Senin, 30 November 2020 - 21:23:17 WIB

Kampanye di Bathsol, Kasmarni Ajak Emak-Emak Jaga Marwah Menangkan KBS

Kampanye di Bathsol, Kasmarni Ajak Emak-Emak Jaga Marwah Menangkan KBS

Riaupunya.com-Tak pernah berhenti, calon bupati Bengkalis nomor urut 3 Kasmarni S.Sos MMP terus melaksanakan kampanye tatap muka. Dalam sehari perempuan energik itu bisa mendatangi 9 sampai 10 lokasi kampanye untuk bertemu dan bertatap muka dengan warga. Setelah kemaren, Minggu (29/11/2020) Kasmarni mendatangi 9 titik kampanye di Kecamatan Mandau, hari Senin ini (30/11/2020) Kasmarni beralih ke Kecamatan Bathin Solapan. Tujuh titik kampanye didatangi dari pagi hingga sore ini.

Membawa juru kampanye sejumlah ustad kondang di Kota Duri, Kasmarni memulai kampanye dialogis di Jalan Rangau Km 15 desa Buluh Manis. Di titik pertama ini, Kasmarni mengajak warga menjadi pemilih cerdas. Memahami visi misi calon dan tidak terpengaruh kampanye hitam yang menyesatkan.

"Saya yakin masyarakat kita sudah cerdas. Tak akan terpengaruh kampanye hitam yang sengaja dihembuskan. Biarkan saja orang menjelekkan dan memfitnah kita. Biar Allah yang akan membalasnya. Itu tanda kita sudah berada di depan dia," ujar Kasmarni.

Senada saat kampanye di titik kedua Jalan Sultan Syarif Kasim Ujung Gang Patra desa Simpang Padang, Kasmarni juga mengajak agar pendukung dan emak-emak militan Kasmarni-Bagus (KBS) bisa menetapkan politik santun dalam mensosialisasikan program kerja dam sosok KBS.

"Utamakan silaturrahmi. Jangan memaksa. Jaga marwah kita selaku wanita. Lebih baik silaturrahmi datangi rumah tetangga dan kerabat daripada berdiri di jalan-jalan. Kalau bukan kita yang mengangkat harkat dan marwah kita siapa lagi," tegas Kasmarni.

Kasmarni juga menyebut dukungan dari emak-emak militan yang bergerak dari pintu ke pintu amat dihargainya, tapi dia tak mau emak-emak merendahkan diri hanya untuk meraup suara bagi KBS.

"Kita butuh suara iya. Tapi jangan sampai merendahkan harga diri kita. Jaga marwah ibu-ibu. Lebih baik sosialisasi ke rumah tetangga dan kerabat. Selain mempererat silaturrahmi, juga dapat teh manis juga," selorohnya saat kampanye di titik ke 3 Jalan Cik Puan Ujung.

Disampaikan Kasmarni, dia maju sebagai perempuan pertama di bursa calon bupati Bengkalis karena ingin mengangkat harkat dan martabat masyarakat negeri junjungan Bengkalis terutama harkat dan martabat kaum perempuan. Makanya KBS punya program unggulan perempuan berdaya yang tak dipunyai pasangan calon bupati/wakil bupati lain.

"Percayalah perempuan itu sosok yang tangguh, sabar dan kuat. Kalau suami kita lebih duluan pergi, kita masih bisa menghidupi dan menyekolahkan anak-anak kl hingga sarjana. Tapi kalau kita yang duluan pergi, tak jamin bapak-bapak bisa
Palingan kawin lagi. Alasan jaga anak," seloroh Kasmarni yang disambut gelak tawa emak-emak.

Isu Perempuan tak Boleh jadi pemimpin Isu Basi.
Sementara itu, Ustad Salman Mirza dalam orasi politiknya menyebut isu perempuan tak bisa menjadi pemimpin
merupakan isu yang sengaja dihembuskan untuk menahan laju KBS yang makin tak terbendung.

"Isu perempuan tak boleh jadi pemimpin adalah isu basi, hoak. Sengaja dihembuskan untuk meragukan. Siapa bilang perempuan tak.boleh jadi pemimpin. Yang tak boleh itu hanya jadi imam dan wali nikah," jelas Salman Mirza.

Disampaikannya, di Surabaya ada Tri Rismaharini yang menjadi walikota yang membawa perubahan besar bagi kotanya. Juga ada Khofifah Indah Parawansa, perempuan Surabaya yang jadi Gubernur Jawa Timur. Kedua perempuan tangguh ini berasal dari daerah yang kental akan nuansa islaminya. Banyak Kiai Kiai dan pondok pesantren ternama di sana seperti Ponpes Gontor. Tapi tak ada maklumat ulama yang melarang mereka jadi pemimpinnya.

"Yakin dan percayalah. Ini saatnya perempuan jadi pemimpin. Kalau tidak sekarang kapan lagi. Ini ada calon bupati perempuan yang berani maju, kenapa tidak kita dukung dan menangkan ibu Kasmarni ini. Beliau punya banyak kelebihan dari calon lain. Selain satu-satunya calon bupati dari birokrasi, beliau juga punya nurani dan naluri seorang wanita mengayomi dan melindungi masyarakatnya," jelas Salman Mirza.

Ikut hadir di kampanye itu, Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Bengkalis, Ustad M Subli, Ustad Abdul Kolid, Ustad Syamsir Khan, tokoh masyarakat dan sejumlah pendukung.Rd

Berita terkini

Saat Duo Madura Bertemu di Markaz Da'wah Muhammadiyah

Kamis, 10 Januari 2019 - 16:35:32 WIB

Cawapres Sandiaga Uno akan Berkunjung Ke Rokan Hulu

Rabu, 09 Januari 2019 - 09:45:00 WIB

Membandel, Bawaslu Pekanbaru Pasang Stiker Pada APK Caleg

Selasa, 08 Januari 2019 - 14:35:26 WIB

BRK dan Kemenag Bengkalis Kerja Sama Pelayanan

Sabtu, 05 Januari 2019 - 00:10:27 WIB

DPD RI Segera Bentuk Tatib Terkait Evaluasi Perda

Rabu, 05 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

Garbi Lahir Dari Kegelisahan Anak Bangsa

Senin, 12 November 2018 - 00:00:00 WIB

Fahri Hamzah akan Deklarasikan Garbi di Riau

Kamis, 08 November 2018 - 00:00:00 WIB

Wakil Rektor 1 Unilak Ditetapkan Sebagai Timsel KPU Riau

Kamis, 01 November 2018 - 00:00:00 WIB

Ratusan Mahasiswa Demo Kritisi 4 Tahun Kinerja Jokowi

Senin, 29 Oktober 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor Syfrinaldi Tegaskan UIR Netral di Pemilu 2019

Sabtu, 29 September 2018 - 00:00:00 WIB

FPR Dalam Bingkai Demokrasi, Misi Edukasi Politik Cerdas

Kamis, 27 September 2018 - 00:00:00 WIB

Marwan Johanis: Pencoretan Pokir Harus Lihat Skala Prioritas

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

DPD RI Desak Pemerintah Buka Keran Moratorium Pemekaran Daerah

Senin, 24 September 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial