Kamis, 29 April 2021 - 10:20:52 WIB

Jabar akan Bentuk Gugus Tugas TPPO di 27 Daerah

Riaupunya.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menargetkan 27 kabupaten/kota di Jabar memiliki Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pada 2021.

Saat ini, baru 15 kabupaten/kota yang sudah membentuk Gugus Tugas TPPO. Pembentukan Gugus Tugas TPPO dinilai penting sebagai upaya pencegahan dan penanganan korban perdagangan orang.

“Saya targetkan 12 kabupaten/kota lainnya segera membentuk Gugus Tugas TPPO,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– dalam Rakor Penanganan TPPO secara virtual dari Grand Hyatt Jakarta, Rabu 28 April 2021.

Kang Emil menuturkan, berdasarkan bukti empiris, perempuan dan anak adalah kelompok yang paling banyak menjadi korban TPPO. Tindakan ini telah meluas dalam bentuk jaringan kejahatan yang terorganisir maupun tidak.

“TPPO terhadap perempuan dan anak merupakan fenomena sosial dan menjadi permasalahan serius yang dihadapi pemerintah provinsi mengingat jumlah penduduknya terbesar se-Indonesia,” ucapnya.

Kang Emil menuturkan, ketidakseimbangan relasi gender atau peran antara perempuan dan laki-laki dalam pembangunan, hingga kini masih belum sepenuhnya terwujud. Hal tersebut disebabkan masih kuatnya nilai-nilai sosial budaya yang bersifat patriarki yang menempatkan laki-laki lebih tinggi dari perempuan baik di lingkup domestik maupun publik.

“Dampak ketimpangan relasi kekuasaan itu mengakibatkan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak,” katanya.

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar menyebut, kasus TPPO di Jabar dalam kurun waktu tahun 2015-2021 yakni 29 kasus (2015), 30 kasus (2016), 51 kasus (2017), 17 kasus (2018), 13 kasus (2019), 10 kasus (2021) dan 12 kasus (sampai Maret 2021).

Upaya pencegahan dan penanganan korban TPPO terhadap perempuan dan anak telah dilakukan Pemda Provinsi Jabar dengan membentuk Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO sebagai task force atau lembaga koordinatif dengan diterbitkannya Keputusan Gubernur Nomor 467/KEP.402-YANBANGSOS/2019.

“Tugas utama gugus tugas ini adalah melakukan upaya preventif, penegakan hukum, kuratif dan rehabilitatif korban TPPO,” ucap Kang Emil. (Humas Jabar/Teguh)

Berita terkini

Vietnam Deteksi 276 Kasus Corona Mutasi dari Inggris

Rabu, 03 Februari 2021 - 07:50:31 WIB

Beda Nyeri Pinggang Akibat Peradangan dan Pegal Biasa 

Selasa, 02 Februari 2021 - 08:00:48 WIB

Kicauan Iwan Fals, Usul Megawati-JK Maju di Pilpres 2024

Selasa, 02 Februari 2021 - 07:40:52 WIB

Penguatan IHSG Diprediksi Lanjut Hingga Hari Ini 

Selasa, 02 Februari 2021 - 07:15:46 WIB

Dua Kepala Daerah Terinfeksi Covid-19 Usai Vaksinasi 

Senin, 01 Februari 2021 - 10:43:15 WIB

Cegah Covid-19 di Wilayah, Komsos Babinsa Sosialisasi 4M 

Senin, 01 Februari 2021 - 10:22:22 WIB

RPP Perdagangan, Grosir Boleh Dagang di Lahan 2000 Meter 

Senin, 01 Februari 2021 - 07:59:58 WIB

Bersihkan Pasar Agussalim, Ini Pesan Serda R Sitorus

Sabtu, 30 Januari 2021 - 08:30:50 WIB

Babinsa Monitoring Vaksinasi Pencegahan Covid-19

Jumat, 29 Januari 2021 - 11:11:53 WIB

Sejahtera Dimasa Pensiun, ini Solusi dari bank bjb

Kamis, 28 Januari 2021 - 13:45:35 WIB

Komsos,Serda Sumarsono Imbau Warga Taati 4 M

Kamis, 28 Januari 2021 - 08:53:50 WIB

Babinsa Ajak Warga Ciptakan Pekanbaru Bebas Sampah

Senin, 25 Januari 2021 - 11:17:34 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+