E-Tiketing RoRo Bengkalis Dikebut, Harhubnas Jadi Target Launching
BENGKALIS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis terus mematangkan persiapan penerapan sistem elektronik tiket (e-tiketing) di Pelabuhan RoRo Bengkalis–Sungai Selari. Sejumlah fasilitas pendukung hingga jaringan sistem saat ini tengah dikebut agar dapat segera dioperasikan.
Sekretaris Dishub Bengkalis, Erdila Fitriyadi, mengatakan berbagai pekerjaan fisik sedang berlangsung di kedua sisi pelabuhan guna menyesuaikan kebutuhan sistem e-tiketing yang akan diterapkan.
“Saat ini kami sedang melakukan perubahan layout antrean kendaraan. Tempat antrean sepeda motor dibongkar dan akan dilakukan penataan ulang secara menyeluruh agar sesuai dengan sistem e-tiketing,” ujar Erdila, Selasa 1 September 2026.
Tidak hanya di Pelabuhan RoRo Bengkalis, penataan juga dilakukan di Pelabuhan RoRo Sungai Selari. Dishub Bengkalis tengah melakukan pelebaran dan penambahan jalur antrean kendaraan guna mendukung kelancaran operasional sistem baru tersebut.
Menurut Erdila, pekerjaan perubahan layout dan pelebaran jalur antrean dikerjakan oleh Dishub Bengkalis. Sementara itu, pihak ketiga yang menjadi mitra kerja sama bertanggung jawab menyiapkan instalasi jaringan dan perangkat pendukung melalui vendor yang telah ditunjuk.
“Peralatan untuk instalasi e-tiketing sudah tiba di Bengkalis. Saat ini sedang dilakukan proses perakitan oleh pihak ketiga sebagai mitra penerapan e-tiketing,” jelasnya.
Dishub Bengkalis menargetkan seluruh persiapan rampung sebelum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 17 September 2026. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, e-tiketing akan diluncurkan bertepatan dengan momentum tersebut.
Namun, jika masih ada pekerjaan yang belum selesai, peluncuran akan digeser hingga menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027.
Sebelum diterapkan secara penuh, sistem e-tiketing akan lebih dulu melalui tahap uji coba untuk memastikan seluruh perangkat dan jaringan berjalan optimal.
“Target kami bisa diluncurkan saat Harhubnas. Jika belum memungkinkan, maka akan dilakukan saat Nataru. Sebelum resmi diterapkan, sistem ini akan diuji coba terlebih dahulu,” pungkas Erdila. (AP)

































































