Senin, 16 Maret 2020 - 15:45:09 WIB

Luncurkan Empat Sistem Layanan Online

Umri Tunda Pelaksanaan Wisuda

Riaupunya.com -- Seiring dengan terus memburuknya kondisi dan mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan Virus Verona atau Covid 19, Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) akan menunda pelaksanaan wisuda periode I, April tahun 2020.

"Semula jadwal wisuda Umri itu telah ditetapkan pada 4 April. Melihat kondisi penyebaran virus verona, maka wisuda kita tunda, sampai batas yang tidak ditentukan," kata Rektor Umri Dr Mubarak MSi kepada wartawan, Senin 16 Maret 2020.

Meski ditunda, untuk pengambilan ijazah menurut Rektor tetap akan diberikan pada tanggal 4 April 2020 di prodi masing-masing. Ini agar Mahasis yang telah menyelesaikan perkuliahan, bisa menggunakan ijazah untuk berbagai keperluan.

"Ijazah mereka tetap akan diberikan pada 4 April, mereka bisa mengambilnya di prodi masing-masing. Dengan demikian, kita berharap mereka bisa menggunakan ijazah mereka untuk berbagai keperluan," ujarnya.

Rektor juga menyampaikan kalau hari ini Senin 16 Maret 2020, Umri meluncurkan Empat sistem layanan demi menunjang kegiatan akademik dan non-akademik.

"Empat layanan tersebut adalah SiPaTu online, SiJaMu online, SiRaTu online dan SiLat Online," sebut Rektor.

Dijelaskannya, SiPaTu online merupakan sistem layanan akademik terpadu. Sistem ini membantu segala kebutuhan administrasi mahasiswa mulai dan pengajuan surat bersifat akademik hingga approval-nya. Sistem ini telah terintegrasi dengan akun masing-masing mahasiswa.

Selanjutnya SiJaMu online, ini merupakan sistem penjamin mutu yang tetap memonitoring kegiatan akademik secara online. "Bertujuan agar kualitas belajar mengajar tetap berlangsung baik," jelas Rektor.

Selanjutnya kata Rektor, SiRaTu online, ini merupakan sistem terpadu, dimana nantinya kegiatan seminar penelitian mahasiswa mulai pengajuan proposal hingga laporan hasil dilakukan menggunakan sistem ini sehingga meminimalisir adanya mass gathering dikalangan civitas Umri.

"Dan yang terakhir SiLat Online, merupakan sistem layanan terpadu yang mendukung berjalannya kegiatan non akademik segenap civitas Umri," jelasnya.

Mubarak menambahkan dalam upaya memutus penyebaran virus ini, Umri juga mengeluarkan kebijakan tidak membenarkan Dosen, karyawan dan Mahasiswa untuk meninggalkan Kota Pekanbaru.

"Hal ini dilakukan agar jika ada diantara mereka yang sudah terkena wabah, tidak membawanya ke daerah lain, begitu juga sebaliknya mereka yang tidak terkena wabah kalau keluar kota dikhawatirkan akan membawa atau tertular wabah. Kita telah menyiapkan sistemnya untuk mengontrol keberadaan mereka," pungkas rektor.

Rektor Mubarak yang saat memberi keterangan kepada wartawan tersebut didampingi oleh para Wakil Rektor, para Dekan, dan Dosen Umri. (lan)

Berita terkini

Unilak Tuan Rumah Kursus Dinas staf Menwa

Sabtu, 28 September 2019 - 22:50:30 WIB

Sempena Milad ke-57, UIR Luncurkan Dua Buku

Sabtu, 28 September 2019 - 14:20:36 WIB

Profesor dari Jerman isi Kuliah Umum di Prodi Elektro Unilak

Sabtu, 28 September 2019 - 09:00:58 WIB

Milad ke-57 UIR Dimeriahkan Beragam Lomba

Jumat, 27 September 2019 - 21:05:51 WIB
Yudisium Fakultas Hukum UIR

Egy Primatama Raih IPK Tertinggi

Selasa, 24 September 2019 - 11:55:21 WIB

10 Jurnal di Unilak Terakreditasi Kemenristek Dikti

Sabtu, 21 September 2019 - 05:15:32 WIB

Ketua PKK Kampar Minta Jaga Masa Depan Anak dari Sekarang

Kamis, 19 September 2019 - 05:45:18 WIB

Buka PKKMB dan MASTA 2019, ini pesan Rektor Umri

Senin, 16 September 2019 - 11:55:40 WIB

Akademisi Unilak Dorong Pengembangan Ekspor UMKM di Riau

Senin, 09 September 2019 - 10:40:10 WIB

Wakil Rektor III Doakan Mahasiswa Baru Unilak Berprestasi

Minggu, 08 September 2019 - 18:55:49 WIB

Proposal Pengabdian Hibah Dikti, LPPM UIR Gelar Coaching Klinik

Minggu, 08 September 2019 - 08:30:46 WIB

PKM UMRI adakan Pembinaan di KUBE Berkat Yakin Desa Merangin

Sabtu, 07 September 2019 - 13:45:00 WIB

Rektor: Mahasiswa Baru Mampu Mempercepat Unilak Unggul

Sabtu, 07 September 2019 - 13:00:31 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+