Kamis, 08 Oktober 2020 - 08:43:23 WIB

Sikap Trump Tekan Harga Minyak Dunia 

RIAUPUNYA--Harga minyak mentah dunia turun hampir 2 persen pada perdagangan Rabu (8/10) waktu AS. Sentimen muncul dari Presiden AS Donald Trump menarik diri dari negosiasi paket stimulus ekonomi tahap kedua bagi masyarakat Negeri Paman Sam.

Dilansir dari Antara, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember turun 66 atau 1,6 persen menjadi US$41,99 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November anjlok 72 sen atau 1,8 persen menjadi US$39,95 per barel di New York Mercantile Exchange.

Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows mengaku ragu terhadap kesepakatan paket stimulus ekonomi tahap dua. Sebab, Trump secara perlahan menarik diri.


"Trump menarik diri dari negosiasi bantuan menghasilkan banyak ketidakpastian tentang ekonomi," kata Kepala Penelitian Komoditas BNP Paribas Harry Tchilinguirian.

Di sisi lain, ada sentimen peningkatan stok minyak mentah AS sekitar 501 ribu barel pada pekan lalu atau lebih tinggi dari ekspektasi analis pasar sekitar 294 ribu barel. Sementara stok bensin turun 1,4 juta barel menjadi 226,8 juta barel dalam sepekan dan mencatat rekor terendah sejak November 2019 sekitar 471 ribu barel.

"Kami melihat peningkatan yang kuat dalam permintaan produk-produk olahan," kata Mitra Again Capital LLC di New York John Kilduff.

Kendati begitu ada potensi penurunan produksi dan stok minyak ke depan akibat Badai Delta yang berdampak pada aktivitas perusahaan-perusahaan minyak di Teluk Meksiko. Badai menutup sekitar 29 persen produksi minyak di kawasan itu, di mana hasil produksi biasanya menyumbang sekitar 17 persen dari total produksi minyak mentah AS.

Selain itu, serikat pekerja Lederne di Norwegia tengah menggelar aksi mogok akibat belum ada kesepakatan upah. Hal ini membuat enam ladang minyak dan gas lepas pantai ditutup dan akan memotong kapasitas produksi Norwegia sekitar 8 persen.

Bahkan, produksi diperkirakan bakal terhenti sampai 14 Oktober 2020. Padahal, ladang minyak Johan Sverdrup Norwegia merupakan yang terbesar dengan kapasitas produksi mencapai 470 ribu barel per hari.

Berita terkini

Ketua Baleg Akui Kinerja Legislasi DPR Rendah

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua Baleg Akui Kinerja Legislasi DPR Rendah

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Desa Kedor Ruapt utara Keluhkan Jalan Rusak

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Menkeu Sri Mulyani Minta Pemda Layani Warga Dengan Baik

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Roby Cahyadi Pimpin KNPI Inhil

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Alasan Kuat Merokok Tak Boleh dalam Ruangan

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tabungan Emas di Pegadaian Cukup Diminati Masyarakat

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rohul KLB DBD, Petugas Dinkes Tetap Bekerja di Hari Libur

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pencegahan Karlahut Dilakukan Sedini Mungkin

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BNPB sebut Ancaman Karlahut 2017 Jauh Lebih Besar

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

CCTV Pemantau Lahan Masuk Pergub Rencana Aksi

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Pimpin Apel Siaga Darurat Bencana Asap

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Plt Sekda Bengkalis Minta Kabel Serat Otik Segera Dipasang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BLH Inhil Rutin Pantau Kebersihan Kota

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial

Teman  Kecil Ku Aminudin 

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:15:30 WIB

Teman  Kecil Ku Aminudin 

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:15:30 WIB