Sabtu, 18 Januari 2020 - 08:14:43 WIB

Dosen FIA Unilak Raih Gelar Doktor, Penelitiannya Ditindaklanjuti Menteri

Riaupunya.com -- Dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Lancang Kuning (FIA Unilak), Afni Zulkifli, meraih gelar tertinggi akademik setelah berhasil mempertahankan disertasinya pada sidang terbuka promosi Doktor Ilmu Sosial, konsentrasi Ilmu Administrasi Publik, Pascasarjana Universitas Pasundan, Jumat 17 Januari 2020 di Bandung, Jawa Barat.

Afni yang kini juga menjadi Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), resmi menyandang gelar Doktor pada usia 34 tahun, dan menjadi lulusan pertama di angkatannya.

Di depan tim penguji dan promotor, Afni menjelaskan tentang kepemimpinan transglobal dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), dan mendapatkan nilai A (3,82) untuk ujian terbuka naskah Disertasinya.

Dijelaskan, kepemimpinan transglobal dengan lima karakteristik utama, yakni; Uncertainty (ketahanan ketidakpastian), Tim Connectivity (Konektivitas tim), Pragmatic Flexibility (Fleksibilitas pragmatis), Perspective Responsiveness (Responsif Perseptif), dan Talent Orientation (Orientasi bakat), telah menjadi gaya kepemimpinan yang berperan penting mengubah paradigma kerja pengendalian kembali pada konteks yang benar dalam mengatasi karhutla berulang.

''Kegagalan persepsi pengendalian akan berujung pada kegagalan mengubah paradigma dari pemadaman ke pencegahan. Ini masih ditemukan untuk kerja pengendalian di tingkat tapak, sehingga potensi terjadinya karhutla berulang masih sangat besar,'' ungkap Afni.

Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus organisasi, dijelaskan bahwa para pemimpin di semua tingkatan kerja organisasi pemerintah harus mengambil peran dan posisi yang sama agar dapat mengendalikan Karhutla secara permanen.

''Karenanya perlu ada kolaborasi antara gaya kepemimpinan transglobal dengan gaya kepemimpinan lokal (tranformasional dan transaksional), agar menghasilkan pemimpin dengan karakteristik kepemimpinan transglobal yang benar-benar bersifat universal,'' jelasnya.

Untuk itu, selain lima karakteristik utama kepemimpinan transglobal, pengendalian Karhutla membutuhkan pendelegasian kewenangan (delegation of authority) dan partisipasi masyarakat (society participation).

Terkait hasil penelitian ini, Menteri LHK Dr.Ir.Siti Nurbaya Bakar,M.Sc yang hadir pada kesempatan yang sama berjanji akan menindaklanjutinya sebagai masukan dan landasan kebijakan dalam mengatasi Karhutla di Indonesia.

''Kami harap dapat dilanjutkan pendalaman dari temuan-temuan yang ada hari ini, terutama bagi dukungan pengembangan kebijakan dan aktualisasi pengendalian Karhutla di Indonesia. Hasil penelitian ini jangan hanya berhenti setelah ujian, namun harus didalami, dilanjutkan, dan sampai digunakan dalam mengurai persoalan sosial seperti karhutla,'' katanya.

Ditambahkan Siti Nurbaya, salah satu unsur penting kebijakan publik pengendalian karhutla, harus didasarkan pada landasan keilmuwan.

''Tidak akan pernah surut dari pandangan saya bahwa kebijakan publik harus betul-betul didasarkan pada landasan keilmuan disamping aspek legally, politically dan pratically,'' ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Unilak Dr.Junaidi.SS.MHum ketika dikonfirmasi mengucapkan selamat atas gelar yang diraih Afni, semoga ilmu yang didapat bermanfaat dan mampu memajukan Unilak.

"Hasil disertasi tentang kebakaran hutan dan lahan sangat penting, terutama bagi Riau, semoga disertasi ini dapat memberi manfaat keilmuwan," sebut Rektor.

Bertindak selaku Promotor dan Co-Promotor, Prof.Dr.H.Soleh Suryadi, M.Si., dan Dr.H.Yaya Mulyana Abdul Aziz, M.Si. Adapun tim penguji sidang promosi Doktor ini diantaranya Prof.Dr.Ir.H.Eddy Jusup SP, M.Si., M.Kom, Prof.Dr.H.M. Didi Turmudzi, M.Si, Prof.Dr.H.Bambang Heru P, M.S, dan Prof.Dr.H.Benyamin Harits,M.S.

Selain Menteri LHK, turut hadir Kepala BP2SDM KLHK Ir. Helmi Basalamah, Guru besar Universitas Lancang Kuning Prof.Sudi Fahmi, Guru besar Universitas Islam Riau Prof.Ellydar Chaidir, mantan Rektor Unilak Dr.Hasnati, SH, MHUM, jajaran KLHK, dan segenap civitas akademik lainnya.(rls)

Berita terkini

56 Mahasiswa UIR Ikuti Seleksi ON MIPA 2019

Sabtu, 02 Maret 2019 - 15:55:04 WIB

Unri Komitmen dalam Wujudkan Pelayanan Lebih Baik

Jumat, 01 Maret 2019 - 18:28:14 WIB

Tahun ini 74 Dosen UIR Raih Hibah Dikti

Jumat, 01 Maret 2019 - 05:35:06 WIB

Tempo Dua Hari, Unilak MoU dengan 2 Lembaga Profesi

Kamis, 28 Februari 2019 - 12:45:04 WIB

UIN Suska Riau Lepas 757 Wisudwan

Rabu, 27 Februari 2019 - 16:20:38 WIB

Ini Pesan Rektor Untuk Wisudwan Unri

Rabu, 27 Februari 2019 - 15:30:10 WIB

Fakultas Hukum Unilak MoA dengan KPPU Republik Indonesia

Selasa, 26 Februari 2019 - 14:40:03 WIB

Besok Gladi Resik, Seluruh Wisudwan Unri Diharapkan Hadir

Senin, 25 Februari 2019 - 18:05:45 WIB

Cegah Perilaku Tidak Baik Sejak Anak Usia Dini

Senin, 25 Februari 2019 - 13:10:42 WIB

Komitmen Sebagai Landasan Peningkatan Reputasi Universitas

Jumat, 22 Februari 2019 - 07:45:26 WIB

Unri Bekali Lulusan dengan Sertifikat Kompetensi

Kamis, 21 Februari 2019 - 14:55:03 WIB

Unri Lakukan Arah Strategi Kebijakan dan Program Kerja 2020

Rabu, 20 Februari 2019 - 19:40:16 WIB

Unri Gelar Musrenbang Penganggaran Tahun 2020

Rabu, 20 Februari 2019 - 16:10:10 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+