Senin, 09 September 2019 - 10:40:10 WIB

Akademisi Unilak Dorong Pengembangan Ekspor UMKM di Riau

Riaupunya.com -- Tim akademisi dari Universitas Lancang Kuning (Unilak) mendukung visi dan misi pemerintah untuk mengakselerasi volume ekspor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia. Bukti nyata dilakukan dengan mendorong pengembangan ekspor produk UMKM di Riau.

Produk tersebut adalah Wajik Tapai Melayu yang dikelola oleh UMKM Puspa Melayu di bawah pimpinan Drs Puspa Zaitun.

Tim akademisi Unilak yang terdiri dari Sri Maryanti SE MSi (ketua tim) dan Nining Sudiar MP, Afred Suci SE MM dan Hardi SE MM berhasil mengoptimalkan dana hibah Dikti melalui Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) dalam rangka mengasistensi mitra UMKM yang ada di Provinsi Riau agar dapat mengembangkan pangsa pasarnya keluar negeri.

Menurut Sri Maryanti, yang ditemui Ahad 8 September 2019, kegiatan asistensi telah dilakukan sejak Maret 2019 hingga saat ini, dan akan berlanjut hingga tahun 2021 sesuai dengan pendanaan dari Dikti. Adanya asistensi yang dilakukan melalui pemanfaatan sumberdaya ekonomi dan keahlian yang dimiliki oleh tim Unilak, diharapkan UMKM Puspa Melayu yang selama ini sudah cukup memiliki reputasi di pasar domestik, bisa melakukan ekspansi demografis yang lebih luas.

Pasar ekspor memiliki karakteristik dan kualifikasi yang kompleks, sehingga cukup menyulitkan pengelola, terutama dari aspek manajemen kualitas, higienitas, pemasaran dan juga proses produksi yang efektif.

''Kami berupaya untuk memberikan solusi atas kesenjangan ini. Jika hal ini berhasil dilakukan maka akan diperoleh multiplier effect yang dapat meningkatkan devisa nasional, serta pendapatan masyarakat setempat akibat adanya penambahan volume produksi dan penyerapan tenaga kerja lokal,'' ujar Sri.

Dijelaskannya, yang dilakukan oleh tim Unilak melalui kegiatan pengabdian kepada masyrakat ini, tidak semata-mata untuk memenuhi kewajiban tridharma perguruan tinggi, namun lebih didorong oleh rasa tanggung jawab yang besar sebagai akademisi untuk secara nyata berkontribusi aktif dalam pengembangan kemampuan ekonomi masyarakat.

Keinginan dan upaya yang dilakukan ini sekaligus merupakan bagian dari strategi makro pemerintah dalam memperkenalkan Provinsi Riau sebagai pusat budaya Melayu dunia, termasuk di dalamnya berbagai kerajinan makanan khas daerah yang berkualitas.

Sementara, pemilik Wajik Tapai Melayu Drs. Puspa Zaitun, sangat bersyukur adanya kegiatan PPPUD dari Unilak ini karena dapat menyelesaikan masalah mitra seperti masalah proses produksi di mana mitra terkendala dengan kualitas produk wajik mereka yang cepat sekali keras padahal belum habis masa kadaluarsa.

Tim PPPUD mendatangkan tenaga ahli Pangan Prof Usman Pato dari Unri, kemudian mitra bermasalah dengan lamanya proses produksi diberikan mesin evaporator kristalisasi (mesin pengaduk dodol) dan mitra bermasalah dengan belum tertatanya ruang display untuk usaha mereka maka tim PPPUD menata ruang display dari usaha wajik tapai Melayu.(rls)

Berita terkini

Dosen UIR Diundang Upacara 17 Agustus di LLDIKTI

Kamis, 16 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Ini Cara Unilak Hadapi Revolusi Industri 4.0

Selasa, 14 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

50 Mahasiswa Unilak di Latih Kewirausahaan

Senin, 13 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

130 Peneliti Di Unilak Ikuti Sosialisasi Insinas dan PPTI

Selasa, 07 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

KAPSIPI Tunjuk UIR Sebagai Tuan Rumah Pertemuan Nasional

Selasa, 07 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor Unilak Hadiri Harmoni Indonesia 2018 di Pekanbaru

Minggu, 05 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

UIR dan IPB Sepakat Jalin Kerjasama

Jumat, 03 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Syamsuar: Saya Bangga Dengan Unilak

Selasa, 24 Juli 2018 - 00:00:00 WIB

Syamsuar: Saya Bangga Dengan Unilak

Selasa, 24 Juli 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor Unilak Buka Pelatihan Blended Learning

Selasa, 24 Juli 2018 - 00:00:00 WIB

Wan Roswita Raih Gelar Doktor Bidang Lingkungan

Jumat, 20 Juli 2018 - 00:00:00 WIB

BSM Siap Sukseskan EA di UIR

Jumat, 20 Juli 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+