Ini Kunci Kemenangan Liverpool atas Barcelona
Para pemain Liverpool merayakan gol Divock Origi dalam leg kedua semifinal Liga Champions kontra Barcelona di Stadion Anfield, (TWITTER.COM/SI_SOCCER)
Riaupunya.com -- Double Dutch dan double Belgium adalah kunci kemenangan Liverpool hari Rabu 8 Mei 2019 yang mengubah skor agregat 0-3 menjadi 4-3 dalam 90 menit.
Dikutip dari gilabola.com, Saat skor berubah 1-0 agregat 1-3 oleh gol pemain muda Belgia Divock Origi, terlihat seolah-olah pertandingan masih seimbang dan Barcelona masih sangat difavoritkan. Lihat gol Origi yang menyambar bola muntah dari serangan Jordan Henderson sebelumnya.
Tapi perubahan penting itu terjadi di akhir babak pertama saat Luis Suarez menendang Andy Robertson yang menjadikannya cedera. Gara-gara sang pemain Inggris cedera, Jurgen Klopp terpaksa memasukkan Georginio Wijnaldum dan striker Uruguay itu mungkin menyesali keputusannya menendang Robertson.
Terbukti Wijnaldum yang asal Belanda itu menjadi super sub, mencetak dua gol dalam selisih dua menit di awal babak kedua. Yang pertama terjadi setelah satu umpan silang dari sisi kanan dibiarkan terlalu lama dan ia menyambarnya pada kesempatan pertama. Gol keduanya terjadi setelah gelandang asal Swiss Xherdan Shaqiri memberi umpan lambung ke depan gawang dan ada Wijnaldum di sana menanduknya ke pojok gawang. Tak mungkin Marc-Andre ter Stegen mencegah bola tadi masuk.
Dan bencana itu terjadi menit 79. Ini masih akan jadi pembahasan panjang lebar sampai nanti malam. Apakah tendangan cepat macam itu diizinkan? Wasit Cuneyt Cakir mengizinkannya. Kita harus buka buku aturan FIFA lagi. Semua pemain Barcelona masih toleh sana toleh sini, garuk sana garuk sini dan Trent-Alexander Arnold menyambar bola dengan cepat yang dibelokkan oleh Divock Origi, pemain muda Belgia.
Double Dutch, double Belgium dan dengan modal empat gol tadi di laga leg kedua hari Rabu 8 Mei 2019 di Anfield, Liverpool kini lolos ke final dengan skor agregat 4-3!







































