Senin, 18 Januari 2021 - 09:25:38 WIB

Rekor Covid-19 di RI Bakal Tekan Laju IHSG 

RIAU PUNYA --Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan Senin (18/1). Pelemahan dipicu kecemasan investor terhadap kenaikan kasus covid-19 di Indonesia.

"Pergerakan masih akan dibayangi kecemasan akibat tingginya kasus covid-19," ujar Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan, dalam risetnya.

Diketahui, angka penambahan kasus positif virus corona secara harian di Indonesia terus memecahkan rekor dalam empat hari berturut-turut terakhir. Rekor tertinggi tercatat pada Sabtu (16/1) sebanyak 14.224 kasus positif covid-19 baru.


Sementara itu, rasio positif atau positivity rate kasus virus corona kembali mencapai rekor tertinggi pada Minggu (17/1), yakni 32,83 persen

Selain itu, tekanan pada indeks saham disebabkan karena faktor teknikal. IHSG, kata dia, telah berada pada area jenuh jual (overbought) sehingga berpotensi melanjutkan korelasi pada perdagangan sebelumnya.

Karenanya, ia memperkirakan IHSG melaju di rentang resistance 6.449-6.526 dan support 6.318-6.264.

Ia merekomendasikan sejumlah saham bagi investor, yakni saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT PP (Persero) Tbk (PTPP), dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).


Senada, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan IHSG mengalami koreksi.

"Pergerakan IHSG terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar," imbuh dia.

Namun, peluang kenaikan jangka pendek masih terbuka karena kondisi ekonomi Indonesia cukup kuat. Di sisi lain, fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas juga turut mewarnai pergerakan IHSG.


"Jika IHSG tidak dapat menjaga support level terdekat, maka peluang koreksi wajar masih akan berlanjut hingga beberapa waktu mendatang," jelasnya.

Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 6.238 dan resistance 6.460.

Di sisi lain, saham-saham utama Wall Street kompak ditutup melemah. Indeks Dow Jones turun 0,57 persen ke level 30.814, S&P; 500 berkurang 0,72 persen ke level 3.768, dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,87 persen menjadi 12.998.

Berita terkini

Doa Menkominfo Untuk Kelancaran Peluncuran Satelit Telkom 3S

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Inhil Ingatkan Bahaya Ngelem di Kalangan Anak

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Rohil Dimnta Optimalkan Potensi Kelautan

Sabtu, 11 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Melorot Tajam

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sejak Dini Hari tadi, Sumut Diguncang Delapan Kali Gempa

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tender Jembatan Siak IV Masalah Tekhnis Saja Lagi

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

DWP Riau Gelar Pelatihan e-Reporting Di Inhil

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Hadiri HPN 2017, Gubri Berharap Pers Lebih Profesional

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pustu Desa Redang 3 Kali Diusulkan Tak Pernah Terealisasi

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

35 Unit Toko Modern di Bengkalis Tak Berizin

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+