Senin, 14 Februari 2022 - 15:30:09 WIB

UNRI Gelar Sosialisasi Tata Cara Masuk PTN bagi Sekolah di Pekanbaru

M Nur Mustafa saat menyampaikan materi sosialisasi

PEKANBARU -- Buka peluang seluas-luasnya bagi siswa siswi SMA sederajat untuk masuk ke Universitas Riau (UNRI), memudahkan dalam melakukan pendaftaran, Bidang akademik UNRI lakukan sosialisasi kepada Kepala SMA, SMK dan MA se Kota Pekanbaru, Senin 14 Februari 2022 di Pangeran Hotel Pekanbaru.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNRI, Prof Dr M Nur Mustafa MPd dalam sambutannya menyampaikan bahwa sistem penerimaan jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ada tiga jalur penerimaan. Pertama, Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), kedua, Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dikelola Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), dan ketiga Jalur Mandiri melalui metode Penerimaan Bibit Unggul Daerah (PBUD), Penelusuran Bakat dan Minat (PBM), dan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN-BARAT) kerja sama antar beberapa Perguruan Tinggi.

"Untuk memperjelas informasi dan pemahaman tentang Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), UNRI melalui Kepala Sekolah SMA, SMK dan MA sederajat se-Kota Pekanbaru dapat memperdalam wawasan tentang peran sekolah sebagai pemandu, operator, dan siswa/i kelas akhir yang akan mengikuti jalur masuk PTN Tahun 2022 ini," kata M Nur.

M Nur menambahkan, LTMPT telah menetapkan pedoman dan panduan terkait pelaksanaan PMB bagi Perguruan Tinggi Negeri tahun 2022. LTMPT telah menetapkan model tes dan seleksi calon mahasiswa baru yang mengacu pada prinsip-prinsip adil, transparan, fleksibel, efisien, dan akuntabel.

Menurutnya, pengembangan model proses seleksi disesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi dan era digitalisasi melalui UTBK. Ia pun menilai pengembangan model ini berupaya meningkatkan kualitas proses seleksi penerimaan mahasiswa baru.

Untuk itu, M Nur menegaskan bahwa sosialisasi ini penting untuk menghindari informasi yang salah, keterlambatan dalam memasukkan data peserta didik, serta kekeliruan dalam mengisi format pendaftaran seleksi yang tersedia.

"Kita berharap, para peserta didik yang ingin mendaftar melalui jalur SNMPTN, SBMPTN melalui UTBK dapat terhindar dari risiko keterlambatan. Risiko keterlambatan dalam memasukkan data peserta didik serta kekeliruan dalam mengisi format pendaftaran seleksi yang tersedia dapat mengakibatkan kegagalan dini para peserta SNMPTN untuk memasuki perguruan tinggi yang diidamkannya,”pungkasnya. (rls/lan)

Berita terkini

Tiga Sekawan dari Anambas ini Kompak Kuliah di FKIP Unilak

Selasa, 05 Oktober 2021 - 11:25:24 WIB

Buka PKKMB dan MASTA, ini Pesan Rektor UMRI

Selasa, 28 September 2021 - 13:30:51 WIB

150 Calon Wisudawan Pascasarjana UIR di Yudisium

Jumat, 24 September 2021 - 17:55:30 WIB

Labor Administrasi Publik FIA Unilak Taja Workshop

Senin, 20 September 2021 - 19:50:27 WIB

600 Mahasiswa UMRI Mengikuti Vaksin Tahap Pertama

Rabu, 01 September 2021 - 13:00:11 WIB

Sandiaga Uno Motivasi Mahasiswa UMRI Berwirausaha

Senin, 30 Agustus 2021 - 12:25:32 WIB

Pemprov Riau Alokasikan 1500 Vaksinasi di Unilak

Rabu, 11 Agustus 2021 - 13:00:24 WIB

Wakapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Unilak

Selasa, 10 Agustus 2021 - 13:12:38 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+