Minggu, 12 Mei 2019 - 12:15:51 WIB

DPP Pekanbaru Himbau Masyarakat Untuk Selektif Dalam Membeli Takjil di Pasar Ramadhan

Ingot Ahmad Hutasuhut

Riaupunya.com -- Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam membeli takjil.
Bagi pelaku usaha diingatkan agar jangan gunakan zat berbahaya yang dilarang.

"Pelaku usaha yang tetap menggunakan bahan berbahaya dalam makanan atau minuman bisa terancam pidana. Sebab dinas bakal menyerahkan temuan makanan dengan bahan berbahaya kepada pihak kepolisian," terang Ingot.

Ingot menyebut bahwa ada sejumlah takjil menjadi perhatian pihaknya seperti minuman manis, mie dan kue berwarna. makanan dan minuman tersebut dikhawatirkan mengandung formalin, rhodamin dan boraks.

"Tim dari DPP Kota Pekanbaru bersama BBPOM Pekanbaru bakal melakukan pengawasan setiap hari di Pasar Ramadhan. Pasalnya, masyarakat sangat rutin mendatangi pasar tersebut setiap harinya pada bulan suci," tutupnya. (saf)

Berita terkini

November 2018, Nilai Ekspor Riau Naik 2,01 Persen

Kamis, 03 Januari 2019 - 00:00:00 WIB

Desember 2018, Riau Alami Inflasi 0,23 Persen

Rabu, 02 Januari 2019 - 00:00:00 WIB

PDPM Indragiri Hilir Kutuk Kekerasan Terhadap Uyhgur

Kamis, 20 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

Wakil Rektor I Kunjungi Karyawan Unilak yang Dikarunia Anak

Selasa, 18 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

Oesman Sapta Dorong Pembangunan PLTN di Kalbar

Kamis, 13 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

Perempuan Pemegang Kunci Penguatan Ketahanan Keluarga

Kamis, 06 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

CPNS Lulus SKD, Hari Ini Wajibkan Daftar Ulang

Senin, 03 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

November 2018, Riau Inflasi 0,49 Persen

Senin, 03 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

PWI Riau Gelar UKW Angkatan XI, Untuk 6 Kelas

Rabu, 14 November 2018 - 00:00:00 WIB

Oktober, NTP Riau Turun 1,46 Persen

Kamis, 01 November 2018 - 00:00:00 WIB

Resmi Menikah, Ini Foto Keluarga Baru Maia Estianty

Kamis, 01 November 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+