Kamis, 25 Maret 2021 - 16:45:01 WIB

Bakesbangpol Jabar: Kalangan Milenial harus Pahami Demokrasi dan Politik

Riaupunya.com -- indeks demokrasi khususnya dikalangan muda generasi muda terus meningkat, dimana saat ini menempati posisi paling atas dalam penentuan suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia, khususnya Jawa Barat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat menggelar “Gebyar Masyarakat Muda Demokrasi Indonesia di Jawa Barat”.

Indeks Demokrasi Indonesia saat ini mengalami kemunduran dan penurunan yang cukup signifikan, dari 6,48 persen menjadi 6,3 persen.

Seperti dikutip laporan The Economist Intelligence Unit (EIU), Norwegia menjadi negara dengan indeks demokrasi tertinggi di dunia dengan skor 9,81 disusul Islandia dengan skor 9,37 dan Swedia dengan skor 3,26, sedangkan Korea Utara merupakan negara dengan indeks demokrasi paling rendah dengan skor 1,08.

EIU merilis bahwa indeks demokrasi Indonesia berada di peringkat 64 dengan mencatat skor 6,3 atau terendah dalam kurun waktu 14 tahun terakhir. Meski dalam segi peringkat Indonesia masih tetap sama dengan tahun sebelumnya, namun skor tersebut menurun dari yang sebelumnya 6,48, atau negara dengan kategori sebagai negara dengan demokrasi cacat.

Mencermati kondisi demokrasi di atas, Jawa Barat sebagai salah satu provinsi yang memiliki penduduk terbesar di Indonesia tentu akan memiliki andil paling besar dalam penentuan posisi peningkatan demokrasi Indonesia.

Menurut Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat Iip Bidayat, gelaran ini sebagai salah satu upaya untuk menarik minat para kaum milenial terhadap politik dan demokrasi, dengan harapan agar mereka bisa aktif lagi dalam berbuat dan bertindak secara nyata dalam masyarakat.

“Kegiatan ini diikuti sekitar 70 orang peserta terdiri dari anggota Parpol Milenial, Pramuka dan Mojang Jajaka Kab. Bandung,” kata Iip, usai membuka acara di Hotel Grand Sunshine Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis 25 Maret 2021.

Menurut Iip, dalam acara ini menghadirkan para expert muda sebagai narasumbernya yang dinilai memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang politik dan demokrasi.

“Acara yang dikemas dengan cara talkshow interaktif, mereka diajak untuk aktif dalam setiap sesinya dengan pertanyaan dan diskusi yang menambah wawasan tentang demokrasi dan politik,” ucapnya. (Humas Jabar)

Berita terkini

DWP Riau Gelar Pelatihan e-Reporting Di Inhil

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Hadiri HPN 2017, Gubri Berharap Pers Lebih Profesional

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pustu Desa Redang 3 Kali Diusulkan Tak Pernah Terealisasi

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

35 Unit Toko Modern di Bengkalis Tak Berizin

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua Baleg Akui Kinerja Legislasi DPR Rendah

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua Baleg Akui Kinerja Legislasi DPR Rendah

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Desa Kedor Ruapt utara Keluhkan Jalan Rusak

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Menkeu Sri Mulyani Minta Pemda Layani Warga Dengan Baik

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Roby Cahyadi Pimpin KNPI Inhil

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Alasan Kuat Merokok Tak Boleh dalam Ruangan

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tabungan Emas di Pegadaian Cukup Diminati Masyarakat

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+