Selasa, 15 September 2020 - 14:05:29 WIB

Hotel Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Nofrizal: Perlu Sosialisasi

Nofrizal

Riaupunya.com -- Ketua Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Riau Ir Nofrizal MM menyambut baik keinginan pemerintah untuk menjadikan hotel sebagai tempat ruang isolasi penderita covid-19 bagi Orang Tanpa Gejala (OTG).

Beberapa hari yang lalu, Pemerintah Provinsi Riau mengundang pihak hotel untuk menyiapkan hotel membicarakan terkait hotel yang menjadi tempat isolasi mandiri penderita covid-19.

Nofrizal mendukung terkait rencana pemerintah untuk menjadikan hotel sebagai tempat isolasi mandiri untuk pasien covid-19.

"Kita sebagai pelaku usaha yang tergabung dalam PHRI mendukung rencana pemerintah, tetapi perlu ada sosialisasi atau pemberitahuan secara resmi melalui pemerintah," kata Nofrizal saat diwawancarai, Selasa 15 September 2020.

Nofrizal yang juga selaku Wakil Ketua DPRD Pekanbaru menyebut bahwa tidak semua hotel yang dijadikan tempat ruang isolasi penderita covid-19.

"Tadi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau berencana akan mengundang kami beberapa hotel untuk diberi penjelasan terkait perencanaan pemerintah ini. Tapi tidak semua hotel yang memenuhi keinginan pemerintah. Tetapi tentu ada beberapa hotel yang mempunyai kemauan untuk menyambut baik memenuhi keinginan pemerintah," sebutnya.

Terkait sejumlah rumah sakit penuh dan Rusunawa sedang disiapkan, Nofrizal mengatakan perlu tempat yang strategis untuk dijadikan tempat isolasi mandiri penderita covid-19.

"Rumah sakit sudah penuh dan Rusunawa sedang disiapkan oleh walikota. Seperti Asrama haji dan tempat strategis ini perlu disiapkan pemerintah disamping juga ada alternatif lain seperti hotel dan penginapan. Ini semua perlu pembicaraan yang matang," ungkapnya.

Nofrizal juga mengatakan perlu ada penjelasan yang jelas untuk hotel dijadikan tempat isolasi mandiri penderita covid-19.

"Perlu ada penjelasan resmi. Tanpa ada penjelasan yang resmi tentu akan ada dampak yang lain bagi pemilik hotel. Sepanjang bisa dijelaskan secara resmi dan dampak-dampak bisa tanggulangi itu tidak masalah. Selama ini tanggu jawab tenaga medis," tutupnya.(dwi)

Berita terkini

Jalam Amblas di Kuok Sudah Bisa Dilalui

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ditolak Hakim, Kakak Angkat Ahok Urung jadi Saksi

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Hamili Anak Tiri, Residivis Rampok Ditangkap Polres Inhil

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

700 Rumah Warga Sijunjung Sumbar Terendam Banjir

Jumat, 03 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi dan TNI Berjaga di Halaman Masjid Istiqlal

Jumat, 03 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Operasi Simpatik, Polisi Tak Boleh Pungli dan Arogan

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ajukan PK, OC Kaligis Sodorkan 27 Novum

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Korban Banjir Mojokerto Kesulitan Makanan

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bus Bawa Rombongan Guru Terjun ke Jurang, Enam Orang Tewas

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bendung Katulampa Kembali Siaga III, ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Kisah Pengungkapan Kasus Sabu dalam Kacang Kulit

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial