Senin, 01 Februari 2021 - 10:43:15 WIB

Dua Kepala Daerah Terinfeksi Covid-19 Usai Vaksinasi 

CELOTEH RIAU--Dua pemimpin daerah di Kota Depok (Jawa Barat) dan Kabupaten Sleman (DI Yogyakarta) dikonfirmasi terpapar virus corona tak lama setelah mereka menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 asal perusahaan China, Sinovac. Keduanya menjalani vaksinasi pada (14/1/2021) lalu.

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna dinyatakan positif Covid-19 usai hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR)-nya keluar pada Sabtu (30/1). Berdasarkan temuan itu, Pradi lantas diboyong ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok untuk menjalani perawatan. Pradi diboyong ke sana karena sempat mengeluh demam setidaknya selama lima hari.

"Dengan ini disampaikan bahwa Bapak Wakil Wali Kota Depok benar terpapar Covid-19," kata Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, kepada wartawan, Minggu (31/1).

Dadang menjelaskan, Pradi sempat menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama, tetapi tidak dengan dosis kedua yang sesuai jadwal dilaksanakan (28/1). Pradi saat itu tak lolos kriteria vaksinasi lantaran mengalami gejala demam.

Kendati demikian, Dadang menyebut hingga saat ini kondisi kesehatan Pradi stabil, meski ia harus dirawat inap di RSUD Kota Depok.

"Kondisi beliau saat ini Alhamdulillah dalam kondisi stabil," imbuh Dadang.

Sementara itu, Bupati Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Purnomo, dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil PCR keluar pada Kamis (21/1) lalu. Serupa Pradi, Purnomo pun telah menerima suntikan dosis pertama vaksin Sinovac.

Purnomo meyakini dirinya terpapar Covid-19 bukan dari vaksin yang telah diterimanya. Pernyataan itu ia sampaikan untuk meluruskan kabar yang menyebut jika infeksi virus corona yang dideritanya terkait dengan vaksin yang telah disuntikkan sepekan sebelumnya.

"Saya meyakini hasil swab positif ini bukan dari vaksin yang saya terima. Yang saya alami ini bukan termasuk KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi," tulis Purnomo dalam pernyataan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (21/1).

Usai dinyatakan positif Covid-19, Purnomo menjalani isolasi mandiri di rumah dinas bupati dan dalam kondisinya tetap sehat. Ia mengatakan akan tetap melaksanakan tugas pemerintahan secara daring sambil menghabiskan waktu isolasi mandiri.

Merespons kondisi yang terjadi pada Purnomo, Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menduga Purnomo menjalani vaksinasi di saat proses masuknya atau masa inkubasi Covid-19.

Nadia menjelaskan vaksin Sinovac yang disuntikkan kepada Purnomo berisi virus mati (inactivivated). Sehingga, katanya, itu hampir tidak mungkin menyebabkan seseorang terinfeksi.

"Jika melihat sequence waktunya, sangat mungkin pada saat bupati divaksin beliau dalam masa inkubasi, di mana sudah terpapar virus tapi belum bergejala," kata Nadia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/1).

Direktur Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes ini pun mengatakan secara alamiah waktu antara paparan dan munculnya gejala atau load virus sedang tinggi adalah sekitar lima sampai enam hari.

Meskipun demikian, Nadia menegaskan kejadian yang menimpa Purnomo tetap dilaporkan sebagai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Ia sekaligus menegaskan, sejak awal pemerintah sudah menekankan bahwa vaksinasi Covis-19 membutuhkan dua kali dosis penyuntikan. Sebab sistem imun perlu waktu lewat paparan yang lebih lama untuk mengetahui bagaimana cara efektif melawan virus.

Berita terkini

Cegah Covid-19 di Wilayah, Komsos Babinsa Sosialisasi 4M 

Senin, 01 Februari 2021 - 10:22:22 WIB

RPP Perdagangan, Grosir Boleh Dagang di Lahan 2000 Meter 

Senin, 01 Februari 2021 - 07:59:58 WIB

Bersihkan Pasar Agussalim, Ini Pesan Serda R Sitorus

Sabtu, 30 Januari 2021 - 08:30:50 WIB

Babinsa Monitoring Vaksinasi Pencegahan Covid-19

Jumat, 29 Januari 2021 - 11:11:53 WIB

Sejahtera Dimasa Pensiun, ini Solusi dari bank bjb

Kamis, 28 Januari 2021 - 13:45:35 WIB

Komsos,Serda Sumarsono Imbau Warga Taati 4 M

Kamis, 28 Januari 2021 - 08:53:50 WIB

Babinsa Ajak Warga Ciptakan Pekanbaru Bebas Sampah

Senin, 25 Januari 2021 - 11:17:34 WIB

Tik Tok Dilarang di Italia Karena Telan Korban Jiwa

Minggu, 24 Januari 2021 - 01:50:10 WIB

Polisi Rusia Tahan 1500 Demonstran Tuntut Pembebasan Oposisi

Minggu, 24 Januari 2021 - 01:20:37 WIB

Usai Monitoring, Babinsa Goro Bersama Warga Kota Tinggi

Sabtu, 23 Januari 2021 - 10:49:13 WIB

Bayang-bayang Korupsi Jiwasraya di BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 20 Januari 2021 - 09:10:51 WIB

Babinsa Bantu Warga Angkut dan Bersihkan Sampah

Rabu, 20 Januari 2021 - 09:00:41 WIB

Ini Pesan Peltu Andre  Rasyid Saat Kawal Penerima BST

Selasa, 19 Januari 2021 - 12:25:26 WIB

Pakar Hukum Pertanyakan Pemblokiran 92 Rekening FPI 

Selasa, 19 Januari 2021 - 07:57:15 WIB

Pengungsi Gempa Sulbar Akan Dites Rapid Antigen 

Senin, 18 Januari 2021 - 07:57:14 WIB

Rekor Covid-19 di RI Bakal Tekan Laju IHSG 

Senin, 18 Januari 2021 - 09:25:38 WIB

Penyebab Bisnis Hotel dan Restoran DKI ' Berdarah-darah'

Senin, 18 Januari 2021 - 09:20:16 WIB

Niat Monopoli, Perusahaan Semen China Sengaja Jual Rugi 

Senin, 18 Januari 2021 - 09:15:12 WIB

Komsos, Babinsa Imbau Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Senin, 18 Januari 2021 - 09:15:09 WIB

Babinsa Gotong Royong Bersama Warga 

Minggu, 17 Januari 2021 - 10:47:50 WIB

Bos Signal Buka-bukaan Respon Ribut Kasus WhatsApp

Kamis, 14 Januari 2021 - 07:45:40 WIB

Merger dengan Grab, Uber Kena Senda Rp92,51 Miliar 

Kamis, 14 Januari 2021 - 07:35:14 WIB

DPR Minta Kemenkes Transparan Soal Efek Samping Vaksin Covid

Selasa, 12 Januari 2021 - 08:21:55 WIB

KNKT Jelaskan Metode Pencarian Black Box Sriwijaya Air SJ182

Selasa, 12 Januari 2021 - 08:19:56 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Religi

Unilak Gelar Peringatan Israj Miraj Secara Online

Unilak Gelar Peringatan Israj Miraj Secara Online

Sabtu, 13 Maret 2021 - 09:30:19 WIB
Tata Cara dan Doa Wudu yang Benar sesuai Tuntunan Rasul 

Tata Cara dan Doa Wudu yang Benar sesuai Tuntunan Rasul 

Jumat, 06 November 2020 - 11:19:16 WIB
360 Jamaah Umroh Indonesia Berangkat ke Arah Saudi

360 Jamaah Umroh Indonesia Berangkat ke Arah Saudi

Senin, 02 November 2020 - 09:57:02 WIB
Alquran Sebagai Obat Penyakit Hati

Alquran Sebagai Obat Penyakit Hati

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 06:18:30 WIB