Jumat, 28 Februari 2020 - 06:30:14 WIB

Di Unilak, BPS Riau Sosialisasi Sensus Penduduk

Riaupunya.com -- Badan Pusat Statistik telah meluncurkan program sensus penduduk tahun 2020, program sensus tiap 10 tahun ini telah dilakukan oleh BPS di tingkat pusat dan diikuti langsung oleh presiden Joko Widodo. Di Riau BPS melakukan sosialisasi dan sensus penduduk di kampus universitas Lancang Kuning, Kamis 28 Februari 2020.

Di pimpin langsung kepala BPS Riau, Misfaruddin M.Si. Sensus penduduk di Unilak diikuti oleh lebih dari 250 Mahasiswa, pegawai dan dosen. Turut hadir wakil rektor II Hardi SE.MM.dan jajaran dosen.

Hardi dalam sambutannya mengatakan Sensus penduduk ini penting bagi pembangunan, dan Unilak mendukung apa yang dilakukan BPS, dan kegiatan sosialisasi di Unilak ini salah satu bentuk dukungan unilak, sebagai badan yang langsung dibawah presiden, dan memiliki banyak data data di bidang kependudukan, pertanian, perdagangan, inflasi,deflasi dan lainya kiranya Unilak dan BPS perlu melakukan MOU tentunya dalam pendidikan, penelitian, dan pengajaran.

"Untuk mahasiswa sebagai agen perubahan, sosialisasi sensus penduduk ini juga bisa disampaikan kepada masyarakat dan orang tua untuk ikut sensus penduduk, dan hati hati terhadap berita berita bohong tentang sensus agar tidak ikut menyebarkan," ujar Hardi.

Sementara itu kepala BPS Riau, Misfaruddin mengatakan, Saya mengajak masya­rakat se-ProvinsiRiau dan mahasiswamendukung pelaksanaan Sensus Penduduk 2020. Update data masing-masing untuk keperluan masa depan kata Misfaruddin.

Misfaruddin menjelaskan bahwa sensus penduduk ini bersifat de factoyaitu berdasarkan tempat tinggal dan kondisi kehidupan penduduk, dan bersifat de jure berdasarkan administrasi/kartu keluarga.

Ia juga mengatakan jika semua masyarakat yang sudah menetap diRiausatu tahun atau lebih, atau belum menetap satu tahun, namun bermaksud menetap, semua ini akan dicatat.

"Sensus penduduk akan mendata seluruh masyarakat yang mempunyai NIK maupun tidak. Bagi masyarakat yang tidak punya NIK dan sulit mendapatkan jangkauan internet, maka akan dilakukan wawancara oleh petugas yang telah direkrut. Dan perlu diingat data data kependudukan itu dilindungi oleh undang-undang". jelas Misfaruddin. (rls)

Berita terkini

ASN dan Honorer Berperan Penting Majukan Pembangunan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Raker dengan Mendagri, Komisi II DPR Akan Tanya Status Ahok

Rabu, 22 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Rohil Buka Musrenbang Kecamatan Rantau Kopar

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Kukuhkan dan Mantapkan Satgas PTSL di Provinsi Riau

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Edwar Sanger cek Ulang Usulan Nama-Nama Pansel

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemkab Inhil Anggarkan 2 Miliar Rupiah Untuk Perbaikan Jalan

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Instruksikan OPD Pakai Absen Elektronik

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BKD Riau Bentuk Manajemen Kepegawaian Profesional

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bengkalis Bertekad Pertahankan Opini WTP

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ray Rangkuti : Jokowi dan Prabowo Sehati

Sabtu, 11 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2018 Mendatang Pemprov Riau Terapkan Single Salary Bagi ASN

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bengkalis Resmi Miliki Tiga Kecamatan Baru

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+