutan.

Dekan FIA Unilak Alexsander Yandra, SIP MSi menyatakan, sangat menyambut baik MoA yang telah ditandatangani. Secara kelembagaan, hal ini tidak terlepas dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Sesuai kondisi sekarang bisa melakukan Merdeka Belajar Kampus Merdeka/ MBKM. Dari aspek pengajaran dosen bisa menjadi dosen tamu dimasing-masing prodi, kegiatan seminar atau webinar bisa saling menghadirkan narasumber dari berbagai pihak. Kami juga mengajak mahasiswa Prodi Antropologi Budaya Fakultas Seni Pertunjukan Institusi Seni Indonesia Padangpanjang, untuk ke Pekanbaru," katanya.

Bisa juga dilanjutkan dengan penelitian bersama, penerbitan jurnal bersama, pengabdian bersama. Alexsander, berharap MoA ini berdampak pada penguatan kelembagaan masingmasing. Focus Grup Discussion/ FGD bersama dalam menelaah berbagai aspek sosial atau topik lainnya bisa dikembangkan.

"Studi komparatif antar Budaya Melayu dan Minang juga menjadi aspek yang menarik untuk di bahas, apalagi di era modern saat ini tentu aspek budaya juga tak kalah pentingnya sebagai fungsi kontrol dalam menyikapi perkembangan teknologi informasi saat ini," pungkasnya. (rls)

Berita terkini

Pengabdian Harus Dirasakan dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Selasa, 09 April 2019 - 16:45:32 WIB

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNN Riau Gandeng UIR

Selasa, 09 April 2019 - 10:30:10 WIB

Prof Zailuddin Ariffin: UiTM di Hatiku UIR di Jiwaku

Senin, 08 April 2019 - 15:20:29 WIB

FIB Unilak Yudisium 104 Mahasiswa

Sabtu, 06 April 2019 - 19:10:03 WIB

Mantan Ketua Komisi Yudisial RI isi Kuliah Umum di Unilak

Sabtu, 06 April 2019 - 11:55:04 WIB

Gubernur Syamsuar Lantik DPD IMM Riau

Jumat, 05 April 2019 - 18:00:57 WIB

Rektor Unri: Tugas dan Fungsi SPI Harus Diperkuat

Kamis, 04 April 2019 - 21:50:41 WIB

87 Persen lebih Pejabat di PTN Telah Melaporkan LHKPN

Kamis, 04 April 2019 - 19:10:44 WIB

Pascasarjana Unilak Yudisium 78 Wisudawan

Kamis, 04 April 2019 - 15:45:36 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+